logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Artikel Bersponsor

Hidup Sehat

Hubungan Makanan yang Berkolesterol Tinggi dengan Osteoporosis

open-summary

Makanan berkolesterol tinggi adalah salah satu faktor gaya hidup tidak sehat yang meningkatkan risiko osteoporosis. Selain dengan rutin olahraga, osteoporosis dapat dicegah dengan cukup mengonsumsi kalsium dan vitamin D dari makanan dan suplemen vitamin.


close-summary

22 Jun 2021

| Ajeng Quamila Irawan

wanita paruh baya makan makanan yang berkolesterol tinggi

makanan yang berkolesterol tinggi dapat mempercepat pengeroposan tulang

Table of Content

  • Hubungan antara makanan berkolesterol tinggi dengan risiko osteoporosis
  • Cara mengurangi makanan tinggi kolesterol agar tidak kena osteoporosis
  • Cara mencegah osteoporosis

Makanan berkolesterol tinggi dapat mengakibatkan berbagai penyakit, salah satunya osteoporosis. Osteoporosis adalah penyakit pengeroposan tulang yang terjadi secara berkelanjutan. Kondisi ini bisa terjadi pada laki-laki dan wanita. Namun, wanita Asia diketahui memiliki risiko yang lebih tinggi. Risiko terutama meningkat bagi wanita yang berusia lanjut dan sudah menopause.

Advertisement

Wanita berisiko lebih tinggi mengalami osteoporosis karena daripada pria karena penurunan hormon estrogen saat menopause secara langsung mempengaruhi kepadatan tulangnya.

Osteoporosis adalah penyakit yang terjadi secara alami sebagai akibat dari proses penuaan. Meski begitu, bukan berarti risiko ini tidak bisa sepenuhnya kita cegah.

Osteoporosis dapat dihindari dengan mengurangi kebiasaan makan makanan yang berkolesterol tinggi. Kenapa begitu?

Baca Juga

  • Makanan Pantangan Asam Urat yang Harus Dihindari
  • Tetap Sehat dengan Mencegah Ngidam Makanan Manis yang Tepat
  • Makanan untuk Tulang agar Sehat dan Tak Mudah Keropos

Hubungan antara makanan berkolesterol tinggi dengan risiko osteoporosis

makanan yang berkolesterol tinggi saat idul Adha
makanan yang berkolesterol tinggi mengurangi kepadatan tulang

Tulang adalah jaringan hidup yang terus-menerus dipecah dan diganti. Bagian dalam tulang normalnya memiliki banyak ruang kecil yang terlihat seperti sarang lebah.

Osteoporosis itu sendiri terjadi ketika proses pembentukan tulang yang baru berjalan lebih lambat daripada pemecahannya. Nah, pengeroposan tulang akan membuat ruangan-ruangan tersebut menjadi lebih besar. Ini dapat membuat tulang Anda menjadi lebih lemah.

Terlebih seiring bertambahnya usia, tubuh Anda akan menyerap kembali kalsium dan fosfat dari tulang alih-alih menyimpannya di tulang. Padahal, kedua mineral ini sangat penting untuk mempertahankan massa tulang.

Lantas, apa hubungannya risiko osteoporosis dengan makanan yang berkolesterol tinggi?

Beberapa penelitian dalam satu dekade terakhir melaporkan bahwa kebiasaan makan makanan berkolesterol tinggi mempengaruhi risiko osteoporosis dalam banyak cara. 

1. Menghambat regenerasi tulang

Hasil penelitian dari jurnal Acta Pharmacologica Sinica tahun 2011 menemukan, pola makan tinggi kolesterol yang dilakukan dalam jangka waktu panjang mencegah pembentukan tulang baru dengan menghambat perkembangbiakan osteoblas (sel utama pembentuk tulang) sejak sebelum menopause.

Hal ini mengakibatkan kepadatan mineral tulang menurun yang kemudian mendorong percepatan pengeroposan tulang setelah menopause

Sementara itu, kekurangan estrogen yang dialami pada wanita pascamenopause dapat menyebabkan peningkatan kolesterol total dalam darah. Hormon estrogen sangatlah penting untuk menjaga kesehatan tulang.

Namun selain menjaga kesehatan tulang, estrogen juga berperan besar untuk membantu hati mengendalikan kadar kolesterol.

Oleh karenanya, penurunan kadar estrogen selama menopause dapat secara alami meningkatkan kadar kolesterol pada wanita paruh baya.

Penelitian lain dari jurnal Molecular Medicine Reports tahun 2019 juga menginformasikan bahwa orang-orang dengan hiperkolesterolemia cenderung memiliki kepadatan mineral tulang yang lebih rendah.

Riset tersebut menunjukkan bahwa kadar kolesterol yang terlalu tinggi dalam darah menghambat proses pembentukan tulang baru, sementara merusak mikrostruktur tulang dan mengurangi kekuatan tulang.

Hal tersebut dapat mengakibatkan osteopenia atau osteoporosis dan menyebabkan risiko patah tulang yang lebih tinggi.

2. Membuat sistem imun melemah

Seiring waktu, kolesterol jahat dapat menumpuk sebagai endapan keras di pembuluh darah Anda. Hal ini dapat menyebabkan penyumbatan yang mengganggu sirkulasi darah dari dan ke jantung Anda.

Akibatnya tidak cuma meningkatkan risiko penyakit serius seperti penyakit jantung dan stroke yang melemahkan tubuh. 

Sebab, darah mengangkut oksigen, nutrisi, dan hormon ke sel-sel tubuh Anda untuk digunakan sebagai energi. Oleh karena itu, sirkulasi darah yang buruk akan membuat Anda merasa tidak bertenaga dan lebih cepat lelah.

Gangguan sirkulasi darah karena kolesterol tinggi juga berhubungan dengan penurunan daya tahan tubuh.

Aliran darah yang buruk dapat melemahkan daya tahan tubuh karena darah seharusnya lancar membawa sel-sel imun ke seluruh tubuh untuk melawan zat asing penyebab penyakit. 

Maka ketika badan terus-terusan terasa lelah dan tidak berenergi, wajar kita jadi lebih jarang bergerak demi “menyimpan” energi yang tersisa. Namun jika kita terus terbiasa tidak bergerak aktif, tulang justru lama-lama bisa melemah karenanya.

Sebab, aktivitas fisik seperti olahraga penting untuk membangun tulang yang kuat saat kita masih muda dan untuk menjaga kekuatan tulang saat kita tua.

Di sisi lain, orang-orang yang kurang aktif akan memiliki tulang yang lebih lemah karena tidak pernah dilatih lewat olahraga. Memiliki tulang yang lemah juga membuat Anda cenderung enggan bergerak aktif karena rentan mengalami masalah.

Oleh karena itu, orang-orang yang memiliki imun dan tulang lemah menghadapi risiko lebih tinggi terkena osteoporosis di kemudian hari.

Cara mengurangi makanan tinggi kolesterol agar tidak kena osteoporosis

Asupan makanan yang berkolesterol tinggi secara berlebih tidak hanya meningkatkan risiko Anda pada penyakit jantung dan stroke, tapi juga osteoporosis.

Oleh karena itu, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi asupan makanan berkolesterol tinggi demi tulang dan tubuh yang sehat:

1. Batasi porsi makanan yang mengandung kolesterol

Kolesterol sebetulnya adalah elemen lemak yang memiliki banyak peran penting untuk menjaga fungsi tubuh kita berjalan dengan optimal.

Kolesterol diproduksi oleh hati untuk melindungi sel-sel tubuh dan sistem saraf, membuat jaringan sel dan hormon tertentu, menjaga fungsi otak, serta membantu tubuh memproduksi vitamin D.

Namun, kadar kolesterol yang berlebihan tentu dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Nah, jika Anda ingin menurunkan kolesterol kadar kolesterol dalam darah, Anda harus membatasi asupan kolesterol kurang dari 200 miligram dari makanan dalam sehari. 

Kolesterol banyak terdapat dalam gorengan dan makanan cepat saji. Namun, kolesterol juga terkandung tinggi pada menu makanan yang khas disajikan pada perayaan hari-hari besar.

Mulai dari hati sapi dan udang di sambal goreng ati udang, kuning telur dalam telor balado, hingga gulai otak dan oseng jeroan.

Makanan yang bersantan seperti opor, kari, dan gulai juga termasuk tinggi kolesterol karena santan tinggi kandungan lemak jenuh. Ditambah lagi, proses pemasakan yang menggunakan banyak minyak juga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam suatu makanan.

Oleh karena itu, sebaiknya kendalikan porsi makan makanan yang berkolesterol tinggi menjelang dan pada hari Idul Adha nanti agar jangan sampai berlebihan.

2. Minum suplemen vitamin kombinasi kalsium, vitamin D, dan vitamin C

suplemen biocalci

Osteoporosis dapat dicegah dengan cukup mengonsumsi kalsium dan vitamin D.

Kalsium dan vitamin D sangat penting untuk membangun tulang yang kuat dan padat saat Anda muda dan menjaganya agar tetap kuat dan sehat seiring bertambahnya usia.

Kalsium dan vitamin D bisa Anda dapatkan dari sumber makanan seperti susu dan yogurt, ikan, kuning telur, hingga jamur. Namun, Anda juga dapat melengkapi asupan kalsium dan vitamin D Anda dari suplementasi vitamin yang sudah mengandung keduanya, seperti Biocalci.

Biocalci merupakan suplemen kalsium organik yang dikombinasikan dengan vitamin C dalam bentuk ester. Suplemen ini juga dilengkapi dengan vitamin D3 serta 72 mineral yang penting untuk kesehatan tubuh.

Kalsium organik pada suplemen ini membantu memelihara kesehatan tulang sementara vitamin D3-nya berguna untuk meningkatkan penyerapan kalsium ke dalam tubuh. Kandungan vitamin C ester sebesar 300 mg-nya berguna untuk menjaga daya tahan tubuh.

Biocalci terutama bermanfaat untuk orang-orang yang memiliki kebutuhan tinggi akan kalsium seperti wanita hamil, menyusui, dan menopause, serta aman untuk orang-orang yang memiliki masalah lambung. Sebab, suplemen ini non-acidic dan tidak mengandung soda sehingga tidak menyebabkan perut terasa perih.

3. Perbanyak asupan serat larut air

Setelah dicerna, makanan tinggi serat larut akan berubah menjadi gel kental di usus yang menjebak lemak sehingga tidak bisa diserap semuanya oleh tubuh, sehingga membantu menurunkan kadar kolesterol.

Oleh karena itu, barengi menu makanan tinggi kolesterol Anda dengan makanan yang tinggi serat larut air. Pilihan sumber makanan tinggi serat larut yang baik adalah:

  • Buah seperti apel, pisang, jeruk, pir, jambu merah
  • Sayur seperti brokoli, terong, wortel, dan buncis
  • Gandum utuh, seperti bubur havermut

Memperbanyak makan sayuran dan buah-buahan juga dapat meningkatkan senyawa penurun kolesterol yang penting dalam tubuh. Senyawa ini, disebut stanol tanaman atau sterol, bekerja persis seperti serat larut.

4. Selingi dengan menu ikan

makan ikan bantu turunkan kolesterol
makan ikan bantu turunkan kolesterol

Makanlah ikan yang kaya akan asam lemak omega-3. Asam lemak ini dapat membantu meningkatkan kadar HDL Anda.

Asam lemak omega-3 juga dapat melindungi jantung Anda dari pembekuan darah dan peradangan yang mengurangi risiko serangan jantung.

Ikan yang merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik termasuk salmon, tuna (kalengan atau segar), dan makarel. Cobalah makan ikan ini dua kali seminggu.

Ingat untuk perhatikan juga cara mengolah ikan yang tepat agar tidak menghilangkan nutrisinya. Selain itu, proses pemasakan tertentu, seperti menggoreng, juga dapat meningkatkan kadar lemak dan kolesterol dalam suatu makanan.

5. Kurangi asupan garam

Jika bahan makanan Anda termasuk tinggi kolesterol, misalnya hati sapi atau kuning telur, usahakan jangan tambahkan terlalu banyak garam saat memasaknya. 

Anda harus mencoba membatasi jumlah natrium (garam) yang Anda makan tidak lebih dari 2.300 miligram (sekitar 1 sendok teh garam) dalam sehari.

Itu termasuk semua natrium yang Anda makan, baik yang ditambahkan dalam masakan, dibubuhkan lagi sewaktu makan, atau yang sudah terkandung dalam produk makanan.

Membatasi garam tidak akan menurunkan kolesterol Anda, tetapi dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan membantu menurunkan tekanan darah.

Cara mencegah osteoporosis

Osteoporosis adalah penyakit terkait penuaan yang sangat mudah untuk dicegah jika kita tahu caranya dan mau menerapkannya sedari dini.

Makanan berkolesterol tinggi hanyalah salah satu dari sekian banyak faktor gaya hidup tidak sehat yang meningkatkan risiko osteoporosis. Oleh karena itu, ada banyak hal lain yang dapat Anda lakukan untuk melindungi tulang sepanjang hidup Anda. 

Pada dasarnya, osteoporosis dapat dicegah dengan cukup mengonsumsi kalsium dan vitamin D, serta vitamin C yang membantu penyerapan kalsium dan meningkatkan imun.

Berikut adalah beberapa hal lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah osteoporosis, selain mengurangi makanan berkolesterol tinggi:

  • Rutin olahraga minimal 30 menit setiap hari atau minimal 3-5 hari dalam seminggu.
  • Hindari merokok dan minum minuman keras.
  • Makan makanan yang bagus untuk kesehatan tulang, seperti sayuran berdaun gelap, ubi manis, buah tinggi vitamin C, ikan ber-omega 3, dan kacang-kacangan.

Ingat, menjaga pola makan sehat tidak hanya membantu menjaga kesehatan tubuh Anda saat Idul Adha tapi juga bantu menjaga kesehatan tulang.

Pencegahan osteoporosis harus dimulai sejak dini. Anda tidak pernah terlalu muda atau terlalu tua untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan tulang Anda. Berapa pun usia Anda, kebiasaan hidup sehat yang Anda terapkan dari sekarang dapat memengaruhi kesehatan tulang Anda sampai tua nanti.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

masalah tulangvitaminpenyakit tulangosteoporosisvitamin dvitamin ckesehatan tulangpola hidup sehatadv biocalcimakanan tidak sehatkolesterol

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved