Mana yang Lebih Tepat, Sarapan Sebelum Olahraga Atau Sesudahnya?


Sarapan sebelum olahraga atau tidak bergantung pada kondisi medis, durasi, dan jenis olahraganya. Sesuaikan dengan situasi Anda.

(0)
07 Apr 2021|Azelia Trifiana
Intensitas olahraga yang akan Anda lakukan adalah pertimbangan untuk sarapan terlebih dahulu atau tidakIntensitas olahraga yang akan Anda lakukan adalah pertimbangan untuk sarapan terlebih dahulu atau tidak
Masih pagi, tapi agenda aktivitas sudah padat, termasuk harus berolahraga dan sarapan. Jadi, mana yang benar olahraga dulu atau sarapan dulu? Ternyata, faktor yang menentukan perlu sarapan sebelum olahraga atau tidak adalah intensitasnya.Apabila akan melakukan workout berintensitas tinggi, sebaiknya jangan olahraga dengan perut kosong. Terlebih apabila durasi olahraganya cukup lama. Dengarkan sinyal tubuh. Jika sarapan dulu pun, jangan pula berlebihan.

Mana yang lebih dulu: Olahraga vs sarapan

Apakah seseorang boleh berolahraga dengan kondisi perut kosong di pagi hari? Jawabannya bergantung pada setiap individu dan jenis olahraga yang dilakukannya.Sebenarnya, tidak masalah berolahraga tanpa sarapan sebelumnya. Hanya saja, perlu diingat bahwa ini berarti cadangan energi juga akan turut terbakar. Konsekuensinya mungkin stamina pun jauh berkurang.Lebih jauh lagi, ketika kadar gula terlalu rendah Anda bisa merasa mual, gemetar, hingga sakit kepala. Dalam jangka panjang, tubuh akan menyesuaikan dengan terus menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi. Akibatnya, tubuh cenderung menyimpan lebih banyak lemak daripada yang diperlukan.

Olahraga tanpa sarapan: fasted cardio

lompat tali
Olahraga kardio sebelum sarapan
Sering kali ada rekomendasi untuk berolahraga terlebih dahulu di pagi hari sebelum sarapan. Kondisi ini disebut dengan fasted state. Ada anggapan bahwa dalam fase ini, kemungkinan berat badan turun lebih besar.Lebih jauh lagi, olahraga dalam kondisi ini disebut dengan fasted cardio. Teorinya adalah tubuh mengambil sumber energi dari karbohidrat dan lemak cadangan, bukan dari makanan yang baru dikonsumsi. Dengan demikian, lemak yang terbakar pun lebih banyak.Sebuah penelitian tahun 2016 menegaskan hal ini. Studi ini melibatkan 12 laki-laki yang tidak sarapan sebelum berolahraga. Hasilnya, lemak yang terbakar lebih banyak serta asupan kalori pada 24 jam selanjutnya pun berkurang.Di sisi lain, ada pula studi lain yang membantah teori itu. Dalam studi tahun 2014 terhadap 20 perempuan, tidak ditemukan perbedaan komposisi tubuh signifikan antara mereka yang sarapan sebelum olahraga dan yang tidak.Sebagai bagian dari studi itu, diukur pula berat badan, persentase lemak tubuh, hingga lingkar pinggang selama 4 minggu. Pada akhir periode studi, kedua kelompok sama-sama menunjukkan penurunan berat badan dan massa lemak.

Sesuaikan dengan kebutuhan

lari pagi
Sarapan atau tidak, tergantung intensitas olahraganya
Jawaban paling tepat apakah perlu sarapan sebelum olahraga atau tidak bergantung pada kebutuhan tiap orang.Apabila Anda akan melakukan olahraga berintensitas tinggi dengan durasi yang cukup lama seperti lebih dari satu jam, sebaiknya memberi asupan energi terlebih dahulu lewat sarapan. Contohnya adalah bermain tenis, berlari, dan juga berenang.Begitu pula sebaliknya. Ketika olahraganya berintensitas ringan, tidak masalah melakukannya dalam kondisi perut kosong.Lalu, apa saja pilihan makanan yang tepat untuk menunjang performa olahraga Anda?
  • Karbohidrat sehat (sayur, buah, whole grain, dan legumes)
  • Lemak sehat (minyak zaitun, minyak kelapa, ghee, alpukat)
  • Protein (daging rendah lemak, telur, produk olahan susu rendah lemak)
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian
  • Makanan tinggi zat bei (ikan, kacang polong, sayuran hijau)
Jika Anda memutuskan makan sebelum olahraga, pilih jenis yang mudah dicerna seperti karbohidrat, protein, dan juga lemak. Beri jeda 2-3 jam sebelum mulai berolahraga. Namun apabila waktunya tidak memungkinkan, buah segar atau camilan sehat semacam energy bar.Tak kalah penting, pastikan tubuh mendapat asupan cairan yang cukup sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Tapi, jangan salah. Sebaiknya tidak terlalu membiasakan diri dengan minuman isotonik karena kandungan gula di dalamnya.

Makanan setelah berolahraga

Bagi yang memilih untuk mengembalikan energi dengan cara makan setelah berolahraga, ini beberapa pilihan yang cocok:
  • Susu cokelat rendah lemak
  • Smoothie buah
  • Energy bar
  • Sandwich
  • Pizza
  • Roti gandum
  • Susu kedelai
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Yogurt dengan berries
Bagi penderita diabetes, selalu pantau kadar gula darah sebelum, saat, dan setelah berolahraga. Tak kalah penting, orang dengan masalah tiroid hingga tekanan darah rendah atau tinggi pastikan tahu kapan waktu yang tepat untuk sarapan sebelum atau sesudah berolahraga.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang jenis olahraga apa saja yang harus disesuaikan dengan kondisi medis seseorang, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips dietolahragahidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/fitness-exercise/working-out-on-an-empty-stomach
Diakses pada 22 Maret 2021
Journal of the International Society of Sports Nutrition. https://jissn.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12970-014-0054-7
Diakses pada 22 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/fitness-exercise/fasted-cardio-when-to-eat-workout
Diakses pada 22 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait