9 Makanan Tahan Lama yang Sehat dan Bergizi

(0)
22 Sep 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Makanan tahan lama, misalnya kacang kalengan kaya akan nutrisiKacang kalengan merupakan salah satu makanan tahan lama yang bergizi
Beberapa jenis makanan memiliki daya tahan yang lebih lama sehingga tidak mudah busuk dan rusak. Makanan tahan lama ini juga umumnya dapat disimpan di suhu ruangan. Bukan hanya untuk stok di rumah, Anda juga bisa membawanya saat bepergian.Meski sering dianggap mengandung pengawet dan bahan yang tidak menyehatkan, ada sejumlah makanan tahan lama yang sebenarnya bergizi dan sehat. Apa saja jenis makanan tersebut?

Ragam makanan tahan lama yang sehat

Supaya tidak keliru dan salah pilih, berikut adalah beberapa jenis makanan tahan lama menyehatkan yang bisa Anda coba:

1. Kacang kering dan kalengan

Kacang kering dan kacang kalengan memiliki daya tahan yang cukup lama sekaligus mengandung nutrisi yang tinggi. Kacang kalengan dapat disimpan pada suhu kamar selama 2-5 tahun, sedangkan kacang kering dapat bertahan selama 10 tahun atau lebih bergantung pada kemasannya.Kacang merupakan sumber serat, protein nabati, magnesium, vitamin B, mangan, zat besi, fosfor, zinc, dan tembaga. Asupan ini juga dapat diolah menjadi hidangan yang lezat dan menyehatkan.

2. Selai kacang

Selai kacang memiliki tekstur yang lembut, lezat, dan padat nutrisi. Selai kacang umumnya dapat disimpan hingga 9 bulan pada suhu kamar. Sementara itu, selai kacang alami yang tidak mengandung bahan pengawet mampu bertahan hingga 3 bulan pada suhu 10 derajat Celcius dan hanya 1 bulan pada suhu 25 derajat Celcius.Menurut suatu studi, selai kacang kaya akan lemak sehat, protein, vitamin, mineral, dan senyawa tanaman kuat, termasuk antioksidan fenolik yang dapat melindungi tubuh dari stres oksidatif dan kerusakan akibat radikal bebas.

3. Buah dan sayuran kering

Buah dan sayuran kering, seperti beri kering, apel, tomat, dan wortel, juga digolongkan sebagai makanan tahan lama. Jika disimpan dengan benar, sebagian besar buah kering bisa bertahan pada suhu kamar hingga 1 tahun, sedangkan sayuran kering dapat disimpan sekitar setengah tahun.Kemasan yang disegel vakum bisa membantu mencegah pembusukan. Anda pun dapat menikmati buah dan sayuran kering sebagai camilan atau mencampurkannya pada hidangan lain. Berbagai jenis sayuran kering juga dapat terhidrasi kembali apabila Anda menambahkannya pada sup.

4. Makanan laut kalengan

Tidak hanya bisa disimpan dalam waktu yang lama, tuna dan salmon kalengan juga merupakan sumber asam lemak omega-3, protein, vitamin, dan mineral yang sangat baik bagi tubuh. Selain itu, kerang, tiram, dan daging kepiting kalengan juga kaya akan protein dan zinc. Anda pun dapat mengonsumsi daging kalengan, tetapi sebaiknya pilih jenis yang kadar natriumnya rendah sehingga tidak membahayakan kesehatan.

5. Biji-bijian

Biji-bijian utuh, seperti gandum, beras, dan barley, memiliki daya tahan yang lebih lama dibandingkan sumber karbohidrat lainnya, termasuk roti.Selain tahan lama, mengonsumsi biji-bijian juga dapat mengurangi risiko diabetes tipe-2, penyakit jantung, dan jenis kanker tertentu.

6. Dendeng

Dendeng dibuat dengan mengawetkan daging dalam larutan garam hingga membuatnya dehidrasi. Pengawet, perasa, dan aditif lainnya terkadang ditambahkan selama pemrosesannya. Selain daging sapi, dendeng juga dapat terbuat dari daging ayam, salmon, kelapa, pisang, dan nangka. Dendeng umumnya dapat disimpan hingga 1 tahun, tetapi sebaiknya makanan ini disimpan di suhu kamar selama maksimal 2 bulan saja. Pilihlah dendeng yang tidak mengandung tambahan gula, perasa buatan, atau pengawet.

7. Granola dan protein bar

Granola dan protein bar termasuk makanan tahan lama dengan komposisi nutrisi yang melimpah. Kedua asupan tersebut umumnya dapat bertahan selama 1 tahun pada suhu kamar. Namun, pastikan Anda membaca label kedaluwarsa pada kemasan produk untuk memastikannya.Granola dan protein bar terbuat dari bahan-bahan yang sehat, seperti gandum, kacang-kacangan, dan buah kering, sehingga menjadi makanan tahan lama yang menyehatkan. Di samping itu, makanan ini juga hanya mengandung sedikit gula dan bahan buatan.

8. Susu UHT

Susu UHT diproses dan dikemas secara berbeda dari susu biasa karena dipanaskan hingga suhu yang lebih tinggi dan dikemas dalam wadah steril. Sebuah studi menemukan bahwa susu jenis ini memiliki daya tahan hingga 9 bulan apabila disimpan pada suhu 4-20 derajat Celcius.

9. Sup kalengan

Sup kalengan merupakan asupan yang cukup bergizi dan dapat tahan lama. Sebagian besar sup kalengan rendah asam bisa bertahan hingga 5 tahun pada suhu kamar. Namun, sup yang berbasis tomat hanya memiliki daya tahan sekitar 18 bulan.Pilihlah sup yang kaya akan bahan-bahan sehat, seperti sayuran dan kacang-kacangan. Selain itu, pastikan produk yang Anda pilih rendah natrium karena terlalu banyak mengonsumsi garam tambahan bisa berbahaya bagi kesehatan.Pastikan Anda membaca informasi gizi dan tanggal kedaluwarsa dalam produk makanan tahan lama yang akan dibeli. Jika ada pilihan makanan segar, sebaiknya utamakan jenis makanan ini karena mengandung lebih banyak nutrisi yang baik bagi tubuh.
makanan sehatnutrisihidup sehat
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6745408/
Diakses pada 08 September 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4997300/
Diakses pada 08 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/non-perishable-food#The-bottom-line
Diakses pada 08 September 2020
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/why-keep-foods-for-an-emergency-2507684
Diakses pada 08 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait