Makanan yang Mengandung Vitamin D untuk Pemulihan Patah Tulang

Ikan merupakan makanan yang mengandung vitamin D yang dapat membantu penyembuhan patah tulang
Mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin D, akan mempercepat pemulihan patah tulang.

Bagi Anda yang mengalami patah tulang, mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Salah satunya adalah makanan yang mengandung vitamin D.

Meski saat ini telah tersedia banyak suplemen vitamin D, alangkah lebih baiknya jika Anda mendapatkannya secara alami dari makanan maupun sinar matahari.

Konsumsi Vitamin D dan Proses Penyembuhan Patah Tulang

Hingga saat ini, penelitian mengenai manfaat mengonsumsi vitamin D untuk mempercepat proses penyembuhan patah tulang memang belum banyak dilakukan. Namun, vitamin ini dipercaya dapat memberikan manfaat dalam pembentukan kembali mineral pada tulang dan menjaga keutuhan tulang.

Vitamin D juga membantu darah menyerap kalsium yang dapat digunakan untuk pembentukan mineral tersebut. Konsumsi vitamin D yang cukup merupakan kunci untuk mendapatkan tulang kuat, dan dapat mengurangi risiko kerusakan tulang bagi lansia.

Namun, bukan hanya vitamin D dan kalsium yang berperan pada proses penyembuhan tulang. Kolagen juga memegang peranan penting sebagai pelindung tulang, yang diibaratkan sebagai bingkai dari tulang.

Oleh karena itu, penderita patah tulang harus menjalani pola makan sehat dan seimbang, yang bermanfaat bagi kesehatan tulang.

Jenis Makanan dan Minuman yang Mengandung Vitamin D

Untuk mendapatkan asupan dengan vitamin D yang cukup secara alami, Anda dapat mengonsumsi makanan dan minuman di bawah ini.

1. Ikan

Ikan dengan daging berwarna gelap seperti salmon, sarden, dan makarel merupakan sumber makanan yang kaya akan vitamin D. Mengonsumsi ikan setidaknya setiap satu minggu sekali, dipercaya dapat mengurangi risiko patah tulang hingga sekitar 30 persen.

Ikan juga kaya akan kandungan kalsium dan asam lemak omega-3. Kedua komponen ini juga dapat memperkuat tulang dan membantu mencegah terjadinya kerusakan tulang.

2. Kuning Telur

Selain ikan, kuning telur juga merupakan sumber vitamin D. Telur sering disebut sebagai bahan makanan yang kaya akan protein. Namun, protein sebenarnya hanya terkandung pada putih telur.

Sementara itu, kuning telur mengandung lemak serta berbagai vitamin dan mineral. Pilihlah telur dari ayam kampung, karena mengandung lebih banyak vitamin D dibandingkan dengan ayam dari peternakan.

3. Jamur

Sama seperti manusia, jamur juga dapat mensintesis vitamin D yang didapatkan dari sinar matahari. Vitamin D yang terkandung dalam jamur merupakan jenis D2. Sementara itu, vitamin D yang didapatkan dari produk hewani, merupakan jenis D3.

Vitamin D2 dapat membantu menaikkan kadar vitamin D dalam darah, tapi tidak dapat berperan seefektif vitamin D3. Jamur liar umumnya mengandung lebih banyak vitamin D, dibandingkan dengan jamur yang dibudidayakan di perkebunan.

Jamur yang dikembangkan melalui budidaya, umumnya tumbuh dalam kegelapan, sehingga tidak cukup banyak menyerap vitamin D dari sinar matahari.

4. Makanan dan minuman yang Diperkaya dengan vitamin D

Sumber alami vitamin D memang terbatas, terutama apabila Anda termasuk orang yang tidak menyukai ikan atau seorang vegetarian. Beruntung, saat ini berbagai bahan makanan yang semula tidak mengandung vitamin D, telah mendapatkan tambahan vitamin D untuk memperkaya nilai gizinya.

Makan dan minuman tersebut di antaranya:

Pengobatan patah tulang yang paling baik, tentu harus melewati prosedur medis dengan dokter spesialis ortopedi. Makanan-makanan di atas hanyalah sebagai pendukung, agar tubuh memiliki kondisi yang baik, sebagai persiapan masa penyembuhan.

Jangan lupa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai pola makan yang tepat selama masa penyembuhan. Selanjutnya jika sudah diperbolehkan dokter, jangan lupa berolahraga secara teratur.

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5804294/
Diakses pada 10 April 2019

WebMD. https://www.webmd.com/osteoporosis/osteo-fracture-diet#1
Diakses pada 10 April 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/9-foods-high-in-vitamin-d
Diakses pada 10 April 2019

Podiatry Institute. http://www.podiatryinstitute.com/pdfs/Update_2015/2015_12.pdf
Diakses pada 10 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed