Pantangan dan Rekomendasi Makanan Ibu Menyusui untuk ASI Berkualitas

Kualitas ASI antara lain dipengaruhi oleh pola serta jenin makanan yang dikonsumsi ibu menyusui
Pola serta jenis makanan ibu menyusui, bisa memengaruhi kualitas ASI.

Kualitas ASI yang dihasilkan oleh ibu sangat berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang bayi. Kabar buruknya, kualitas ASI yang buruk pun akan berdampak pada kurang optimalnya perkembangan dan pertumbuhan bayi. Pola dan jenis makanan ibu menyusui bisa jadi alasan utama di balik masalah ini. Supaya produksi ASI berkualitas dan jumlahnya mencukupi kebutuhan bayi, perhatikan aturan makanan ibu menyusui berikut ini.

Makanan Ibu Menyusui untuk ASI Berkualitas

Ibu menyusui perlu mengonsumsi makanan tinggi nutrisi. Sebab, diperlukan sekitar 500 kalori agar produksi susu harian bayi tercukupi. Makanan ibu menyusui idealnya harus mengandung karbohidrat, protein, vitamin, zat besi, antioksidan, kalsium, dan sebagainya. Beberapa contoh makanan berikut ini sangat direkomendasikan untuk ibu menyusui.

Gandum utuh:

Selain karbohidrat, gandum utuh juga kaya asam folat dan serat. Dua zat ini sangat penting untuk memproduksi ASI berkualitas.

Beras merah:

Berbeda dari beras putih, beras merah tidak membuat gula darah naik.

Telur:

Telur merupakan sumber protein yang mudah didapat dan harganya terjangkau. Asam lemak esensial pada ASI akan meningkat jika ibu rutin mengonsumsi telur.

Buah-buahan:

Buah mengandung berbagai vitamin yang bermanfaat untuk menambah energi. Selain itu, kandungan mikronutrisi dan serat juga sangat penting dalam pembentukan ASI. Beberapa contoh buah yang dimaksud seperti jeruk, apel, anggur, beragam jenis beri, dan tomat.

Sayuran hijau:

Sayuran hijau kaya akan vitamin, antioksidan, serat, dan zat besi yang baik untuk kesehatan ibu dan bayi.

Produk olahan susu:

Mengonsumsi susu juga sangat baik untuk Ibu menyusui karena susu mengandung kalsium, vitamin D, protein, dan vitamin B. Selain susu murni, Anda juga bisa mengonsumsi produk olahan susu lainnya, seperti yogurt.

Ikan salmon:

Makanan ibu menyusui ini kaya akan DHA yang penting bagi perkembangan saraf bayi. Sebaiknya, konsumsi ikan salmon sebanyak 12 ons per minggu. Jangan berlebihan, karena salmon juga mengandung merkuri, meskipun dalam jumlah kecil.

Kurma dan kacang almond:

Kalsium yang terkandung dalam dua makanan ini dapat meningkatkan produksi ASI.

Sebagai catatan, konsumsi makanan di atas secara seimbang. Jangan berlebihan, karena tubuh juga mempunyai batasan untuk menerima nutrisi. Lalu, adakah jenis makanan yang seharusnya dihindari oleh ibu menyusui?

Makanan Pantangan bagi Ibu Menyusui

Tak semua jenis makanan boleh dikonsumsi oleh ibu menyusui. Beberapa makanan berikut ini sebaiknya dihindari.

Alkohol:

Kandungan zat alkohol dapat mengganggu saraf bayi.

Ikan jenis tertentu:

Beberapa jenis makanan laut seperti hiu, makarel, todak, dan kakap perlu dihindari karena mengandung merkuri.

Makanan atau minuman yang mengandung kafeina:

Efek kafeina juga dapat terjadi pada bayi lewat ASI, sehingga mengakibatkan bayi sering rewel dan susah tidur.

Makanan yang menghambat kelancaran ASI:

Hindari makanan seperti peterseli dan peppermint.

Makanan yang menimbulkan alergi dan gangguan pencernaan:

Seperti kafeina, efek alergi dan gangguan pencernaan juga dapat menurun pada bayi lewat ASI.

Jenis-jenis makanan dan minuman di atas untuk ibu menyusui, dapat dijadikan panduan. Sehingga, ASI yang dihasilkan berkualitas dan mampu mencukupi kebutuhan harian bayi

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/breastfeeding-diet-101#section3
Diakses pada November 2018

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322844.php
Diakses pada November 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed