8 Pilihan Makanan untuk Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas


Makanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas kaya akan vitamin K, omega-3, serta antioksidan agar perkembangan otak si Kecil tetap optimal dan terhindar dari risiko kerusakan.

(0)
Makanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas adalah brokoli, telur, alpukat dan bayamMakanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas kaya akan omega-3 dan antioksidan
Makanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas sejatinya harus yang bergizi tinggi untuk mendukung perkembangan otaknya. Selain itu, makanan ibu juga harus yang menguntungkan buat produksi ASI.Sebab, pemberian ASI dapat membantu meningkatkan kecerdasan bayi. Pada riset terbitan Archives of Disease in Childhood: Fetal & Neonatal, bayi yang diberikan ASI selama 8 bulan lebih memiliki skor IQ dan performa belajar yang lebih tinggi.Maka itu, lebih bijaknya memilih makanan untuk ibu menyusui supaya bayi cerdas dan ASI lancar.Lantas, apa saja pilihannya?

Makanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas

Agar bayi senantiasa cerdas, inilah makanan yang dianjurkan untuk ibu menyusui:

1. Telur

Telur terbukti mengandung omega-3, kolin, zinc, lysine, dan lutein
Dalam satu butir telur kaya akan omega-3, kolin, zinc, lysine, dan lutein.Berdasarkan penelitian dari Nutrients, kolin pada telur penting untuk menjaga daya ingat serta kemampuan belajar saat Si Kecil saat dewasa nanti, sementara lysine berguna untuk mengurangi kecemasan serta stres emosional.Di sisi lain, zinc berguna untuk melindungi otak dari kerusakan DNA dan RNA. Riset terbitan Biological Psychiatry menemukan, kekurangan kadar zinc erat kaitannya dengan penurunan kemampuan belajar hingga risiko retardasi mental pada anak.Terakhir, asupan lutein dalam makanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas ini juga erat kaitannya dengan peningkatan kemampuan kognitif. Apabila dikombinasikan dengan asupan omega-3 seperti DHA, lutein mampu meningkatkan kemampuan belajar jadi lebih efektif, mempertajam daya ingat, serta meningkatkan kefasihan berbahasa. Temuan ini dipaparkan oleh jurnal Current Developments in Nutrition.Pastikan ibu tidak berlebihan konsumsi telur karena dapat meningkatkan kadar kolesterol.

2. Yogurt

Yogurt kaya akan vitamin B yang baik untuk pencernaan dan otak Si Kecil
Yogurt terbukti kaya akan vitamin B yang bekerja sebagai antiradang. Menurut riset dari The American Journal of Clinical Nutrition, asupan vitamin B yang mencukupi dapat melindungi otak bayi dari risiko gangguan kognitif.Namun, sebaiknya pilihlah yogurt yang tawar (plain yogurt) sebagai makanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas. Tambahan gula dan lemak jenuh dalam yogurt dengan varian rasa dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dalam saluran pencernaan ibu. Studi melaporkan, koloni bakteri baik ibu dapat berpindah ke bayi. Ketidakseimbangan bakteri pada masa-masa awal kehidupan bayi dapat berdampak pada perkembangan sistem kekebalan tubuhnya, yang dapat memengaruhi kesehatan si Kecil di kemudian hari.  Selain itu, yogurt juga baik untuk mood Si Kecil. Riset dari Food Science & Nutrition dan Archives of Psychiatric Nursing memaparkan, probiotik dari yogurt dapat meningkatkan serotonin yang mampu membuat suasana hati bayi menjadi lebih terkendali.

3. Ikan tinggi omega-3

Ikan sarden kaya akan omega-3 baik untuk kecerdasan Si Kecil
Berbeda dari lemak jenuh, lemak yang ditemukan pada ikan ini kaya akan omega-3 yang baik untuk otak.Riset dari The Scientific World Journal memaparkan, sekitar 15 hingga 30% bagian otak terbuat dari asam lemak omega-3. Maka itu, asam lemak omega-3 pada makanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas ini berguna untuk menjaga sistem saraf pusat dan penting untuk perkembangan otak bayi di awal pertumbuhannya. Ikan yang kaya akan omega-3 di antaranya adalah ikan salmon, ikan tenggiri, dan ikan sarden.Namun, waspadai kontaminasi merkuri dalam ikan-ikan ini. Food and Drug Administration (FDA) membatasi makan ikan sebanyak 2-3 porsi saja dalam seminggu agar ibu tidak sampai keracunan merkuri.

4. Brokoli

Brokoli kaya akan antioksidan untuk melindungi otak bayi dari kerusakan
Brokoli pun cocok sebagai makanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas. Berdasarkan penelitian dari Mini Reviews in Medicinal Chemistry, brokoli terbukti kaya akan vitamin C, vitamin E, serta lutein dan zeaxanthin yang bekerja sebagai antioksidan.Nantinya, antioksidan berguna untuk melindungi sel-sel otak bayi dari kerusakan akibat paparan radikal bebas.Selain itu, brokoli juga kaya akan vitamin K. Temuan dari Maturitas menyatakan, vitamin K membantu menjaga daya ingat si Kecil yang lebih baik saat beranjak dewasa nanti.

5. Biji-bijian dan kacang-kacangan

Kacang merah terbukti kaya meningkatkan kecerdasan bayi
Sebagai makanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas, kacang dan biji-bijian mengandung tokoferol yang bekerja sebagai antioksidan. Hal ini dipaparkan pada riset dari Nature Reviews NeuroscienceSelain itu, menurut penelitian dari Neurobiology of Aging, kacang dan biji-bijian kaya akan asam linoleat (ALA) yang berguna untuk meningkatkan kemampuan belajar dan daya ingat bayi.Biji-bijian yang direkomendasikan sebagai makanan untuk ibu menyusui supaya bayi cerdas di antaranya adalah:
  • Kacang merah
  • Kacang kedelai hijau (edamame)
  • Chia seed
  • Walnut
  • Kacang tanah

6. Bayam

Bayam memenuhi asupan asam folat ibu agar Si Kecil semakin cerdas
Bayam juga bisa dijadikan sebagai makanan untuk ibu menyusui supaya bayi cerdas.Bayam terbukti kaya akan folat, karena per 100 gram-nya mengandung 194 mcg folat. Hal ini berarti makan satu porsi bayam (100 gr) sudah mampu memenuhi 32,3% kebutuhan folat harian ibu menyusui sesuai aturan (AKG) yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan.Kandungan asam folat dari air susu ibu yang rajin makan bayam rupanya juga berguna untuk menjaga memori dan kemampuan berpikir anak. Terbukti, riset dari Neurological Sciences melaporkan asam folat mengurangi kadar homocysteine yang memicu peradangan pada otak. Peradangan diketahui dapat menyebabkan kerusakan sel-sel pada otak bayi.

7. Alpukat

Alpukat meningkatkan kualitas ASI sehingga baik untuk otak Si Kecil
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, pemberian ASI terbukti mampu meningkatkan IQ bayi. Maka itu, ASI berkualitas pun harus diberikan kepada Si Kecil.Riset terbitan Annals of Nutrition and Metabolism menyatakan, salah satu kandungan yang ditemukan pada ASI adalah oleic acid.Rupanya, alpukat pun kaya akan oleic acid yang mampu menambah kandungan oleic acid pada ASI sehingga lebih berkualitas.

8. Buah berry

Blueberry mengandung antioksidan untuk mengurangi risiko kerusakan saraf otak bayi
Buah berry terbukti cocok sebagai makanan untuk ibu menyusui supaya bayi cerdas.Sebab, blueberry mengandung antoksidan bernama anthocyanin yang bekerja sebagai zat antiradang.Hal ini membuat blueberry berpotensi mengurangi risiko kerusakan fungsi saraf pada otak saat bayi beranjak dewasa nanti, ungkap riset dari Neural Regeneration ResearchTidak hanya itu. Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa kandungan polifenol pada buah berry berguna untuk meningkatkan memori serta kemampuan belajar dan aktivitas kognitif secara umum.

Catatan dari SehatQ

Makanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas harus yang kaya akan vitamin, antoksidan, serta omega-3. Seluruh zat gizi dari makanan ini membantu proses tumbuh kembang otak Si Kecil. Bahkan, makanan untuk ibu menyusui supaya bayi cerdas ini mampu mengurangi risiko gangguan pada otak yang akan dialami ketika bayi beranjak dewasa nanti.Selain dari makanan, juga harus diiringi dengan interaksi antara ibu dan anak agar anak merasa aman dan terlindungi. Oleh karena itu, kemampuan otaknya meningkat.Jika ingin tahu lebih lanjut seputar makanan untuk ibu menyusui agar bayi cerdas, konsultasikan terlebih dengan dokter melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQKunjungi juga Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik terkait kebutuhan ibu menyusui di rumah.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
bayi & menyusuimenyusuimakanan ibu menyusuiibu menyusui
Archives of Disease in Childhood: Fetal & Neonatal. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1721196/ Diakses pada 25 Januari 2021USDA. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/748967/nutrients Diakses pada 25 Januari 2021Nutrients. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6566660/ Diakses pada 25 Januari 2021International Journal of Molecular Sciences. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6514796/ Diakses pada 25 Januari 2021Biological Psychiatry. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/7082716/ Diakses pada 25 Januari 2021Current Developments in Nutrition. https://academic.oup.com/cdn/article/3/7/nzz066/5511268 Diakses pada 25 Januari 2021The American Journal of Clinical Nutrition. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6410895/ Diakses pada 25 Januari 2021Frontiers in Aging Neuroscience https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fnagi.2019.00170/full Diakses pada 25 Januari 2021Food Science & Nutrition. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6189615/ Diakses pada 25 Januari 2021Archives of Psychiatric Nursing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4393508/ Diakses pada 25 Januari 2021The Scientific World Journal. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3483668/ Diakses pada 25 Januari 2021Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-brain-foods Diakses pada 25 Januari 2021Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/best-fish-for-omega-3-fatty-acids-2506714 Diakses pada 25 Januari 2021Fishfiles. https://www.fishfiles.com.au/consuming/health-benefits/what-species-are-high-in-omega-3 Diakses pada 25 Januari 2021Food and Drug Administration. https://www.fda.gov/food/consumers/advice-about-eating-fish Diakses pada 25 Januari 2021Mini Reviews in Medicinal Chemistry. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19519500/ Diakses pada 25 Januari 2021Maturitas. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26923488/ Diakses pada 25 Januari 2021Nature Reviews Neuroscience. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2805706/ Diakses pada 25 Januari 2021The Journal of Nutrition, Health & Aging. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4105147/ Diakses pada 25 Januari 2021Neurobiology of Aging. https://doi.org/10.1016/j.neurobiolaging.2005.09.013 Diakses pada 25 Januari 2021My Food Data. https://www.myfooddata.com/articles/foods-with-a-high-omega3-to-omega6-ratio.php Diakses pada 25 Januari 2021My Food Data. https://www.myfooddata.com/articles/foods-high-in-ALA.php Diakses pada 25 Januari 2021Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324044 Diakses pada 25 Januari 2021USDA. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/168462/nutrients Diakses pada 25 Januari 2021Kementerian Kesehatan. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf Diakses pada 25 Januari 2021Neurological Sciences https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16332669/ Diakses pada 25 Januari 2021Annals of Nutrition and Metabolism. https://www.karger.com/Article/Fulltext/452819 Diakses pada 25 Januari 2021Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/12-proven-benefits-of-avocado Diakses pada 25 Januari 2021Neural Regeneration Research. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4192974/phytochemicals Diakses pada 25 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait