Rekomendasi Makanan yang Mengandung Vitamin D untuk Patah Tulang


Makanan yang mengandung vitamin D berperan penting untuk penyembuhan patah tulang. Mulai dari Ikan, kuning telur, hingga jamur merupakan sumber vitamin D yang bisa Anda coba.

(0)
20 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Makanan yang mengandung vitamin D untuk patah tulangMengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin D, akan mempercepat pemulihan patah tulang.
Bagi Anda yang mengalami patah tulang, mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Salah satunya adalah makanan yang mengandung vitamin D.Meski saat ini telah tersedia banyak suplemen vitamin D, alangkah lebih baiknya jika Anda mendapatkannya secara alami dari makanan maupun sinar matahari.

Konsumsi vitamin D dan proses penyembuhan patah tulang

Hingga saat ini, penelitian mengenai manfaat mengonsumsi vitamin D untuk mempercepat proses penyembuhan patah tulang memang belum banyak dilakukan. Namun, vitamin ini dipercaya dapat memberikan manfaat dalam pembentukan kembali mineral pada tulang dan menjaga keutuhan tulang.Vitamin D juga membantu darah menyerap kalsium yang dapat digunakan untuk pembentukan mineral tersebut. Konsumsi vitamin D yang cukup merupakan kunci untuk mendapatkan tulang kuat, dan dapat mengurangi risiko kerusakan tulang bagi lansia.Namun, bukan hanya vitamin D dan kalsium yang berperan pada proses penyembuhan tulang. Kolagen juga memegang peranan penting sebagai pelindung tulang, yang diibaratkan sebagai bingkai dari tulang.Oleh karena itu, penderita patah tulang harus menjalani pola makan sehat dan seimbang, yang bermanfaat bagi kesehatan tulang.

Jenis-jenis makanan yang mengandung vitamin D

Untuk mendapatkan asupan dengan vitamin D yang cukup secara alami, Anda dapat mengonsumsi makanan dan minuman di bawah ini.

1. Ikan

Ikan dengan daging berwarna gelap seperti salmon, sarden, dan makarel merupakan sumber makanan yang kaya akan vitamin D. Mengonsumsi ikan setidaknya setiap satu minggu sekali, dipercaya dapat mengurangi risiko patah tulang hingga sekitar 30 persen.Ikan juga kaya akan kandungan kalsium dan asam lemak omega-3. Kedua komponen ini juga dapat memperkuat tulang dan membantu mencegah terjadinya kerusakan tulang.

2. Kuning telur

Selain ikan, kuning telur juga merupakan sumber vitamin D. Telur sering disebut sebagai bahan makanan yang kaya akan protein. Namun, protein sebenarnya hanya terkandung pada putih telur.Sementara itu, kuning telur mengandung lemak serta berbagai vitamin dan mineral. Pilihlah telur dari ayam kampung, karena mengandung lebih banyak vitamin D dibandingkan dengan ayam dari peternakan.

3. Jamur

Sama seperti manusia, jamur juga dapat mensintesis vitamin D yang didapatkan dari sinar matahari. Vitamin D yang terkandung dalam jamur merupakan jenis D2. Sementara itu, vitamin D yang didapatkan dari produk hewani, merupakan jenis D3.Vitamin D2 dapat membantu menaikkan kadar vitamin D dalam darah, tapi tidak dapat berperan seefektif vitamin D3. Jamur liar umumnya mengandung lebih banyak vitamin D, dibandingkan dengan jamur yang dibudidayakan di perkebunan. Jamur yang dikembangkan melalui budidaya, umumnya tumbuh dalam kegelapan, sehingga tidak cukup banyak menyerap vitamin D dari sinar matahari.

4. Susu

Susu yang banyak mengandung vitamin D adalah susu sapi. Susu sapi merupakan jenis susu yang paling umum dikonsumsi secara alami karena sumber nutrisinya yang baik, meliputi kalsium, fosfor, dan riboflavin.Menurut penelitian dari NCBI, susu sapi umumnyanya mengandung sekitar 115–130 IU per cangkir (237 ml), atau sekitar 15–22% dari DV.

5. Susu kedelai

Vitamin D umumnya bisa Anda dapatkan dalam produk hewani. Oleh karena itu, vegetarian dan vegan sangat berisiko tinggi tidak mendapatkan cukup vitamin D.Karena alasan ini, pengganti susu nabati seperti susu kedelai bisa jadi salah satu pilihan Anda. Susu kedelai memeliki kandungan vitamin D serta vitamin dan mineral lain yang bisa Anda temukan dalam susu sapi.Satu cangkir (237 ml) susu kedelai biasanya mengandung 107–117 IU vitamin D, atau 13–15% dari DV.

6. Jus jeruk

Sekitar 75% orang di seluruh dunia tidak toleran terhadap laktosa, dan 2-3% lainnya memiliki alergi susu. Oleh karena itu, beberapa negara memilih jus jeruk yang kaya akan kandungan vitamin D dan nutrisi lain, seperti kalsium.Satu cangkir (237 ml) jus jeruk yang dikonsumsi setiap sarapan dapat memenuhi 100 IU vitamin D, atau 12% dari DV.

7. Sereal dan oatmeal

Sereal tertentu dan oatmeal juga diperkaya akan kandungan vitamin D. Setengah cangkir (78 gram) makanan ini dapat menyediakan 54-136 IU, atau hingga 17% dari DV.Meskipun sereal dan oatmeal hanya memberikan lebih sedikit vitamin D dibandingkan sumber-sumber alami, keduanya masih bisa menjadi salah satu pilihan Anda untuk meningkatkan asupan vitamin D.Pengobatan patah tulang yang paling baik, tentu harus melewati prosedur medis dengan dokter spesialis ortopedi. Makanan-makanan di atas hanyalah sebagai pendukung, agar tubuh memiliki kondisi yang baik, sebagai persiapan masa penyembuhan. Jangan lupa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai pola makan yang tepat selama masa penyembuhan. Selanjutnya jika sudah diperbolehkan dokter, jangan lupa berolahraga secara teratur.
makanan sehatdiet sehatpatah tulangvitamin d
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5804294/
Diakses pada 10 April 2019
WebMD. https://www.webmd.com/osteoporosis/osteo-fracture-diet#1
Diakses pada 10 April 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/9-foods-high-in-vitamin-d
Diakses pada 10 April 2019
Podiatry Institute. http://www.podiatryinstitute.com/pdfs/Update_2015/2015_12.pdf
Diakses pada 10 April 2019
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23858093/Diakses pada 12 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait