Pentingnya Memerhatikan Aturan Asupan Makanan Sebelum dan Sesudah Olahraga

Makan sebelum olahraga dan makan setelah olahraga perlu dilakukan, asal dengan mengonsumsi makanan sehat
Mengonsumsi makanan sehat sebelum dan sesudah olahraga memiliki peran penting

Memerhatikan asupan makanan merupakan salah satu kunci dari keberhasilan sebuah latihan fisik. Dalam hal ini, Anda perlu mengatur waktu kapan Anda akan makan, besaran porsi, serta kandungan gizi yang ada dalam tiap menunya. Kebanyakan orang mengira bahwa makan sebaiknya dilakukan setelah selesai berolahraga. Padahal, memberi makan tubuh sebelum dan sesudah latihan sangatlah penting untuk membakar kalori, membangun otot tanpa lemak, menurunkan berat badan, serta mempercepat pemulihan pada peradangan otot dengan tubuh yang tetap fit dan berenergi.

Pentingnya Makan Sebelum Olahraga

Tahukah Anda bahwa makan atau tidak makan sebelum berolahraga tidak mempengaruhi jumlah lemak dan kalori yang dibakar saat berlatih. Namun, Anda akan berisiko mengalami kehilangan otot jika Anda terbiasa berolahraga dengan perut kosong. Pasalnya, ketika Anda lapar, tubuh Anda masuk ke dalam kondisi bertahan hidup sehingga menarik protein dari otot, bukan dari ginjal dan hati, di mana tubuh biasanya mencari protein. Ketika ini terjadi, Anda akan kehilangan massa otot, yang pada akhirnya dapat memperlambat metabolisme Anda dan membuat Anda lebih sulit untuk menurunkan berat badan. Selain itu, jika Anda berolahraga dengan perut kosong, Anda tidak memberi diri Anda asupan energi yang Anda butuhkan untuk melalui sesi latihan yang intens.

Sebelum memulai latihan, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks dan protein. Berikut adalah beberapa makanan dan camilan yang dianjurkan untuk dikonsumsi sebelum latihan:

  • Nasi merah dengan kacang hitam
  • Ubi jalar kecil dengan brokoli kukus
  • Pisang dengan mentega almond
  • Biskuit dari biji-bijian dengan hummus
  • Oatmeal dengan buah beri
  • Apel dan walnut

Pentingnya Makan Setelah Olahraga

Selama latihan, tubuh Anda akan memperoleh bahan bakar dari protein yang tersimpan di otot, atau yang juga dikenal sebagai glikogen. Setelah Anda melakukan gerakan terakhir dalam latihan, otot-otot Anda akan kehabisan glikogen dan mengalami kerusakan. Makan atau minum sesuatu yang menggabungkan kandungan protein dan karbohidrat setelah 30 menit hingga satu jam latihan akan mengisi ulang simpanan energi, membangun dan memperbaiki otot-otot yang rusak, serta membantu menjaga pembakaran metabolisme tubuh. Semakin cepat Anda mulai mengisi kembali tubuh dengan asupan makanan, akan semakin baik kondisi tubuh Anda pasca latihan.

Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan tubuh Anda untuk mengisi ulang simpanan protein pada otot akan berkurang hingga 50 persen jika Anda memberikan jeda waktu cukup lama setelah latihan fisik selesai. Itulah sebabnya penting bagi Anda untuk membawa bekal ringan seperti roti selai kacang atau jus buah dan sayur.

Menurut Journal of International Society of Sports Medicine, mengonsumsi makanan dengan kandungan tinggi protein dan rendah karbohidrat adalah pilihan terbaik setelah berolahraga. Berikut adalah contoh makanan direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah sesi latihan untuk membantu mempercepat pemulihan, memaksimalkan manfaat olahraga, dan membantu mempertahankan otot tanpa lemak sehingga dapat membantu menurunkan berat badan:

  • Protein kocok yang dibuat dengan setengah dari pisang, satu sendok bubuk protein, susu almond, dan biji rami
  • Salad dengan buncis panggang, minyak zaitun, dan cuka
  • Sayuran yang dikukus dengan tahu non-GMO
  • Roti multi-grain dengan selai kacang mentah

Itulah ulasan singkat mengenai pentingnya asupan makanan sebelum dan sesudah latihan fisik. Ingat, dalam mengoptimalkan sebuah latihan, Anda tidak hanya harus memaksimalkan latihan, tetapi juga menjaga asupan makan tetap seimbang dan istirahat yang cukup.

Shape. https://www.shape.com/healthy-eating/diet-tips/best-foods-eat-and-after-your-workout
Diakses pada November 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed