Alami atau Beli di Apotek, Mana Obat Wasir Pilihan Anda?

Tersedia berbagai jenis obat wasir yang bisa digunakan, mulai dari alami hingga obat dokter
Ilustrasi wasir yang terasa menyakitkan pada anus

Jika Anda kerap mengeluh kesakitan saat buang air besar dan merasakan ada daging yang tumbuh di dekat lubang anus, Anda mungkin mengalami wasir. Memang sangat tidak nyaman ketika Anda mengalami masalah ini, tapi jangan khawatir karena terdapat banyak obat wasir yang dapat Anda gunakan, mulai dari bahan alami hingga obat yang dijual bebas.

Wasir biasanya terbentuk ketika ada tekanan pada area anus karena berbagai hal, mulai dari kehamilan, kegemukan, atau Anda yang terlalu mengejan ketika buang air besar. Wasir juga merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling banyak dikeluhkan oleh orang yang berusia di atas 50 tahun.

Saat wasir, Anda akan merasakan nyeri di area anus, gatal, hingga wasir yang berdarah. Namun, kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan dapat dengan mudah diatasi dengan berbagai cara.

Adakah obat wasir yang alami?

Obat wasir alami biasanya digunakan untuk mengurangi rasa gatal, nyeri, serta benjolan pada anus. Anda juga dapat membantunya dengan melakukan beberapa hal agar sakit dan gatal wasir tidak kambuh lagi di kemudian hari.

Bahan-bahan yang dimaksud, antara lain:

  • Berendam di air hangat: Anda dapat berendam dalam air hangat selama 15 menit dan dilakukan setiap hari. Cara ini dipercaya dapat meredakan bengkak pada wasit dan membuat otot di sekitar anus menjadi rileks sehingga paling bagus dilakukan setelah Anda buang air besar.
  • Es batu: cara ini juga dapat meredakan bengkak pada wasir.
  • Petroleum jelly: pelumas seperti petroleum jelly dapat dioles di pintu lubang anus untuk meringankan nyeri wasir saat Anda buang air besar.
  • Lidah buaya: obat wasir alami ini memiliki kandungan antiperadangan yang dapat mengurangi iritasi akibat wasir.

Selain memakai obat wasir alami di atas, Anda sebaiknya menjalani gaya hidup sehat dengan lebih banyak mengonsumsi makanan berserat dan minum air putih. Lakukan juga olahraga lebih teratur atau setidaknya menghindari duduk terlalu lama agar wasir tidak kambuh lagi.

Jangan lupa juga untuk segera buang air besar saat Anda merasa mulas. Menunda kegiatan itu akan membuat usus kembali menyerap air yang terdapat pada feses sehingga tidak heran feses Anda bisa jadi lebih keras saat Anda mengeluarkannya.

Obat wasir yang beredar di pasaran

Ketika cara-cara di atas tidak mampu meredakan wasir, Anda bisa menggunakan obat wasir yang dijual di pasaran. Obat-obatan tersebut biasanya mengandung bahan-bahan, seperti:

  • Hidrokortison: krim hidrokortison 1% bisa digunakan pada wasir dengan fungsi mengurangi gatal dan bengkak. Namun, jangan gunakan obat ini lebih dari 1 minggu, kecuali dengan rekomendasi dokter.
  • Phenylephrine: obat wasir ini dapat meredakan bengkak, rasa terbakar, nyeri, dan gatal pada wasir dengan cara mengecilkan pembuluh darah di area tersebut, meski sifatnya hanya sementara.
  • Salep dibucaine: digunakan untuk meredakan nyeri dan gatal akibat wasir.
  • Minyak benzocaine: hanya digunakan sebagai obat wasir eksternal dan pengaplikasiannya harus sesuai petunjuk di kemasan maupun saran dokter.

Obat-obat di atas biasanya bisa dibeli langsung di apotek tanpa resep dokter. Namun jika Anda memilih memeriksakan kondisi Anda ke dokter, ia juga bisa memberi obat wasir berupa suntikan yang dapat meredakan bengkak, meski Anda akan merasakan sedikit nyeri setelahnya.

Mengatasi wasir dengan cara lain

Ketika berbagai obat wasir sudah Anda coba, mulai dari yang alami hingga yang dibeli di apotek, namun wasir tetap membandel, dokter akan melakukan cara lain yang lebih invasif. Pertama adalah cara yang dapat dilakukan langsung di ruangan dokter, sedangkan cara lainnya adalah lewat prosedur operasi.

Perawatan wasir yang dapat dilakukan di ruangan dokter, yaitu:

  • Rubber band litigation: yakni dengan mengikatkan semacam karet gelang di dasar wasir yang kemudian akan menghambar sirkulasi darah sehingga wasir akan kering dan copot dalam kurun satu minggu.
  • Koagulasi (dengan sinar infra merah, laser, atau bipolar): yakni dengan menembakkan sinar ke wasir untuk memanaskannya sehingga wasir mengeras dan lepas dengan sendirinya.

Sementara itu, operasi pembuangan wasir dipilih sebagai jalan terakhir. Bentuk operasi wasir, di antaranya:

  • Hemorrhoidectomy: ini adalah cara paling efektif menghilangkan wasir kronis dan mencegahnya tumbuh lagi, tapi bisa menciptakan komplikasi, seperti infeksi saluran kemih.
  • Stapling: biasanya dilakukan untuk mengatasi wasir yang tumbuh di dalam anus (internal) dan lebih tidak sakit dibanding hemorrhoidectomy, namun lebih berpotensi membuat wasir datang kembali.

Selalu diskusikan dengan dokter Anda mengenai obat wasir atau cara penanganan yang tepat. Apalagi jika Anda mengalami wasir yang berulang.

Harvard Health. https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/hemorrhoids_and_what_to_do_about_them
Diakses pada 11 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-hemorrhoids
Diakses pada 11 Desember 2019

WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/understanding-hemorrhoids-treatment-medref
Diakses pada 11 Desember 2019

Drugs. https://www.drugs.com/condition/hemorrhoids.html?category_id=&only_generics=true&submitted=true
Diakses pada 11 Desember 2019

Drugs. https://www.drugs.com/cdi/benzocaine-rectal-ointment.html
Diakses pada 11 Desember 2019

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-76444/phenylephrine-rectal/details
Diakses pada 11 Desember 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/drugs/dibucaine-topical
Diakses pada 11 Desember 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/diagnosis-treatment/drc-20360280
Diakses pada 11 Desember 2019