6 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi yang Harus Anda Hindari

(0)
10 Sep 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Burger dan gorengan merupakan makanan penyebab kolesterol tinggiKentang dan ayam goreng termasuk makanan penyebab kolesterol tinggi
Tidak selamanya kolesterol itu jahat. Kadar kolesterol dalam batas aman dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu segala fungsinya berjalan dengan baik, seperti untuk membangun membran sel, memproduksi hormon, serta mencerna lemak. Namun, terlalu banyak kolesterol dalam darah juga tidak baik. Hal ini biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan yang jadi penyebab kolesterol tinggi.Memangnya, apa saja makanan yang mengandung kolesterol tinggi?
Banya mengonsumsi kentang dan ayam goreng dapat menyebabkan kolesterl tinggi

Penyebab kolesterol tinggi

Kadar kolesterol Anda dikatakan tinggi jika terdapat terlalu banyak ‘kolesterol jahat’ (low-density lipoprotein atau LDL) di dalam darah. Kondisi ini bisa diperparah jika Anda juga memiliki kadar ‘kolesterol baik’ (high-density lipoprotein atau HDL) yang rendah.Ketika kolesterol jahat menumpuk di arteri jantung, ia akan menyebabkan penyumbatan yang kemudian menimbulkan penyakit tertentu, seperti jantung koroner, serangan jantung, atau stroke.Kolesterol LDL dapat naik tajam jika Anda tidak memerhatikan makanan yang masuk ke tubuh Anda. Makanan yang dimaksud bukan sekedar mengandung lemak, tapi tergolong pada jenis lemak jahat, yaitu trans fat dan saturated fat.Trans fat bukan hanya menaikkan LDL, tapi juga menurunkan kadar HDL di dalam darah sehingga mereka dikategorikan sebagai jenis lemak paling berbahaya.Trans fat banyak terdapat pada minyak sayur yang diproses secara artifisial atau disebut proses hidrogenasi.Sementara saturated fat biasanya terdapat pada daging dan susu. Lemak jenis ini memicu hati untuk memproduksi lebih banyak LDL sehingga kadar lemak jahat di dalam tubuh Anda bisa meninggi.
Gorengan mengandung lemak yang dapat menyebabkan kolesterol tinggi

Daftar makanan penyebab kolesterol tinggi

Makanan yang mengandung saturated dan trans fat sudah terbukti menyebabkan kadar kolesterol naik tinggi dalam darah.Makanan tersebut di antaranya adalah daging merah, telur, keju, hewan laut bercangkang (kerang, kepiting, udang), jeroan (jantung, hati, paru), ikan sarden (yang bukan kalengan), dan yogurt.Maka, Anda sebaiknya menghindari makanan yang mengandung kedua jenis lemak tersebut. Selain itu, Anda juga harus mengatur konsumsi garam dan gula agar tidak berlebihan.Berikut daftar makanan penyebab kolesterol tinggi yang sebaiknya Anda hindari:
  • Semua jenis roti, biskuit, dan cookies: karena jenis makanan ini banyak mengandung saturated fat.

  • Gorengan: terlebih yang digoreng menggunakan minyak sayur atau margarin karena mengandung trans fat.

  • Makanan cepat saji: sangat kaya akan trans fat sekaligus rendah nutrisi.

  • Popcorn, permen yang mengandung krim, serta donat: karena juga mengandung trans fat.

  • Minuman bersoda dan es krim: karena mengandung banyak pemanis buatan yang bisa memicu munculnya diabetes, penyakit jantung, serta obesitas.

  • Daging olahan: misalnya sosis, bacon, dan hot dog yang sering dikaitkan sebagai penyebab berbagai penyakit jantung dan kanker.
Anda yang memiliki toleransi rendah terhadap kolesterol sebaiknya menghindari makanan yang mengandung lemak jahat dan menaikkan kadar kolesterol tinggi.

Bagaimana cara menurunkan kolesterol?

Banyak anggapan yang menyatakan Anda juga sebaiknya menghindari makanan-makanan yang berasal dari produk hewani, seperti daging dan susu.Namun, bahan-bahan makanan itu juga mengandung nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh, seperti protein dan mineral. Maka itu, sumber makanan ini sebetulnya masih boleh dikonsumsi asal dalam porsi dan frekuensi yang dikendalikan.Cara menurunkan kolesterol yang paling ampuh adalah dengan mengubah gaya hidup, termasuk pola makan. Pilih jenis lemak yang baik untuk tubuh, yakni rendah akan saturated dan trans fat, serta kaya akan unsaturated fat alias lemak tak jenuh.Beberapa jenis makanan sehat itu adalah ikan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, serta minyak tumbuhan nonhidrogenasi (seperti minyak zaitun, minyak canola, dan minyak bunga matahari).Anda juga bisa melakukan tips berikut untuk menurunkan kadar kolesterol:
  • Mengonsumsi makanan kaya akan serat yang mampu menyerap kolesterol dari dalam tubuh, misalnya gandum utuh (oatmeal), buah-buahan (apel, pisang, jeruk, pir), dan polong-polongan (kacang merah, lentil, kacang polong, kacang hitam, dan kacang lima).

  • Makan banyak sayur dan buah yang mampu meningkatkan kadar kolesterol baik karena mengandung plant stanol atau sterol yang berperan seperti serat dalam tubuh.

  • Makan ikan yang kaya asam omega 3 yang juga mampu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) serta mengurangi risiko penggumpalan darah sehingga Anda dapat terhindar dari serangan jantung. Semua jenis ikan baik dikonsumsi, tapi beberapa jenis ikan memiliki omega 3 lebih banyak, misalnya salmon, tuna, dan makarel.

  • Kurangi garam hingga tidak lebih dari 2.300 miligram (1 sendok teh) per hari.

  • Kurangi alkohol karena alkohol mengandung kalori berlebih yang memicu obesitas. Ketika berat badan Anda berlebihan, LDL akan naik dan HDL akan berkurang.
Mengganti kebiasaan makan makanan penyebab kolesterol tinggi menjadi yang mengandung gizi seimbang adalah kunci hidup sehat. Apalagi jika dikombinasikan dengan olahraga.Ini adalah cara paling aman untuk menurunkan kolesterol.Namun jika tidak berhasil, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter untuk diresepkan obat kolesterol, misalnya statin.
makanan tidak sehatkolesterol
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317332.php
Diakses pada 9 September 2019
WebMD. https://www.webmd.com/cholesterol-management/heart-health-foods-to-buy-foods-to-avoid#2-5
Diakses pada 9 September 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/high-cholesterol-foods#foods-to-avoid
Diakses pada 9 September 2019
Medline Plus. https://medlineplus.gov/howtolowercholesterolwithdiet.html
Diakses pada 9 September 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait