2 Makanan Khas Jawa Timur Ini Menyehatkan dan Digemari Banyak Orang

(0)
07 Jul 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Salah satu makanan khas Jawa Timur adalah rujak cingurSerposi rujak cingur yang menggiurkan
Makanan khas Jawa Timur menawarkan begitu banyak pilihan dan selalu menggugah selera. Dari Pacitan sampai Banyuwangi, Jawa Timur memiliki berbagai makanan daerah dengan cita rasa khas dan karakteristik yang umumnya sama, yakni pedas dan gurih. Selain dikenal akan kelezatannya, beberapa makanan khas Jawa Timur bahkan dikenal baik bagi kesehatan tubuh Anda.

Makanan khas Jawa Timur yang sehat dan lezat

Dua di antara sekian banyak kuliner populer dari Jawa Timur adalah rawon dan rujak cingur. Jika rawon menggunakan daging, maka rujak cingur menggunakan mulut sapi (moncong) atau kikil. Kelezatan rawon dan rujak cingur dilengkapi dengan kandungan gizi kaya manfaat dari berbagai bahan dan bumbu yang digunakan.

1. Rawon kuah kluwek

Salah satu makanan khas Jawa Timur yang paling terkenal adalah rawon, yakni sup daging sapi dengan kuah hitam yang kental. Selain rasanya yang menggugah selera, perpaduan manis gurih dengan irisan daging sapi yang dimasak empuk, membuat rawon jadi favorit banyak orang.Daging sapi bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan vitamin B3, B6 dan B12, zat besi, selenium, zinc, dan fosfor. Mengonsumsi daging merah (seperti daging sapi) dapat membantu pertumbuhan, meningkatkan massa otot, menambah energi, dan mencegah anemia.Bumbu utama rawon yang membuatnya berwarna hitam dan beraroma khas adalah biji kluwak. Kluwak merupakan salah satu tumbuhan khas Melanesia dengan nama latin Pangium Edule dan dikenal juga dengan sebutan kepayang, picung, atau kalowa.Sebenarnya, seluruh bagian pohon kluwak, termasuk bijinya, sangat beracun. Agar dapat dikonsumsi, biji kluwak harus diproses dulu dengan cara dicuci dan direbus, lalu dibungkus abu dan daun pisang sebelum kemudian dikubur di dalam tanah selama dua minggu. Hanya setelah melalui proses tersebut, kluwak bisa dimanfaatkan sebagai bumbu rawon.Kluwak yang telah menjadi bumbu memiliki banyak kandungan nutrisi, di antaranya zat besi, serat, magnesium, dan vitamin C.  Selain kluwak, rawon juga menggunakan berbagai rempah-rempah yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti kunyit, serai, dan asam jawa.

2. Rujak cingur

Salah satu makanan khas Jawa Timur yang banyak penggemarnya adalah rujak cingur. Sesuai namanya, ciri khas dari rujak cingur adalah bahan cingur atau mulut sapi dan bumbu petis. Tapi karena mahalnya harga cingur, saat ini sudah banyak yang mengganti cingur dengan kikil sapi.Rujak cingur terbuat dari berbagai bahan lengkap berupa buah dan sayuran. Buah-buahan yang digunakan, antara lain bengkoang, mentimun, nanas, kedondong, dan mangga muda. Sementara untuk bahan sayurannya ada kangkung, kacang panjang, taoge, dan bendoyo (krai rebus). Sayur dan buah-buahan tersebut dilengkapi juga dengan tempe, tahu, lontong, serta tentunya cingur atau kikil.Karena bahan pembuatnya terdiri dari beraneka ragam sayuran dan buah, maka tidak mengherankan jika rujak cingur memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral yang bermanfaat. Buah-buahan, seperti bengkoang, nanas, mentimun, dan mangga, juga mengandung antioksidan yang dapat membantu tubuh Anda memerangi radikal bebas.Ragam kandungan gizi yang ada di dalamnya, membuat rujak cingur termasuk makanan khas Jawa Timur dengan gizi seimbang. Cingur atau kikil sebagai bahan utama juga tidak kalah bermanfaat. Kandungan kolagen yang terdapat pada kikil berguna untuk menjaga elastisitas kulit, menjaga fungsi otot, dan mengurangi sakit akibat radang sendi (osteoarthritis).Dua makanan khas Jawa Timur di atas memang lezat. Meski demikian, tetap sesuaikan konsumsi makanan dengan kondisi kesehatan Anda. Jika memiliki sakit maag atau asam lambung, sebaiknya hindari konsumsi buah-buahan asam, seperti nanas atau mangga muda.Demikian juga, jika Anda memiliki pantangan atau alergi pada salah satu bahan makanan. Pastikan bahwa makanan yang Anda konsumsi bebas dari bahan-bahan pemicu alergi atau kambuhnya penyakit.
makanan sehat
Healthline
https://www.healthline.com/nutrition/foods/beef#benefits
https://www.healthline.com/nutrition/collagen#The-bottom-line
Diakses 20 Juni 2020
Goethe Institute
https://www.goethe.de/ins/id/en/kul/pkt/icp/kpe.html
Diakses 21 Juni 2020
Health Benefits Times
https://www.healthbenefitstimes.com/football-fruit-facts-and-health-benefits/
Diakses 21 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait