Makanan agar cepat hamil dapat meningkatkan kesuburan
Salmon, telur, dan kacang-kacangan merupakan makanan yang wajib dikonsumsi oleh pasangan yang sedang program hamil

Sebagian besar pasangan ingin mempunyai buah hati yang mampu melengkapi keluarga kecil mereka, bahkan beberapa pasangan merasa bahwa memiliki anak adalah pemenuhan makna dari pembentukan keluarga.

Berbagai cara ditempuh oleh tiap pasangan untuk bisa memiliki anak, salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan agar cepat hamil. Meskipun demikian, apakah benar bahwa mengonsumsi makanan tertentu dapat meningkatkan kesuburan?

[[artikel-terkait]]

Apa saja makanan agar cepat hamil?

Makanan-makanan berikut ini dapat meningkatkan kesuburan Anda dan pasangan. Masukkan makanan berikut ini dalam menu harian Anda.

  • Produk susu

Sebuah penelitian mendapati bahwa konsumsi produk susu mengurangi risiko munculnya menstruasi tanpa mengeluarkan sel telur (anovulasi) dan karenanya bisa menjadi salah satu makanan agar cepat hamil.

Sebaiknya konsumsi produk susu berupa susu atau yogurt dengan kandungan lemak utuh, keju, dan sebagainya.

  • Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah salah satu sumber protein yang berasal dari tumbuhan dan tidak menimbulkan masalah pada produksi sel telur.

Selain protein, kacang-kacangan juga mengandung asam folat yang penting untuk proses kehamilan dan serat yang berguna untuk keseimbangan hormon

  • Telur

Mudah didapatkan dan murah adalah beberapa kelebihan dari telur. Telur, terutama bagian kuningnya merupakan sumber vitamin B dan omega-3 yang membantu untuk kesuburan.

  • Salmon

Salmon sudah cukup terkenal sebagai salah satu bahan makanan yang sehat dan sumber vitamin D, omega-3, serta asam lemak esensial lainnya. Semua kandungan nutrisi tersebut membantu proses kehamilan dan baik untuk kesehatan janin.

Sebaiknya pilihlah ikan salmon yang ditangkap di alam liar dan bukan yang diternakkan. Namun, Anda harus berhati-hati terhadap kontaminasi merkuri pada daging ikan.

  • Asparagus

Tidak hanya rendah kalori, secangkir asparagus yang telah direbus mampu memenuhi lebih dari 60 persen asupan asam folat harian Anda dan memenuhi asupan vitamin K harian Anda.

Selain asam folat dan vitamin K, secangkir asparagus yang direbus memenuhi 20 persen asupan harian vitamin C, vitamin A, dan vitamin B harian.

  • Hati sapi

Sebenarnya organ hati yang dikonsumsi tidak perlu dari sapi, tetapi organ hati sapi memiliki kandungan nutrisi yang lebih banyak. Daging sapi memiliki kandungan koenzim Q10 yang meningkatkan kualitas indung telur pada wanita.

Selain itu, hati sapi juga mengandung vitamin A, vitamin B12, riboflavin, dan asam folat yang berperan dalam proses kehamilan.

  • Buah Jeruk

Buah jeruk dapat ditemukan di berbagai tempat dengan harga yang relatif murah. Vitamin C yang tinggi adalah salah satu kandungan dalam buah jeruk yang sudah umum diketahui.

Vitamin C dalam buah jeruk membantu untuk menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh wanita. Makanan agar cepat hamil yang satu ini juga mengandung polyamine putrescine yang dapat meningkatkan kesehatan indung telur.

  • Biji bunga matahari

Biji bunga matahari yang identik sebagai makanan kesukaan Hamtaro merupakan salah satu makanan agar cepat hamil yang bisa dikonsumsi!

Kandungan vitamin E, asam folat, omega-6, dan omega-3 yang tinggi menjadikan biji bunga matahari sebagai cemilan yang membantu kesuburan.

Nutrisi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesuburan

Mengapa makanan-makanan di atas bisa membantu kesuburan dan mempercepat kehamilan? Secara spesifik, makanan dengan kandungan nutrisi tertentu bisa menjadi makanan agar cepat hamil. 

Beberapa kandungan nutrisi yang dapat meningkatkan atau membantu kesuburan adalah:

  • Vitamin D

Meskipun penelitian mengenai vitamin D dan kehamilan belum terlalu jelas, tetapi vitamin D dipercaya mempengaruhi reseptor yang terdapat dalam indung telur dan lapisan bagian dalam rahim atau endometrium.

Riset yang dilakukan oleh NIH menemukan bahwa tingkat vitamin D yang rendah meningkatkan risiko keguguran pada wanita. 

  • Omega-3

Asam lemak omega-3 membantu proses kehamilan dan melahirkan, serta mencegah endometriosis atau pertumbuhan jaringan rahim di luar rahim yang menimbulkan rasa sakit.

  • Karbohidrat

Karbohidrat, seperti biji-bijian utuh memiliki efek yang serupa dengan antioksidan dan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin serta mempengaruhi kadar glukosa dalam tubuh. 

Sensitivitas terhadap insulin dan kadar glukosa dapat mempengaruhi sistem reproduksi. Namun, hindari karbohidrat yang telah diproses, seperti gula, roti putih, dan sebagainya. 

  • Asam folat

Kandungan asam folat membantu mencegah para wanita agar tidak mengalami anovulasi atau tidak adanya produksi sel telur. Hal ini karena asam folat penting untuk kehamilan.

  • Protein

Makanan yang tinggi protein, terutama ikan membantu dalam proses pembuatan sel telur dan kesuburan. Namun, Anda perlu waspada dengan kontaminasi bakteri pada makanan tinggi protein, seperti produk susu, daging, dan sebagainya.

  • Antioksidan

Makanan yang mengandung antioksidan mampu meningkatkan kesuburan pada pria dan wanita serta menangkal radikal bebas yang berpotensi merusak sel telur dan sperma.

  • Serat 

Serat tidak hanya berguna untuk pencernaan, tetapi juga menjaga kadar gula dan menghilangkan hormon yang berlebih dalam tubuh. Bahkan beberapa jenis serta mengeluarkan hormon estrogen berlebih dari tubuh.

Meskipun demikian, penelitian mengenai efek serat terhadap kehamilan masih perlu riset lebih lanjut.

Buat Anda yang sedang program hamil, tak ada salahnya mulai sekarang mengonsumsi makanan-makanan di atas untuk meningkatkan kesuburan. Semoga berhasil!

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/17-fertility-tips-to-get-pregnant
Diakses pada 10 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/anovulatory-cycle
Diakses pada 10 Juli 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/endometriosis/symptoms-causes/syc-20354656
Diakses pada 10 Juli 2019

Medscape. https://www.medscape.com/viewarticle/905821
Diakses pada 10 Juli 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17329264
Diakses pada 10 Juli 2019

NIH. https://www.nih.gov/news-events/news-releases/insufficient-vitamin-d-linked-miscarriage-among-women-prior-pregnancy-loss
Diakses pada 10 Juli 2019

Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/fertility-foods-recipes-1959903
Diakses pada 10 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed