Inilah Makanan dan Minuman yang Bisa Menyebabkan Jantung Berdebar

Salah satu penyebab jantung berdebar adalah kebiasaan mengonsumsi kopi
Kopi menjadi salah satu minuman yang bisa menyebabkan jantung berdebar.

Jantung berdebar tidak hanya bisa disebabkan oleh kondisi psikologis seperti rasa cemas, stres, dan takut. Anda mungkin pernah mengalami, jantung terasa berdetak cukup kencang, setelah mengonsumsi sesuatu.

Hal tersebut tidak mengherankan, karena memang ada beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa membuat jantung menjadi berdebar. Kopi mungkin sudah menjadi asupan yang diketahui bisa menyebabkan kondisi ini. Namun, minuman bukanlah satu-satunya penyebab jantung berdebar.

[[artikel-terkait]]

Makanan dan minuman penyebab jantung berdebar

Meski umumnya bukanlah kondisi yang berbahaya, jantung berdebar bisa membuat Anda tidak nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Agar jantung bisa tetap tenang, hindarilah beberapa makanan dan minuman dengan kandungan berikut ini.

1. Kafein

Kafein telah lama dipercaya sebagai salah satu bahan yang bisa membuat jantung berdebar. Tidak hanya pada kopi, kandungan ini juga bisa Anda temui pada minuman lain, seperti:

  • Teh
  • Soda
  • Minuman berenergi
  • Cokelat

Kafein dapat membuat sistem saraf simpatik menjadi lebih aktif, dan meningkatkan produksi hormon stres, seperti adrenalin dan kortisol. Tidak hanya itu, kafein juga meningkatkan tekanan darah serta detak jantung.

Namun, suatu penelitian menyebutkan, kafein tidak berpengaruh terhadap kondisi jantung berdebar. Sehingga, perlu dilakukan penelitian tambahan untuk benar-benar mengetahui pengaruh kafein dalam kondisi ini.

2. Alkohol

Alkohol adalah salah satu penyebab paling umum yang bisa membuat jantung Anda berdebar. Apalagi, jika sebelumnya Anda memiliki riwayat gangguan jantung seperti aritmia, atau gangguan detak jantung.

3. Gula

Gula juga dipercaya sebagai salah satu bahan makanan dan minuman yang bisa menyebabkan jantung berdebar. Salah satu contoh sederhana yang bisa diingat adalah, saat Anda terlalu banyak mengonsumsi gula, sehingga mengalami sugar rush.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan jantung Anda berdebar. Lalu, saat gula darah kembali turun, Anda kembali akan merasakan jantung berdetak kencang.

4. MSG

Hingga saat ini, memang belum terdapat penelitian yang menunjukkan pengaruh monosodium glutamat (MSG) terhadap detak jantung. Namun, beberapa kasus jantung berdebar terjadi setelah mengonsumsi makanan yang mengandung banyak MSG.

Jika Anda termasuk salah satunya, batasi konsumsi MSG, agar kondisi ini tidak kembali terjadi.

Konsumsi obat tertentu juga bisa membuat jantung berdebar

Detak jantung juga dapat meningkat, saat Anda mengonsumsi obat-obatan tertentu. Obat yang umum dikonsumsi seperti obat pilek, alergi dan asma, yang mengandung phenylephrine atau pseudoephedrine, bisa membuat jantung Anda berdebar.

Selain itu, beberapa jenis obat dan kandungannya di bawah ini juga bisa membuat Anda merasakan debaran jantung yang lebih kencang.

  • Pil diet
  • Suplemen herbal
  • Obat yang mengandung hormon tiroid
  • Antibiotik tertentu, seperti: azithromycin, amoxicillin, levofloxacin, serta ciprofloxacin
  • Amphetamine
  • Kokain
  • Nicotine

Penderita diabetes yang menggunakan insulin untuk menurunkan kadar gula darah, juga bisa terkena kondisi ini. Jantung akan mulai berdebar, saat kadar gula darah menjadi terlalu rendah setelah makan, akibat adanya kelebihan insulin di tubuh.

Apakah jantung berdebar kondisi yang berbahaya?

Kondisi jantung berdebar secara umum sebenarnya bukanlah kondisi yang berbahaya. Namun, pada beberapa kasus, kondisi ini juga bisa menandakan suatu penyakit yang lebih serius, terutama apabila disertai dengan:

  • Kepala terasa pusing
  • Terlihat seperti orang kebingungan
  • Kepala terasa berputar-putar
  • Sesak napas
  • Pingsan saat jantung mulai berdebar lebih kencang
  • Nyeri dada
  • Dada terasa sesak dan tertekan
  • Leher, tangan, dan rahang menjadi kaku
  • Tubuh berkeringat 
  • Napas pendek-pendek

Apabila gejala-gejala di atas mulai dialami, maka segeralah menghubungi dokter.

Ini yang harus dilakukan jika jantung dirasa berdebar

Perawatan untuk kondisi ini, dapat berbeda tergantung dari penyebab jantung berdebar yang dialami. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mencari kondisi ini disebabkan oleh adanya kelainan detak jantung atau karena pola konsumsi yang terdiri dari banyak makanan maupun minuman pemicu jatung berdebar.

Pada kebanyakan kasus, apabila secara fisik Anda dinilai sehat, maka dokter tidak akan memberikan perawatan khusus. Apabila jantung yang berdebar disebabkan karena makanan atau minuman tertentu, maka hindari makanan yang bisa menyebabkan jantung berdebar tersebut, agar kesehatan jantung Anda senantiasa terjaga.

Apabila jantung berdebar ternyata disebabkan oleh kondisi kelainan jantung atau gejala penyakit lainnya, maka dokter akan membuatkan rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda. Perawatan yang dilakukan umumnya meliputi pemberian obat hingga prosedur operasi apabila penyakit yang dialami sudah cukup parah.

Segera hubungi dokter apabila Anda merasa memiliki kelainan detak jantung, yang telah berlangsung cukup lama.

Healthline. https://www.healthline.com/health/heart-disease/heart-palpitations-after-eating
Diakses pada 20 Juni 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322262.php
Diakses pada 20 Juni 2019

Heart MD Institute. https://heartmdinstitute.com/heart-health/3-foods-cause-heart-palpitations/
Diakses pada 20 Juni 2019

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17084-heart-palpitations/management-and-treatment
Diakses pada 20 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed