11 Makanan yang Mengandung Mineral, Seberapa Sering Anda Konsumsi?

(0)
11 Oct 2020|Azelia Trifiana
Mineral adalah elemen penting untuk fungsi otak dan jantung manusia. Tak hanya itu, mineral juga berperan dalam produksi hormon dan enzim. Makanan yang mengandung mineral bisa diperoleh dari kacang-kacangan, hewan laut, kubis-kubisan, telur, dan banyak lagi.Menjaga asupan mineral tercukupi bisa dilakukan dengan mengonsumsi jenis makanan yang mengandung mineral. Tak hanya mencukupi kebutuhan mineral, mengonsumsi makanan kaya mineral juga menurunkan risiko terkena penyakit.

Makanan yang mengandung mineral

Jenis makanan yang mengandung mineral sangat mudah ditemukan di sekitar, contohnya seperti:

1. Alpukat

buah alpukat
Buah dengan tekstur creamy yang satu ini kaya akan lemak sehat, serat, vitamin, dan juga mineral. Di dalamnya, terdapat magnesium, potasium, mangan, dan juga copper. Dalam penelitian, partisipan yang mengonsumsi potasium 24% lebih rendah risiko mengalami stroke dan penyakit jantung.Tak hanya itu, mineral seperti potasium juga penting untuk mengendalikan tekanan darah serta kesehatan jantung.

2. Berries

Buah-buahan kaya antioksidan seperti blueberry, blackberry, stroberi, dan juga raspberry juga merupakan sumber mineral penting. Di dalamnya terdapat potasium, magnesium, dan juga mangan. Asupan mangan sangat penting untuk metabolisme energi, mengelola fungsi sistem saraf, serta kekebalan tubuh.Lebih jauh lagi, kandungan mineral dalam buah-buahan berwarna merah dan biru ini penting untuk pertumbuhan tulang. Bonusnya, ada banyak antioksidan yang dapat melindungi dari stres oksidatif.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan serta biji-bijian dikenal kaya akan mineral. Sebut saja kacang Brazil yang memenuhi 174% kebutuhan selenium harian. Di dalamnya juga terdapat mineral lain seperti magnesium, zinc, mangan, copper, selenium, dan juga fosfor.Kacang-kacangan serta biji-bijian ini bisa menjadi pilihan camilan sehat ketimbang mengonsumi snack dengan tambahan pengawet dan pemanis. Selain itu, bisa juga ditambahkan dalam salad atau smoothies.

4. Hewan laut bercangkang

kerang
Shellfish atau hewan laut bercangkang seperti kerang dan tiram merupakan sumber mineral terkonsentrasi seperti zinc, copper, selenium, dan zat besi. Mengonsumsi 6 tiram berukuran sedang saja telah memenuhi 30% kebutuhan selenium serta 22% kebutuhan zat besi harian.Tak kalah penting, ibu hamil, ibu menyusui, serta orang yang mengonsumsi obat tertentu lebih rentan mengalami defisiensi zinc. Kondisi ini dapat menurunkan sistem imun serta meningkatkan risiko infeksi. Untuk mencegahnya, hewan laut bercangkang menjadi alternatif zinc yang tepat.

5. Ikan sarden

Bagi pecinta ikan, pilih sarden karena kaya akan vitamin dan mineral. Dalam 106 gram sarden, telah memenuhi 88% kebutuhan selenium dan 27% kalsium harian seseorang. Selain itu, sarden juga merupakan sumber asam lemak omega-3 yang mencegah proses peradagan dalam tubuh.

6. Kubis-kubisan

Kubis-kubisan atau cruciferous vegetables seperti kembang kol, brokoli, toge, kale, kubis, dan lainnya mengandung mineral penting seperti sulfur. Peran sulfur bagi tubuh krusial untuk produksi DNA, detoksifikasi, meningkatkan fungsi sel, serta antioksidan.Tak hanya sulfur, kubis-kubisan juga merupakan sumber mineral penting lain seperti magnesium, potasium, mangan, dan kalsium.

7. Telur

Makanan dengan harga terjangkau dan mudah diolah ini juga disebut sumber multivitamin alami sebab di dalamnya kaya akan nutrisi dan mineral penting. Sebut saja zat besi, fosfor, zinc, dan selenium. Selain itu, ada juga vitamin, lemak sehat, antioksidan, serta protein.

8. Cocoa

Bagi pecinta cocoa, kabar baiknya mengonsumsi olahannya seperti dark chocolate adalah cara menyenangkan untuk meningkatkan asupan mineral. Di dalamnya terdapat magnesium dan copper.Magnesium penting untuk sumber energi, mengendalikan tekanan darah dan gula darah, serta memaksimalkan fungsi saraf. Sementara copper diperlukan untuk penyerapan zat besi, pembentukan sel darah merah, serta memastikan pertumbuhan optimal.

9. Yogurt dan keju

keju
Produk olahan susu seperti yogurt dan keju juga merupakan makanan yang mengandung mineral. Kalsium di dalamnya penting untuk menjaga kesehatan tulang serta baik bagi sistem saraf dan kesehatan jantung. Di dalamnya juga terdapat mineral lain seperti potasium, fosfor, zinc, dan selenium.

10. Sayuran berdaun hijau

Seberapa sering Anda mengonsumsi sayuran berdaun hijau dalam sepekan? Jika frekuensinya masih kurang, tambahkan konsumsi bayam, kale, atau selada dalam menu sehari-hari. Di dalamnya terdapat mineral penting seperti magnesium, potasium, kalsium, zat besi, mangan, dan juga tembaga.Mengonsumsi sayuran berdaun hijau juga terbukti dapat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan juga diabetes. Menikmatinya pun bisa sesuai selera. Mulai dari ditumis, diolah menjadi smoothies, atau menjadi campuran salad.

11. Buah-buahan tropis

Tinggal di negara tropis memberikan opsi buah-buahan yang begitu beragam, mulai dari pisang, mangga, nanas, jambu, hingga nangka. Tak hanya kaya antioksidan dan serat, buah-buahan ini juga mengandung mineral seperti potasium, mangan, magnesium, dan copper.

Catatan dari SehatQ

Banyak cara untuk menikmati makanan yang mengandung mineral sehari-hari, sesuaikan saja dengan preferensi Anda. Tak hanya sehat, mineral juga dapat membantu menjaga seseorang dari kemungkinan menderita penyakit.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang makanan yang kaya mineral, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatmakanan peningkat kalsiumpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-with-minerals
Diakses pada 26 September 2020
WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/guide/vitamins-and-minerals-good-food-sources
Diakses pada 26 September 2020
Health Harvard. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/the-best-foods-for-vitamins-and-minerals
Diakses pada 26 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait