logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Sederet Makanan Penyebab Diare yang Harus Anda Hindari

open-summary

Makanan penyebab diare perlu Anda ketahui sebagai langkah pencegahan. Diare tidak hanya membuat sebal dan melemaskan tubuh, melainkan juga terkadang menimbulkan rasa malu karena ketidakmampuan menahan keluarnya feses dari dubur.


close-summary

9 Jul 2019

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Makanan penyebab diare yang harus dihindari

Diare bisa juga disebabkan oleh makanan tertentu

Table of Content

  • Apa saja makanan penyebab diare?
  • Makanan saat diare yang dianjurkan
  • Konsultasikan ke dokter

Diare tidak hanya membuat sebal dan melemaskan tubuh, tetapi juga terkadang menimbulkan rasa malu karena ketidakmampuan menahan keluarnya feses dari dubur. Kondisi ini dikenal dengan istilah inkontinensia tinja.

Advertisement

Inkontinensia tinja merupakan suatu kondisi saat seseorang tidak mampu menahan feses yang membuat feses keluar dari dubur secara tidak disengaja. Diare adalah salah satu pemicu dari kondisi ini.

Diare membuat tinja menjadi lebih cair dan lebih sulit ditahan, karenanya tinja menjadi lebih mudah untuk keluar dari dubur. Penyebab diare umumnya dikarenakan virus, bakteri, parasit, atau kondisi medis lainnya. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat makanan penyebab diare?

Baca Juga

  • 6 Penyakit yang Sering Muncul saat Bulan Puasa, dan Pencegahannya
  • Tentang Penyakit Disentri, Ini Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui
  • Mengenal Gejala Diverkulitis yang Perlu Diatasi Sedini Mungkin

Apa saja makanan penyebab diare?

Makanan-makanan tertentu bisa menimbulkan diare dan bahkan beberapa makanan tersebut sebenarnya cukup sering kita lihat di rumah maupun supermarket. Apa-apa saja makanan penyebab diare tersebut? Cek daftarnya di bawah ini:

Makanan cepat saji mengandung lemak tinggi sehingga sulit dicerna usus

1. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji umumnya tinggi lemak dan merupakan jenis makanan yang digoreng. Makanan yang berlemak tinggi dan digoreng sulit dicerna oleh tubuh dan memiliki nilai gizi yang rendah. 

Makanan yang tinggi lemak sulit untuk dicerna usus sehingga seringkali makanan cepat saji dikeluarkan kembali oleh tubuh.

Sebaiknya hindari makanan cepat saji yang digoreng dan konsumsi pilihan makanan cepat saji yang vegetarian atau menggunakan daging ayam yang dipanggang daripada yang menggunakan daging sapi cincang.

2. Brokoli dan kembang kol

Brokoli dan kembang kol adalah dua jenis sayuran yang berserat tinggi dan baik untuk pencernaan. Namun, bagi beberapa orang brokoli dan kembang kol dapat menjadi salah satu makanan penyebab diare.

Jika Anda jarang mengonsumsi brokoli dan kembang kol, maka konsumsi kedua sayuran tersebut dalam jumlah yang banyak berpotensi menyebabkan diare, sembelit, dan perut yang bergas. 

Hal ini karena kandungan serat yang tinggi dalam kembang kol dan brokoli secara mendadak sulit ditoleransi oleh pencernaan. Konsumsilah kedua sayuran tersebut dalam porsi kecil dan tingkatkan secara perlahan untuk membantu adaptasi pencernaan.

Makanan pedas seperti cabe dapat mengiritasi usus dan memicu diare

3. Bumbu pedas

Bumbu-bumbu pedas, seperti cabai ataupun sambal matah yang populer sekarang ini bisa menjadi makanan penyebab diare, apalagi jika Anda tidak sering mengonsumsi bumbu-bumbu yang pedas.

Bumbu-bumbu pedas dapat mengiritasi usus dan memicu diare, kembung, perut bergas, dan sensasi panas di perut. Alternatif lain untuk menambah sensasi pedas tanpa diare adalah dengan menggunakan paprika bubuk.

4. Bawang putih dan bawang bombay

Bawang putih dan bawang bombay mengandung karbohidrat kompleks yang sulit dicerna dan cairan yang jika dicerna dalam pencernaan dapat menjadi gas yang mengiritasi usus. 

Kedua hal tersebut dapat membuat perut bergejolak dan menimbulkan diare. Anda dapat mengganti bawang bombay dan bawang putih dengan bawang merah, daun bawang, adas, maupun seledri.

5. Gula dan pemanis buatan

Makanan yang tinggi gula mampu memicu air untuk masuk ke dalam usus dan mengakibatkan tinja menjadi lebih cair. 

Fruktosa yang merupakan gula alami dalam buah juga sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebih karena fruktosa yang berlebih dalam tubuh dapat menimbulkan diare. Beberapa buah yang tinggi fruktosa adalah anggur, jus apel, dan sebagainya.

Hal serupa juga terjadi pada konsumsi pemanis buatan berupa mannitol, aspartam, sorbitol, erythritol, saccharine, dan xylitol. Pemanis buatan tersebut masuk ke dalam daftar makanan penyebab diare karena sulit dicerna oleh pencernaan bagian bawah.

Oleh karenanya, akan lebih baik jika Anda membatasi konsumsi gula maupun pemanis buatan.

Minuman kafein dapat mempercepat proses pencernaan dan menimbulkan diare

6. Minuman dan makanan yang mengandung kafein

Efek kafein sebagai stimulan dapat mempercepat proses pencernaan dan menimbulkan diare pada beberapa orang. Soda, kopi, teh, dan cokelat adalah beberapa makanan dan minuman yang memiliki kandungan kafein.

Anda dapat mengakali efek kafein dengan memesan kopi dengan kadar kafein yang dikurangi serta memotong jumlah gula dalam kopi yang akan dikonsumsi. Anda juga bisa mengganti susu atau krimer dengan susu kedelai, dan alternatif lainnya.

Makanan saat diare yang dianjurkan

Saat mengalami diare, kondisi usus sangat mudah iritasi. Beberapa jenis makanan hambar di bawah ini bisa jadi salah satu pilihan Anda untuk memulihkan sistem pencernaan, diantaranya:

  • Saus apel
  • Nasi putih
  • Roti panggang
  • Sereal hangat yang terbuat dari oat atau gandum
  • Bubur nasi
  • Pisang
  • Ayam panggang tanpa lemak
  • Kentang rebus
  • Biskuit yang hambar

Upayakan Anda mengonsumsi makanam dalam porsi sedikit namun dengan frekuensi yang sering, agar usus tidak bekerja terlalu keras saat mencerna makanan.

Konsultasikan ke dokter

Jika Anda tidak yakin dengan jenis makanan penyebab diare yang memicu diare atau inkontinensia tinja, maka Anda dapat berkonsultasi dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Advertisement

diaremasalah pencernaangangguan pencernaaninkontinensia tinja

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved