Hindari kemunculan atau kambuhnya hipertensi atau tekanan darah tinggi dengan makanan penurun darah tinggi, seperti bawang putih
Bawang putih sudah dikenal sebagai salah satu makanan penurun darah tinggi dapat membantu untuk mencegah dan menurunkan darah tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis yang diam-diam namun berbahaya. Tekanan darah tinggi tidak menimbulkan gejala yang khas dan menyergap penderitanya begitu saja. Selain itu, hipertensi juga dapat menimbulkan komplikasi penyakit lain, seperti penyakit jantung.

Salah satu faktor penting yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi adalah diet atau pola makan. Jenis makanan yang dikonsumsi haruslah jenis makanan penurun darah tinggi. Namun, apakah ada makanan penurunan darah tinggi?

Jawabannya adalah, ya! Terdapat berbagai macam makanan penurun darah tinggi yang terjangkau dan dapat ditemui di sekitar Anda. Anda dapat menambahkan makanan-makanan penurun darah tinggi ke dalam diet atau pola makan yang dijalani.

16 makanan penurun darah tinggi

Anda tidak perlu repot mencari ke mana-mana karena makanan penurun tekanan darah tinggi tersebar di berbagai pasar tradisional maupun pasar swalayan sekitar Anda! Berikut adalah beberapa makanan penurun darah tinggi yang bisa dicoba:

1. Bawang putih

Bawang putih merupakan salah satu makanan penurun darah tinggi yang paling terkenal di masyarakat. Khasiat bawang putih tidak hanya terbatas sebagai bumbu dapur dan antibiotik alami, tetapi juga meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh.

Oksida nitrat membantu melebarkan dan melemaskan pembuluh darah yang berdampak pada penurunan tekanan darah tinggi.

2. Tempe

Makanan lokal berupa tempe yang berasal dari fermentasi kacang kedelai masuk ke dalam daftar makanan penurun darah tinggi yang mengandung probiotik. Uniknya, probiotik tidak hanya berguna untuk kesehatan pencernaan, tetapi juga sebagai makanan penurun darah tinggi.

Oleh karenanya, Anda bisa memilih makanan fermentasi lain yang menganduk probiotik, selain tempe, untuk dijadikan makanan penurun darah tinggi.

3. Kiwi

Buah kiwi tidak hanya menyegarkan, tetapi juga dapat dijadikan makanan penurun tekanan darah tinggi. Studi menunjukkan bahwa konsumsi tiga buah kiwi  lebih dapat menurunkan tekanan darah selama 24 jam daripada mengonsumsi satu buah apel.

4. Kacang pistachio

Makanan penurun tekanan darah tinggi yang dapat dijadikan camilan adalah kacang pistachio. Kacang pistachio dapat menurunkan tekanan darah dengan memperlambat detak jantung, serta mengurangi ketegangan dan penyempitan pembuluh darah.

5. Yogurt

Yogurt mengandung kalsium yang penting untuk menurunkan dan mencegah tekanan darah tinggi. Sebaiknya konsumsilah yogurt yang tidak ditambahkan pemanis. Anda bisa menambahkan buah ataupun kacang-kacangan pada yogurt yang dikonsumsi.

Jika Anda tidak doyan yogurt, susu skim dapat menjadi alternatif kalsium yang rendah lemak sebagai makanan penurun darah tinggi.

 6. Kayu manis

Selain digunakan untuk meningkatkan aroma dan cita rasa kue, kayu manis ditemukan mampu menurunkan tekanan darah dalam jangka waktu pendek. Anda dapat mencampurkan makanan penurun darah tinggi ini dengan buah ataupun oatmeal.

 7. Minyak zaitun

Penderita tekanan darah tinggi dapat menggunakan minyak zaitun untuk memasak karena minyak zaitun mengandung komponen antiradang berupa polifenol yang berfungsi menurunkan tekanan darah.

8. Semangka

Serupa dengan bawang putih, semangka memiliki kandungan asam amino citrulline yang mampu meningkatkan produksi oksida nitrat yang menjadikannya salah satu makanan penurun tekanan darah tinggi.

9. Oatmeal

Oatmeal merupakan sarapan bergizi yang tinggi serat serta rendah garam dan lemak. Tidak hanya itu, oatmeal mengandung beta-glucan yang mampu menurunkan tekanan darah.

Hal ini menjadikan oatmeal ideal sebagai makanan penurun tekanan darah tinggi. Sebagai tambahan, Anda dapat mencampurkan oatmeal dengan kacang-kacangan ataupun buah-buahan.

10. Sayuran hijau

Sayuran berdaun hijau kaya akan nitrat yang mampu menjaga tekanan darah dan potasium yang membantu pengeluaran sodium melalui urine.

Anda dapat mengonsumsi sayuran hijau sebagai makanan penurun tekanan darah tinggi sebanyak satu sampai dua porsi setiap harinya. Sayuran berdaun hijau yang bisa dikonsumsi berupa bayam, kubis, selada, dan sebagainya.

11. Ikan tinggi omega-3

Ikan yang tinggi omega-3, seperti makarel dan salmon, dapat dijadikan makanan penurun darah tinggi.

Selain mengandung omega-3 yang mampu mencegah peradangan dan menurunkan tekanan darah, ikan-ikan tersebut juga mengandung vitamin D yang berkontribusi dalam menurunkan darah tinggi.