Inilah Makanan untuk Tulang yang Kaya Vitamin D dan Kalsium

Makanan untuk tulang yang mengandung vitamin D baik dikonsumsi oleh penderita kifosis
Makanan untuk tulang ini tak hanya baik dikonsumsi oleh penderita kifosis saja tetapi oleh siapa pun yang ingin memiliki tulang padat.

Gangguan tulang belakang seperti kifosis atau tulang belakang yang melengkung ke depan tidak hanya menimbulkan rasa sakit secara fisik dan mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga memengaruhi penampilan. Salah satu hal yang disarankan untuk penderita kifosis adalah untuk mengonsumsi makanan untuk tulang yang mengandung vitamin D dan kalsium. 

Tidak hanya untuk penderita kifosis, konsumsi makanan yang tinggi kalsium dan vitamin D bisa menjaga kepadatan tulang Anda. 

[[artikel-terkait]]

7 Makanan untuk tulang yang kaya vitamin D dan kalsium

1. Ikan 

Ikan salmon dan tuna adalah jenis ikan berlemak yang dapat menjadi pilihan makanan untuk tulang kaya vitamin D. Hanya dengan mengonsumsi 85 gram ikan salmon, Anda telah memenuhi kebutuhan asupan vitamin D harian Anda. 

Ikan salmon dalam kaleng bahkan mengikutsertakan bagian tulang ikan yang lebih lembut dan bisa dimakan. Oleh karenanya, ikan salmon kaleng juga mengandung kalsium

Sementara dalam ikan tuna, tidak hanya terkandung vitamin D, tetapi juga magnesium, asam amino omega-3, dan potasium. 

Sedang ingin berhemat? Jangan khawatir! Ikan lele yang murah dan dijual di warteg pinggir jalan juga adalah salah satu sumber vitamin D yang baik untuk tulang!

2. Susu dan keju

Susu adalah salah satu makanan untuk tulang yang sudah umum diketahui. Secangkir susu telah memenuhi setidaknya 30% kalsium harian yang dibutuhkan. Terkadang, susu yang dijual di supermarket telah ditambahkan juga dengan vitamin D.

Keju yang juga merupakan produk olahan dari susu bisa menjadi alternatif makanan untuk tulang yang kaya kalsium. Jika sedang ingin mengurangi konsumsi lemak, Anda bisa mengonsumsi keju atau susu yang rendah lemak.

3. Telur

Telur tidak hanya nikmat dan praktis, tetapi bagian kuning telurnya mengandung vitamin D. Jika Anda hanya mengonsumsi bagian putih telur saja, maka Anda harus mencari makanan untuk tulang lainnya yang kaya akan vitamin D.

4. Brokoli

Tidak suka susu atau alergi susu? Brokoli siap menjadi salah satu bahan makanan sehari-hari Anda! Brokoli yang kaya kalsium juga mengandung serat, vitamin C, dan nutrisi-nutrisi lain yang membantu melawan kanker.

5. Sayuran berdaun hijau

Selain brokoli, sayuran berdaun hijau lainnya juga bisa menjadi sumber kalsium untuk tulang. Sayuran berdaun hijau tidak hanya kaya kalsium, tetapi juga kaya magnesium yang menjaga tulang dan vitamin K yang membantu metabolisme tulang.

Meskipun demikian, bayam mengandung asam oksalat yang mencegah tubuh menyerap kalsium dalam sayur bayam.

6. Yogurt

Tidak hanya berguna untuk kesehatan pencernaan dan tinggi protein, yogurt juga kaya akan kalsium.

Berbeda dengan keju, kalsium dalam yogurt bahkan melebihi susu yang menjadi bahan dasarnya. 227 gram yogurt yang rendah lemak sudah memenuhi 42 persen dari kebutuhan kalsium harian Anda. 

7. Susu kacang

Ingin alternatif lain selain susu sapi? Susu dari kacang mede, kedelai, almond, dan sebagainya bisa menjadi pilihan lainnya. 

Tidak hanya itu, pengganti susu yang umumnya dijual di supermarket diperkaya dengan kalsium dan vitamin D.

Beth Israel Lahey Health. https://www.bidmc.org/about-bidmc/blogs/wellness-insight-landing/bones-and-joints/2018/11/5-foods-to-strengthen-bones-and-joints
Diakses pada 18 Juni 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/calcium-rich-foods
Diakses pada 18 Juni 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kyphosis/diagnosis-treatment/drc-20374209
Diakses pada 18 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed