Manfaat Air Tajin untuk Kesehatan Bayi yang Perlu Diketahui

Air tajin memiliki berbagai manfaat untuk bayi serta kesehatan dan kecantikan secara umum
Air tajin adalah cairan berwarna putih yang telah dimasak saat proses membuat nasi

Air tajin atau air rebusan beras sudah turun temurun dimanfaatkan oleh masyarakat. Bahkan, air tajin disebut-sebut memiliki berbagai manfaat untuk bayi serta kesehatan dan kecantikan secara umum. Benarkah demikian?

Apa itu air tajin?

Air tajin adalah cairan berwarna putih atau kekuningan kental yang muncul ketika Anda menanak nasi. Air ini sudah matang karena telah dimasak saat proses membuat nasi. Maka dari itu, air tajin dikenal pula dengan air rebusan beras.

Air tajin mengandung pati yang terbentuk sebelum nasi matang dan memiliki manfaat bagi kesehatan bayi. Terlebih air tajin dianggap ekonomis karena tidak perlu merogoh kocek yang cukup dalam untuk membuatnya.

Beberapa orang mungkin meremehkan manfaat air tajin untuk bayi. Padahal, air tajin mengandung berbagai macam senyawa bioaktif di dalamnya, seperti asam amino, vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niasin), vitamin E, mineral (natrium dan kalium), hingga zat antioksidan.

Mengenal manfaat air tajin untuk bayi

Beras seringkali dijadikan sebagai menu pertama yang dikenalkan oleh sang ibu saat bayi memasuki fase MPASI (makanan pendamping air susu ibu). Namun, sebelum mengenalkan bayi dengan beras atau makanan olahan dari beras, tak ada salahnya coba memberikan air tajin. Lantas, apa manfaat air tajin untuk bayi?

1. Sebagai sumber energi

Pertumbuhan dan perkembangan bayi yang cepat membutuhkan asupan energi yang lebih banyak. Air tajin bisa menawarkan manfaat sebagai sumber energi anak. Air tajin mengandung karbohidrat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi bayi Anda.

2. Mengatasi gastroenteritis (flu perut pada anak)

Salah satu manfaat air tajin untuk bayi adalah mengatasi kondisi gastroenteritis atau flu perut pada anak. Flu perut umumnya ditandai dengan muntah-muntah hingga diare.

Sejumlah hasil penelitian telah menunjukkan efektivitas air beras dalam mengobati kondisi tersebut, mulai dari skala ringan hingga sedang. Selain itu, hasil studi lainnya yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan Inggris mengemukakan bahwa minum air tajin dapat mengurangi intensitas buang air besar pada bayi dengan diare.

Meski demikian, air rebusan beras sebaiknya tidak digunakan sebagai satu-satunya solusi dalam memenuhi kebutuhan asupan cairan pada tubuh bayi saat mengalami diare. Anda dapat memberikan air tajin bersamaan dengan pemberian makanan padat lainnya.

3. Menjaga kesehatan kulit bayi

Manfaat air tajin untuk bayi lainnya adalah menjaga kesehatan kulit bayi. Air rebusan beras dipercaya membantu menjaga kelembapan dan kehalusan kulit buah hati Anda. Kandungan antioksidan di dalamnya berfungsi sebagai antipenuaan sehingga membuat kulitnya selalu tampak lebih muda.

Selain itu, kandungan air tajin juga diyakini bermanfaat dalam perawatan eksim dan dermatitis pada bayi. Sebuah hasil penelitian menyebutkan bahwa minyak dari beras mengandung asam ferulik, gamma-oryzanol, dan asam fitat yang sering ditambahkan pada produk kosmetik dan beberapa jenis obat kulit.

Kandungan tersebut yang mungkin juga ada pada air rebusan beras sehingga kerap digunakan untuk perawatan eksim pada bayi. Namun, hingga kini belum ada penelitian lebih lanjut mengenai manfaat air tajin dalam mengurangi gejala eksim.

Perlu diingat bahwa kulit bayi sangatlah sensitif, terlebih apabila ia memiliki eksim. Maka dari itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu dengan dokter kulit anak sebelum mencoba keefektivitasan manfaat air tajin untuk mengobati eksim pada bayi.

Cara membuat air tajin untuk bayi

Jika tertarik dengan manfaat air tajin untuk bayi, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah dengan mudah. Akan tetapi, cara membuat air tajin tidak boleh sembarangan. Maka dari itu, ikuti beberapa cara membuat air tajin berikut ini:

  1. Untuk membuat air rebusan beras, pastikan Anda menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Alat dan bahan yang dibutuhkan adalah dua sendok makan beras dan segelas air.
  2. Pastikan wadah dan alat yang akan digunakan sudah dicuci bersih sebelum digunakan.
  3. Selanjutnya, cucilah beras. Lalu, tempatkan pada sebuah wadah, tambahkan air hangat dan bersihkan beras dari kotoran. Kemudian, buang air bekas cucian beras.
  4. Tempatkan beras dalam panci dan tambahkan air. Rebus kedua bahan tersebut hingga beras menjadi lunak dan empuk. Lalu, matikan api dan pisahkan nasi dengan air rebus menggunakan saringan.
  5. Air beras sudah jadi dan bisa Anda berikan kepada buah hati Anda.

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memberikan air rebusan beras untuk bayi

Sebelum memberikan air tajin untuk bayi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, di antaranya:

  1. Konsultasikan dengan dokter spesialis anak terlebih dahulu sebelum Anda memberikan air tajin untuk buah hati. Dokter akan memberi tahu Anda kapan waktu yang tepat untuk memberikan air tajin.
  2. Perhatikan kemungkinan munculnya alergi pada bayi. Caranya, oleskan sedikit air beras pada kulitnya atau beri sedikit air rebusan beras ke mulutnya. Jika setelah diberi air tajin, bayi muntah atau mengalami ruam hingga sesak napas, sebaiknya urungkan niat Anda untuk memberikan air tajin kepada bayi.
  3. Jika Anda menggunakan beras merah, pastikan Anda menyaringnya dengan benar. Ini karena kandungan serat beras merah lebih tinggi dibandingkan beras putih. Serat yang lebih tinggi biasanya membuat sistem pencernaan bayi berusaha lebih keras dalam mencerna serat.
  4. Hindari menambahkan susu kedelai bersamaan dengan air tajin karena bisa memicu adanya masalah pencernaan atau reaksi alergi pada bayi.

Meski air rebusan beras memiliki berbagai manfaat kesehatan untuk bayi, bukan berarti dapat dijadikan sebagai pengganti susu atau ASI bagi bayi. Pasalnya, kandungan nutrisi ASI jauh lebih melimpah dan dibutuhkan oleh bayi dibandingkan air tajin.

Jika anak Anda sudah waktunya MPASI, boleh saja jika hendak memberikan air tajin. Tetapi, air tajin tunggal tidaklah ideal, karena dalam satu porsi makan Si Kecil harus memenuhi syarat MPASI empat kuadran yang terdiri dari karbohidrat, protein nabati, protein hewani, dan serat.

Perlu diingat pula bahwa tidak semua bayi dapat meminum air rebusan beras. Ini karena beberapa anak mungkin memiliki alergi terhadap kandungan beras.

Jadi, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu dengan dokter anak sebelum memberikan air tajin pada bayi, Moms. Dengan demikian, manfaat air tajin untuk bayi akan didapat secara optimal.

MDPI. https://www.mdpi.com/2079-9284/5/2/26/htm
Diakses pada 20 Desember 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/6113434
Diakses pada 20 Desember 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321353.php#history
Diakses pada 20 Desember 2019

Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/health-benefits-of-rice-water-for-babies_00351664/
Diakses pada 20 Desember 2019

Being The Parent. https://www.beingtheparent.com/rice-water-for-babies/
Diakses pada 20 Desember 2019

First Cry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/rice-water-for-babies-know-what-are-the-benefits-uses/
Diakses pada 20 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed