Mana yang Tepat: Makan Sebelum Olahraga Atau Sesudah?

Pilihan untuk makan sebelum olahraga maupun sesudahnya tergantung kebutuhan setiap orang
Pilih makanan sehat untuk dikonsumsi sebelum maupun sesudah olahraga

Nutrisi dan olahraga, dua hal yang saling berkaitan. Kadang muncul pertanyaan mana yang tepat: makan sebelum olahraga atau sesudah? Dilema mengenai hal ini umum terjadi, tapi yang paling penting diperhitungkan adalah preferensi setiap orang.

Baik makan sebelum olahraga maupun setelah menuntaskannya sama-sama benar, bergantung pada kondisi fisik masing-masing orang.

Bukan berarti bisa ditarik satu kesimpulan bahwa makan sebelum olahraga tidak baik. Pun sebaliknya, bukan berarti pula makan setelah olahraga adalah hal yang salah.

Aturan waktu makan sebelum olahraga maupun sesudahnya

makan sebelum olahraga atau sesudahnya merupakan pilihan masing-masing orang
Pilih makanan tinggi karbohidrat dan tinggi protein namun rendah lemak

Ada banyak faktor yang berpengaruh sebelum memutuskan makan sebelum olahraga atau sesudahnya. Mulai dari waktu, kondisi tubuh, jenis olahraga, dan banyak lagi.

Bagaimana idealnya?

  • Jarak waktu makan dan olahraga

Jika ingin makan sebelum olahraga, maka pilihlah makanan tinggi karbohidrat, tinggi protein, namun rendah lemak setidaknya 3-4 jam sebelum mulai berolahraga.

Karbohidrat akan memberikan suplai glikogen yang diperlukan tubuh untuk berolahraga seperti yoga, gym, atau sekadar jogging.

Orang yang ingin berolahraga di pagi hari juga perlu mempertimbangkan jarak antara waktu bangun tidur dengan kapan mulai berolahraga. Apabila olahraga dilakukan di pagi hari, mungkin tidak ada waktu untuk mencerna makanan jika dikonsumsi sebelum berolahraga.

  • Tujuan berolahraga

Ada orang yang berolahraga karena hobi, ada pula yang mengusung misi tertentu seperti menurunkan berat badan. Jika yang kedua adalah tujuan Anda berolahraga, pilihlah makanan dengan karbohidrat kompleks seperti biji-bijian atau gandum utuh sehingga memenuhi nutrisi dan kebutuhan serat.

Selain itu, hindari konsumsi karbohidrat sederhana seperti roti, cookies, minuman bersoda, atau makanan dalam kemasan lainnya.

  • Durasi berolahraga

Ada yang meyakini bahwa tidak makan sebelum olahraga akan membuat manfaat berolahraga dua kali lipat lebih besar. Faktanya, menurut banyak penelitian tidak ada hubungan antara makan sebelum olahraga dengan berapa kalori yang dibakar apabila olahraganya berdurasi kurang dari 30 menit.

Alasannya, tubuh manusia dapat menyimpan sekitar 2.000 kalori, belum lagi yang ada di lemak. Semua energi ini memungkinkan seseorang untuk punya energi sebelum berolahraga meski belum makan berjam-jam sekalipun.

  • Kembalikan fungsi tubuh setelah olahraga

Terlepas dari dilema tentang makan sebelum olahraga atau sesudah, satu hal yang pasti adalah tubuh memerlukan asupan nutrisi – terutama protein dan karbohidrat – setelah berolahraga. Tujuannya adalah membantu tubuh kembali bugar setelah berolahraga.

  • Interval waktu makan setelah olahraga

Apabila Anda memutuskan makan setelah olahraga, tidak perlu langsung makan di detik setelah selesai berolahraga. Bahkan apabila Anda makan 2 jam setelah berolahraga sekalipun, masih ada cadangan karbohidrat (glikogen) di otot yang digunakan tubuh.

Kenali tubuh sendiri

Kebutuhan untuk makan sebelum olahraga harus disesuaikan dengan tubuh masing-masing
Pilihan untuk makan sebelum olahraga atau sesudahnya bergantung pada kebutuhan tubuh kita

Tidak ada yang bisa menyamaratakan apakah makan sebelum olahraga atau sesudah lebih baik ketimbang lainnya. Semua itu kembali lagi ke pilihan tubuh masing-masing.

Bisa saja makan sebelum olahraga adalah hal krusial bagi sekelompok orang tertentu seperti atlet atau orang yang berolahraga dengan durasi panjang.

Di sisi lain, ada juga individu yang bisa memaksimalkan manfaat olahraga mereka apabila “puasa” atau tidak makan sebelum olahraga.

Artinya, preferensi personal setiap individu adalah hal yang menentukan apakah harus makan sebelum olahraga atau setelahnya. Ada banyak faktor yang berpengaruh dan perlu diperhitungkan. Bahkan satu individu bisa bergantian makan sebelum olahraga atau sesudah, bergantung pada apa olahraga yang dilakukan.

Sangat penting mengenali diri sendiri. Ada orang yang akan merasa kelelahan atau mual jika makan sebelum olahraga. Sebaliknya, ada juga yang merasa lemas jika tidak makan sebelum olahraga.

Memilih antara makan sebelum olahraga atau sesudahnya, itu sepenuhnya hak Anda.

Sebisa mungkin, pilih makanan atau minuman yang tepat untuk dikonsumsi baik itu sebelum maupun sesudah olahraga. Dengan demikian, tubuh akan mendapat ekstra manfaat dari pola makan tepat dan juga manfaat aktif bergerak.

WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/ss/slideshow-foods-for-workout
Diakses 30 Januari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/eating-before-or-after-workout#bottom-line
Diakses 30 Januari 2020

Time. https://time.com/3387314/eat-before-or-after-workout/
Diakses 30 Januari 2020

Artikel Terkait