logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Kesehatan Wanita

6 Makanan Pencegah Kanker Serviks yang Baik untuk Dikonsumsi

open-summary

Makanan pencegah kanker serviks meliputi makanan yang mengandung flavonoid, berserat tinggi, kaya folat, atau rendah lemak.


close-summary

Ditinjau secara medis oleh dr. Reni Utari

30 Jun 2023

Makanan pencegah kanker serviks yang bernutrisi

Makanan pencegah kanker serviks antara lain apel dan wortel

Table of Content

  • Makanan pencegah kanker serviks
  • Cara lain untuk mencegah kanker serviks

Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada bagian leher rahim, yang menghubungkan rahim dengan vagina. Penyakit ini umumnya dipicu oleh infeksi human papilloma virus (HPV). Namun, ada berbagai makanan pencegah kanker serviks yang dipercaya baik untuk wanita.

Advertisement

Asupan tersebut sebetulnya bukan benar-benar mencegah sepenuhnya, melainkan membantu dalam menurunkan risiko penyakit kanker leher rahim. 

Lantas, apa saja jenis makanan untuk mencegah kanker serviks?

Makanan pencegah kanker serviks

Berikut ini beberapa jenis makanan yang dianggap bisa membantu menurunkan risiko seorang wanita terkena kanker serviks:

1. Makanan yang mengandung flavonoid

Flavonoid adalah senyawa kimia dalam sayur dan buah yang dipercaya sebagai sumber perlindungan utama dalam melawan kanker. 

Pasalnya, menurut penelitian dalam jurnal Molecules, flavonoid berpotensi melindungi sel dari kerusakan DNA, menghambat perkembangan tumor, serta mengurangi penyebaran tumor. Efek antikanker yang dimilikinya juga dinilai dapat mendorong proses kematian sel terprogram (apoptosis).

Beberapa contoh makanan pencegah kanker serviks yang mengandung flavonoid meliputi:

  • Apel
  • Asparagus
  • Bawang bombay
  • Bawang putih
  • Brokoli
  • Bayam
  • Cranberry
  • Kacang hitam
  • Kedelai
  • Kol
  • Kubis brussel
  • Daun selada

2. Makanan karbohidrat kompleks

Menerapkan pola makan yang mirip dengan diet Mediterania memungkinkan kamu lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Ini dapat membantu mengurangi peradangan dan risiko kanker serviks.

Karbohidrat kompleks juga memiliki lebih banyak nutrisi daripada karbohidrat sederhana. Asupan ini lebih tinggi serat dan dicerna lebih lambat sehingga bisa mengenyangkan lebih lama. Hal ini bermanfaat untuk mengendalikan berat badan agar terhindar dari obesitas, yang termasuk faktor risiko kanker leher rahim.

Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks antara lain:

  • Nasi merah
  • Jelai 
  • Soba
  • Gandum
  • Quinoa
  • Apel 
  • Buah beri
  • Pisang
  • Brokoli
  • Sayuran berdaun hijau
  • Kentang
  • Ubi
  • Jagung
  • Asparagus
  • Lentil
  • Kacang merah
  • Buncis
  • Kacang polong

3. Makanan berserat tinggi

brokoli sebagai makanan pencegah kanker serviks
Brokoli termasuk makanan berserat tinggi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker

Makanan pencegah kanker serviks berikutnya adalah makanan berserat tinggi, termasuk biji-bijian, buah, dan sayur yang tinggi antioksidan. Ini dapat membantu mencegah serta menghambat pertumbuhan sel kanker di leher rahim. 

Berikut adalah sederet makanan berserat tinggi yang bisa menjadi pilihan:

  • Blueberry
  • Apel
  • Jeruk
  • Paprika
  • Ceri
  • Stroberi
  • Bit
  • Oat
  • Wortel
  • Brokoli
  • Kubis brussel
  • Quinoa
  • Cokelat hitam

4. Makanan yang kaya folat

Makanan kaya folat dapat membantu mengurangi risiko kanker serviks pada orang yang terinfeksi HPV. 

Belum diketahui secara pasti bagaimana folat mempengaruhi risiko kanker. 

Tapi, ada kemungkinan bahwa senyawa ini membantu tubuh dalam menghentikan infeksi HPV berulang, sehingga menurunkan risiko berkembangnya kanker.

Selain itu, folat dapat menurunkan kadar homosistein, yakni zat yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel abnormal pada leher rahim.

Contoh makanan yang baik untuk penderita kanker serviks ini meliputi:

  • Brokoli
  • Kembang kol
  • Kubis
  • Alpukat
  • Buncis
  • Sereal dan roti yang telah difortifikasi
  • Kacang-kacangan
  • Jus jeruk
  • Selada romaine
  • Stroberi

5. Makanan yang tinggi vitamin A

Vitamin A mengandung antioksidan yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Ini juga secara tidak langsung membantu mencegah kanker serviks.

Di samping itu, karotenoid yang merupakan sumber vitamin A tak hanya baik untuk kesehatan mata, tapi juga dapat membantu mencegah risiko kanker serviks. 

Bahan-bahan pangan yang termasuk sederet makanan pencegah kanker serviks ini meliputi:

  • Wortel
  • Ubi jalar
  • Labu
  • Tomat
  • Wortel
  • Mangga
  • Jeruk
  • Paprika
  • Kubis
  • Bayam
  • Semangka
  • Blewah

6. Makanan yang mengandung lemak tak jenuh

kacang almond sebagai makanan pencegah kanker serviks
Kacang almond tinggi akan lemak tak jenuh

Mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, gula tambahan, serta sodium dapat memperburuk peradangan kronis. Akibatnya, infeksi HPV yang diderita menjadi sulit dikendalikan lalu bisa memicu perkembangan kanker serviks.

Guna menghindari masalah tersebut, kamu dapat mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh. Beberapa contohnya adalah:

  • Alpukat
  • Minyak zaitun
  • Selai kacang
  • Biji bunga matahari
  • Minyak jagung
  • Minyak canola
  • Almond
  • Kacang tanah
  • Kacang mete
  • Biji wijen
  • Salmon
  • Mackerel, seperti ikan kembung dan tenggiri

Perlu diingat bahwa tidak ada makanan yang benar-benar dapat mencegah kanker serviks. Namun, mengonsumsi makanan di atas memungkinkan kamu untuk mendapatkan nutrisi yang baik untuk membantu menurunkan risiko penyakit tersebut.

Namun kamu juga harus ingat bahwa jumlah yang dikonsumsi tidak boleh berlebihan. Dengan ini, manfaatnya tetap terjaga.

Tak hanya makanan, diperlukan pula perubahan pola hidup yang baik supaya terhindar dari penyakit kanker leher rahim.

Baca Juga: 12 Faktor Penyebab Kanker Serviks Ini Perlu Diwaspadai

Cara lain untuk mencegah kanker serviks

Berikut beberapa cara lain untuk mencegah kanker serviks yang bisa kamu lakukan:

1. Rutin menjalani pemeriksaan serviks

Melakukan pemeriksaan serviks (termasuk Pap smear) secara rutin akan membantu mendeteksi dini kelainan pada sel serviks yang mengarah pada kanker. Dengan begitu, dokter bisa melakukan perawatan sebelum kondisi tersebut berubah menjadi kanker.

Wanita yang berusia 25-49 tahun disarankan untuk menjalani pemeriksaan serviks secara berkala setiap 3 tahun sekali. Sementara itu, wanita berusia 50-64 tahun dianjurkan untuk melakukannya setiap 5 tahun sekali.

2. Mendapatkan vaksin HPV

Imunisasi HPV bisa membantu mencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18 yang merupakan salah satu penyebab umum kanker serviks ini. Selain kanker, HPV dapat memicu infeksi menular seksual, seperti kutil kelamin.

Vaksin HPV direkomendasikan untuk anak berusia 11-12 tahun, tapi dapat diberikan sejak anak berusia 9 tahun.

Sementara jika belum mendapatkan vaksin HPV di usia yang direkomendasikan tersebut, vaksinasi dapat dilakukan hingga usia 26 tahun.

3. Tidak merokok

berhenti merokok untuk mencegah kanker serviks
Berhenti merokok untuk mencegah kanker serviks

Pada orang dengan daya tahan tubuh yang baik, risiko infeksi HPV bisa lebih rendah. Hal ini lah yang sulit dimiliki oleh para perokok. 

Paslanya, merokok maupun paparan asap rokok dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, yang memungkinkan infeksi HPV lebih mudah menyerang. Infeksi HPV berkepanjangan tanpa perawatan yang tepat berisiko berkembang menjadi kanker serviks.

4. Tidak melakukan hubungan seks berisiko

HPV bisa menyebar melalui aktivitas seksual berisiko, seperti berhubungan intim tanpa alat kontrasepsi atau sering bergonta-ganti pasangan. Virus ini tidak hanya bisa berpindah lewat penetrasi penis ke vagina, tapi juga melalui seks oral, anal, hingga penggunaan sex toys.

Dengan menghindari perilaku seksual yang berisiko, peluang untuk terkena kanker serviks akibat infeksi HPV pun bisa berkurang.

Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi risiko kanker leher rahim. Mulai dari mengonsumsi makanan pencegah kanker serviks hingga memperbaiki gaya hidup serta vaksinasi. Konsultasikan juga pada dokter mengenai skrining ataupun vaksin HPV supaya kamu bisa mendapatkannya dengan tepat.

Advertisement

penyakit rahimkanker serviksorgan intim wanita

Ditulis oleh Dina Rahmawati

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved