7 Makanan Pantangan untuk Pengidap Kista Ovarium

(0)
23 Jul 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Pengidap kista ovarium sebaiknya hindari makanan pantangan seperti makanan manis dan berlemakMakanan manis dan berlemak adalah pantangan untuk pengidap kista ovarium
Bagi perempuan yang mengidap kista ovarium, jenis makanan yang dikonsumsi bisa berpengaruh pada kondisi gejala yang terjadi. Pada sindrom polikistik ovarium (PCOS), misalnya, mengatur pola makan bisa bantu turunkan berat badan dan membuat kadar hormon kembali normal. Sehingga, siklus menstruasi bisa lebih teratur.Namun perlu diketahui bahwa menghindari makanan pantangan untuk pengidap kista ovarium tidak serta-merta menyembuhkan penyakit ini. Untuk kista yang berukuran besar, perawatan lanjutan seperti konsumsi obat dan operasi tetap perlu dilakukan.

Makanan pantangan pengidap kista ovarium

Makanan pantangan untuk penderita kista ovarium sebenarnya merupakan jenis-jenis yang memang secara umum perlu dibatasi apabila Anda ingin menjalani gaya hidup sehat. Berikut ini beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari.

1. Daging merah

Sebuah penelitian yang menilai hubungan antara konsumsi makanan dengan risiko terbentuknya kista ovarium jinak menemukan bahwa konsumsi daging sapi dan keju berlebihan berhubungan dengan penyakit tersebut. Sehingga, membatasi konsumsi keduanya bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko keparahan kista.

2. Makanan berlemak

Penelitian lain yang dilakukan pada perempuan usia produktif Iran, menunjukkan bahwa tingginya konsumsi lemak juga berpengaruh pada terbentuknya kista ovarium.Disebutkan bahwa perempuan yang mengidap penyakit ini adalah yang mengonsumsi lebih banyak makanan berlemak. Sehingga, perempuan yang sedang berada di usia produktif disarankan untuk mengurangi konsumsi lemak.

3. Nasi putih

Perempuan yang mengidap PCOS memiliki kadar insulin lebih tinggi dari level normal. Sehingga, membatasi makanan yang bisa memicu naiknya kadar insulin adalah hal yang perlu dilakukan. Nasi putih merupakan salah satu jenis makanan tinggi karbohidrat yang bisa memicu naiknya kadar insulin di tubuh.

4. Roti tawar

Roti tawar adalah makanan berbahan tepung terigu, yang mengandung karbohidrat olahan dan sudah diproses dengan berbagai metode.Makanan ini dinilai bisa memicu resistensi insulin, yang dapat berujung pada peningkatan kadar hormon testosteron. Kondisi ini terjadi pada para perempuan pengidap PCOS.

5. Kentang

Sama seperti roti tawar, kentang juga bukan merupakan jenis karbohidrat olahan yang jika dikonsumsi terlalu banyak, bisa memicu resistensi insulin. Sehingga, pengidap kista ovarium perlu membatasi konsumsinya.

6. Makanan dan minuman manis

Pada penderita PCOS, hormon insulin di tubuh diduga tidak bisa bekerja dengan baik dalam mengubah gula menjadi energi. Sehingga, kadar gula di dalam darah cenderung tinggi.Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis seperti soda, jus buah, hingga kue, merupakan salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mengembalikan keseimbangan kadar hormon di tubuh pengidap kista ovarium.

7. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji seperi ayam goreng, kentang goreng, sosis, bakso, maupun snack kemasan merupakan makanan tinggi lemak sekaligus bisa memicu inflamasi atau peradangan jaringan di tubuh.Jenis makanan ini tentu tidak baik untuk para pengidap kista ovarium yang sedang berusaha mengendalikan kadar hormon di tubuhnya.

Makanan yang dianjurkan untuk pengidap kista ovarium

Pengidap kista ovarium, terutama PCOS bisa mendapatkan manfaat dengan mengikuti pola makan yang banyak mengandung makanan-makanan di bawah in.

1. Makanan tinggi serat

Berikut ini beberapa jenis makanan tinggi serat yang baik dimasukkan dalam pola makan pengidap kista ovarium.
  • Brokoli
  • Kembang kol
  • Sayuran berdaun hijau seperti selada
  • Paprika hijau dan merah
  • Ubi
  • Labu

2. Makanan antiinflamasi

Jenis makanan yang bisa megurangi inflamasi juga baik dikonsumsi. Berikut ini contohnya.
  • Tomat
  • Kale
  • Bayam
  • Buah-buahan
  • Ikan
  • Minyak zaitun

3. Makanan tinggi protein dan rendah lemak

Contoh makanan tinggi protein dan rendah lemak yang baik untuk dikonsumsi pengidap kista ovarium adalah tahu, dada ayam, dan ikan.

Mengapa pengidap kista ovarium perlu mengatur pola makan?

Perempuan yang mengidap kista ovarium jenis PCOS, memiliki kadar insulin yang lebih tinggi dibanding normal. Insulin adalah hormon yang akan membantu mengubah gula di tubuh menjadi energi.Kurangnya kadar insulin di tubuh bisa membuat kadar gula darah naik. Kondisi yang sama juga bisa terjadi apabila seseorang mengalami resistensi insulin. Resistensi insulin terjadi ketika tubuh tidak bisa menggunakan insulin yang ada secara efektif.Saat seseorang mengalami resistensi insulin, maka tubuh akan mencoba menambah produksi insulin sebagai usaha untuk menjaga kadar gula darah tetap normal.Tingginya kadar insulin ini lalu akan membuat tubuh memproduksi lebih banyak hormon androgen atau hormon seks pria, salah satunya testosteron. Itulah alasannya, perempuan yang mengalami PCOS memiliki gejala-gejala seperti:
  • Kulit berjerawat
  • Tumbuh banyak rambut, seperti di wajah maupun bagian tubuh lainnya
  • Pola kebotakan seperti pria
  • Menstruasi tidak teratur
Resistensi insulin juga akan membuat seseorang sulit untuk menurunkan berat badan. Ini juga menjadi salah satu alasan yang membuat pengidap kista ovarium banyak mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.Mengatur pola makan bisa membantu menurunkan berat badan dan mengembalikan kadar hormon testosteron kembali normal. Sehingga, gejala-gejala seperti jerawat di kulit bisa mereda. Selain itu, dengan seimbangnya hormon di tubuh, siklus menstruasi juga bisa kembali normal.
kistakista ovariumpcos
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/ovarian-cyst-treatment-at-home
Diakses pada 26 Juni 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4876783/
Diakses pada 26 Juni 2020
National Library of Medicine. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12969583/
Diakses pada 26 Juni 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323002
Diakses pada 26 Juni 2020
Center for Young Women’s Health. https://youngwomenshealth.org/2013/12/12/pcos-nutrition/
Diakses pada 26 Juni 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pcos-diet
Diakses pada 26 Juni 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ovarian-cysts/symptoms-causes/syc-20353405
Diakses pada 26 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait