4 Makanan Penurun Asam Urat yang Bisa Dikonsumsi Tiap Hari

Contoh makanan penurun asam urat adalah seledri
Seledri termasuk salah satu makanan penurun asam urat

Penyakit asam urat adalah salah satu bentuk dari artritis yang terjadi akibat terlalu tingginya kadar asam urat dalam darah. Akibatnya, terbentuklah kristal-kristal yang menumpuk di sekitar persendian yang memicu nyeri.

Diet berupa konsumsi makanan penurun asam urat bisa membantu dalam meredakan keluhan akibat penyakit yang juga dinamakan gout tersebut. Apa sajakah jenis-jenis makanan ini?

Sederet makanan penurun asam urat

Ada beberapa jenis bahan pangan yang bisa dikonsumsi sebagai makanan penurun asam urat. Makanan tersebut meliputi:

  • Buah ceri

Menurut beberapa riset, buah ceri cukup ampuh dalam meredakan dan mencegah serangan penyakit asam urat. Disarankan untuk mengonsumsi tiga porsi buah ini setidaknya selama dua hari berturut-turut.

Selain dalam bentuk buah segar (ceri merah maupun ceri hitam), penderita asam urat juga boleh mengonsumsinya dalam bentuk jus serta ekstrak buah ceri.

jahe sebagai makanan penurun asam urat
Jahe termasuk salah satu makanan penurun asam urat
  • Jahe

Jahe adalah tanaman herbal yang sering digunakan untuk mengatasi aneka peradangan. Bumbu dapur ini juga dipercaya mampu membantu dalam mengatasi serangan gout.

Anda bisa menggunakan jahe secara topikal. Misalnya dengan kompres air jahe selama 15 hingga 30 menit pada bagian tubuh yang mengalami gejala penyakit asam urat untuk meredakan nyeri.

Jika dikonsumsi, jahe dianggap bisa membantu dalam menurunkan kadar asam urat dalam darah bagi mereka yang mengalami hiperurisemia. Penderita disarankan untuk mengonsumsi air jahe sebanyak tiga cangkir setiap hari demi mengurangi kadar zat ini dalam tubuhnya.

  • Seledri

Seledri sering digunakan untuk mengatasi keluhan yang berkaitan dengan saluran kemih. Namun tanaman hijau ini juga dipercaya berkhasiat dalam menurunkan kadar asam urat.

Tidak ada saran khusus mengenai porsi seledri yang harus dikonsumsi per hari. Karena itu, Anda bisa mengonsumsinya jumlah yang cukup. Misalnya, dengan menyantap daun seledri mentah, dibuat jus, atau berupa suplemen.

  • Apel

Banyak yang meyakini apel sebagai makanan penurun asam urat. Hal ini mungkin muncul karena buah apel mengandung malic acid yang bisa menurunkan kadar asam urat.

Memang, belum banyak penelitian yang bisa mendukung kliam tersebut. Tapi seperti kata pepatah, makan satu buah apel sehari tetap baik bagi kesehatan, asalkan tidak dibarengi konsumsi gula yang berlebihan.

Memang, mengonsumsi makanan penurun asam urat tersebut tidak bisa dijadikan obat untuk menyembuhkan penyakit asam urat. Tetapi menu makan yang terjaga dapat membantu dalam menurunkan risiko kambuhnya gejala gout dan memperlambat kerusakan sendi.

Karena itu, penderita penyakit gout umumnya tetap memerlukan obat asam urat dari dokter meski telah rutin menerapkan pola makan yang benar. Obat-obatan ini akan meredakan keluhan rasa sakit sekaligus menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Jenis makanan yang sebaiknya dihindari

daging sapi harus dihindari oleh pengidap asam urat
Pengidap penyakit asam urat harus menghindari konsumsi daging sapi

Selain makanan penurun asam urat yang baik dikonsumsi, ada pula beberapa jenis makanan yang perlu dihindari oleh penderita gout. Berikut contohnya:

  • Daging merah, contohnya daging sapi dan daging kambing
  • Jeroan
  • Ikan laut, seperti sarden dan tuna
  • Kerang-kerangan
  • Beberapa jenis sayuran, misalnya bayam dan asparagus

Makanan-makanan tersebut mengandung purin yang cukup tinggi. Karena itu, penderita penyakit asam urat harus menghindarinya agar tidak terus didera gejala gout.

Prinsip pola makan penderita asam urat

timbangan dan pola makan asam urat
Mencapai berat badan ideal adalah satu satu diet untuk penderita gout

Tujuan dari diet penderita asam urat adalah mencapai atau mempertahankan berat badan ideal, membiasakan diri dengan pola makan sehat, menghindari jenis makanan yang mengandung purin, dan mengonsumsi lebih banyak makanan penurun asam urat.

Prinsip diet untuk penderita penyakit asam urat sebetulnya tidak jauh berbeda dengan pola makan sehat pada umumnya. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Menurunkan berat badan. Kegemukan bisa meningkatkan risiko penyakit asam urat. Penurunan berat badan, yang tidak secara spesifik mengindari makanan yang mengandung kadar purin tinggi, pun tetap berdampak dalam mengurangi kadar asam urat dalam tubuh.
  • Mengonsumsi karbohidrat kompleks, seperti gandum utuh, buah, sayur, dan biji-bijian.
  • Minum air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
  • Mengurangi konsumsi lemak dan daging merah.
  • Memenuhi asupan protein, terutama dari daging putih tanpa lemak (seperti dada ayam), susu rendah lemak, dan sumber protein nabati.
  • Rutin mengonsumsi obat asam urat sesuai anjuran dokter

Pada dasarnya, ragam makanan penurun asam urat tersebut bukanlah obat. Namun pola makan yang tepat dapat membantu penderita untuk mengurangi kemungkinan serangan gejala gout.

Untuk mengatasi penyakit gout dengan saksama, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter. Dengan ini, Anda bisa mendapatkan penanganan sekaligus anjuran diet yang tepat.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/gout-diet/art-20048524
Diakses pada 24 April 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/gout/home-remedies#home-treatments
Diakses pada 24 April 2020

Artikel Terkait