logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

6 Jenis Makanan Pantangan Pasca Operasi Usus Buntu

open-summary

Salah satu makanan pantangan setelah operasi usus buntu adalah yang tidak memicu gejala tidak nyaman pada perut, seperti makanan bergas. Pasalnya, ini membuat perut semakin tidak nyaman dalam masa pemulihan.


close-summary

23 Sep 2022

| Annisa Amalia Ikhsania

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

pantangan makanan setelah operasi usus buntu

Ada beberapa pantangan makanan setelah operasi usus buntu yang perlu dipatuhi

Table of Content

  • Deretan makanan pantangan setelah operasi usus buntu
  • Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi setelah operasi usus buntu 
  • Hal lain yang perlu diperhatikan setelah operasi usus buntu

Operasi usus buntu adalah salah satu tindakan untuk mengatasi radang usus buntu (apendisitis). Setelah operasi usus buntu, ada beberapa jenis makanan pantangan yang harus dipatuhi para pasien.

Advertisement

Makanan pantangan setelah operasi usus buntu disarankan dengan tujuan untuk mempercepat proses pemulihan serta mencegah timbulnya risiko komplikasi, seperti sembelit atau gula darah tinggi.

Lantas, apa saja jenis makanan pantangan setelah operasi usus buntu yang harus dihindari pasien?

Deretan makanan pantangan setelah operasi usus buntu

Biasanya, proses pemulihan operasi usus buntu berlangsung selama 1-3 minggu. Selama proses pemulihan ini Anda perlu beristirahat dan makan makanan bergizi agar pemulihan lebih cepat.

Untuk membantu proses pemulihan, ada beberapa pantangan makanan yang perlu Anda ikuti setelah operasi usus buntu. Berikut adalah beberapa pantangan makanan setelah operasi usus buntu.

1. Makanan yang mengandung lemak tinggi

Salah satu pantangan setelah operasi usus buntu adalah mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi, seperti gorengan, makanan olahan, daging, keju, kue manis, cokelat, dan susu.

Makanan tinggi lemak sulit dicerna oleh tubuh. {asien operasi usus buntu yang masih dalam masa pemulihan bisa merasa mual, bahkan menyebabkan diare.

2. Makanan yang mengandung gas tinggi

Setelah melakukan prosedur operasi, umumnya pasien akan merasa kembung dan ingin buang gas. Oleh karena itu, pasien operasi termasuk operasi usus buntu sebaiknya tidak makan makanan yang mengandung gas tinggi.

Makanan yang mengandung gas tinggi dapat menyebabkan perut semakin kembung dan terasa tidak nyaman. Beberapa jenis makanan yang mengandung gas tinggi, antara lain kacang-kacangan, kubis, kol, brokoli, dan selada.

3. Makanan tinggi gula

Makanan pantangan setelah operasi usus buntu yang tidak boleh dikonsumsi berikutnya adalah yang mengandung tinggi gula, seperti permen, jelly, dan kue-kue kering.

Mengonsumsi makanan yang mengandung gula dalam jumlah besar dapat menimbulkan diare pascaoperasi usus buntu.

4. Makanan bertekstur padat

Setelah operasi usus buntu, tubuh Anda akan melalui proses pemulihan, khususnya saluran cerna. Makan makanan bertekstur padat akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna.

Contoh makanan bertekstur padat, yakni daging merah, beberapa jenis sayuran, kacang-kacangan, dan jenis makanan padat lainnya yang membutuhkan usaha untuk dikunyah.

5. Makanan pedas

Pantangan makanan setelah operasi usus buntu lainnya, yaitu makanan pedas. Ya, makanan pedas bisa menyebabkan risiko komplikasi pada pencernaan, seperti perut terasa tidak nyaman hingga diare.

Bukan tidak mungkin mengonsumsi makanan pedas pascaoperasi usus buntu dapat menimbulkan komplikasi lain.

6. Minuman atau minuman yang mengandung alkohol

Minuman atau makanan yang mengandung alkohol sebaiknya hindari untuk dikonsumsi setelah Anda melakukan prosedur operasi apa pun, termasuk operasi usus buntu.

Selain tidak baik bagi kesehatan tubuh, konsumsi minuman atau makanan yang mengandung alkohol dapat bereaksi negatif apabila bertemu dengan sisa pembiusan dalam tubuh setelah operasi.

Akan tetapi, jenis makanan pantangan setelah operasi usus buntu ini belum tentu berlaku bagi setiap orang. Pasalnya, beberapa orang mungkin bisa mengonsumsi makanan tersebut pascaoperasi.

Baca Juga: 7 Cara Mencegah Usus Buntu yang Dapat Anda Lakukan

Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi setelah operasi usus buntu 

Berikut adalah pilihan makanan yang bisa Anda konsumsi setelah operasi usus buntu, meliputi:

1. Makanan bertekstur halus dan mudah dicerna

Setelah menjalani tindakan operasi apa pun, termasuk operasi usus buntu, sebaiknya mulailah dengan mengonsumsi makanan bertekstur halus dan mudah dicerna. Kedua jenis makanan tersebut tidak berisiko menimbulkan gangguan pencernaan, seperti mual dan muntah.

Meski mengandung banyak protein dan kalsium, jenis makanan ini memiliki kandungan vitamin dan zat besi yang sedikit. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya tidak mengonsumsinya dalam jangka waktu yang lama.

Beberapa rekomendasi makanan bertekstur halus dan mudah dicerna adalah

Sup kaldu

Sup kaldu adalah salah satu makanan halus dan mudah dicerna. Anda bisa mengonsumsinya sedikit demi sedikit guna menghindari timbulnya rasa mual dan muntah. Kandungan protein dalam sup kaldu dapat membantu mengembalikan kekuatan tubuh dan mempercepat proses pemulihan Anda.

Labu

Labu memiliki banyak nutrisi, terutama beta karoten, di dalamnya. Beta karoten mengandung vitamin A yang membantu mempercepat proses penyembuhan. Konsumsi labu yang dimasak dengan cara dihaluskan sehingga jadi lebih mudah dicerna.

Selain labu, Anda juga mengonsumsi jenis makanan lain yang mengandung beta karoten, seperti wortel dan beberapa sayuran hijau. Pastikan makanan tersebut dimasak dengan benar agar mudah dicerna.

Yogurt

Yogurt juga bisa Anda konsumsi sebagai makanan yang bisa dikonsumsi setelah operasi usus buntu. Tak hanya mudah dicerna, yogurt juga memiliki nutrisi yang baik. Anda bisa memilih yogurt rendah gula yang lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Makanlah yogurt sedikit demi sedikit, lalu tingkatkan jumlah konsumsinya.

2. Makanan yang mengandung banyak nutrisi

Setelah beberapa hari pascaoperasi usus buntu, secara bertahap Anda dapat mengonsumsi makanan dengan tekstur sedikit lebih padat dari sebelumnya. Namun, pastikan jenis makanan tersebut harus yang mengandung banyak nutrisi, seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral.

Berbagai jenis makanan yang bisa menjadi pilihan adalah yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan zat besi, seperti biji-bijian utuh, daging merah, ikan, telur, serta buah-buahan dan sayuran segar.

Makan makanan yang mengandung banyak nutrisi dapat membantu mempercepat proses pemulihan Anda setelah operasi.

Pilihan makanan dapat berupa bubur, nasi tim atau nasi lunak. Walaupun daging, sayuran, dan beberapa jenis makanan lainnya memiliki tekstur keras, Anda dapat mengolahnya sampai benar-benar lunak untuk dinikmati.

Tetap penuhi kebutuhan nutrisi yang lengkap agar bekas operasi cepat sembuh dan membaik, kecuali memang Anda memiliki alergi terhadap makanan tertentu.

Baca Juga

  • Memahami Peran Dokter Anestesi dan Subspesialisasinya
  • Pasien Rawat Inap Tetap Butuh Konsultasi Dokter Setelah Pulang dari RS
  • Tips Mengetahui Letak Usus Buntu dan Gejala-Gejala Penyakitnya

Hal lain yang perlu diperhatikan setelah operasi usus buntu

Para pasien usus buntu mungkin merasa sulit makan lantaran makanan akan terasa lebih hambar. Untuk menyiasatinya, makanlah sedikit demi sedikit, tetapi dalam jumlah lebih sering.

Langkah ini untuk memastikan tubuh tetap mendapatkan nutrisi dan kalori yang diperlukan demi penyembuhan Anda.

Selain mengikuti pantangan terkait makanan yang tidak boleh dikonsumsi setelah usus buntu, menerapkan beberapa hal berikut ini juga bisa membantu proses penyembuhan:

  • Hindari aktivitas berat setelah operasi. Jika operasi usus buntu dilakukan secara laparoskopi, batasi aktivitas selama 3-5 hari. Jika menjalani operasi usus buntu terbuka, batasi aktivitas selama 10-14 hari.
  • Letakan bantal di perut ketika batuk, tertawa atau saat ingin bergerak untuk mengurangi rasa sakit. 
  • Konsumsi obat pereda nyeri
  • Bergerak atau bangun dari duduk dengan perlahan
  • Rutin mulai jalan pendek untuk tetap aktif setelah menjalani operasi
  • Istirahat yang cukup. 

Pastikan Anda memahami juga cara merawat luka bekas operasi. Anda bisa bertanya juga dengan dokter lewat fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

operasiusus buntu

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved