10 Mainan Bayi 0-12 Bulan yang Baik untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

(0)
02 Nov 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Mainan bayi yang tepat dapat membantu tumbuh kembang Si Kecil.Mainan anak bayi sangatlah beragam, orangtua harus tahu jenisnya yang tepat.
Mainan bayi adalah bagian penting dari pertumbuhan Si Kecil. Namun ingat, memilih mainan anak bayi tidak boleh asal-asalan. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan demi keamanan buah hati Anda.

10 mainan bayi untuk mendukung tumbuh kembangnya

Di pasaran, ada banyak sekali jenis mainan bayi yang dapat dibeli. Hal ini tentu bisa membuat Ayah dan Bunda merasa kebingungan. Agar tidak lagi ragu memilihnya, kenalilah berbagai jenis mainan bayi 0-12 bulan yang baik untuk perkembangan mereka:

1. Karpet dengan mainan gantung

Mainan bayi dapat membantunya mengembangkan kemampuan motorik
Mainan bayi dapat mendukung perkembangan motoriknya
Karpet atau play mat dengan mainan gantung bisa membantu bayi untuk bergerak. Dengan begitu, Si Kecil dapat mengembangkan kemampuan motoriknya.Pilihlah mainan yang memiliki warna cerah untuk digantung supaya bayi tertarik untuk meraihnya. Selain itu, pastikan mainan menggantung itu masih berada di jangkauan tangan bayi.Sebaiknya Anda selalu perhatikan bayi saat bermain dengan mainan gantung. Hal ini dilakukan agar bayi tidak terbelit dengan tali-talinya.

2. Bola

Menurut sebuah studi, bola adalah mainan bayi yang dapat meningkatkan kemampuan motorik dan membantu Si Kecil lebih akrab dengan lingkungan sekitarnya. Bayi pun senang dengan benda yang dapat berguling seperti bola.Dengan bola, bayi juga bisa belajar memindahkan sebuah objek dari tangan kiri ke tangan kanannya. Selain itu, menggulingkan bola dengan orangtua atau saudaranya bisa menciptakan ikatan sosial yang baik untuk tumbuh kembang bayi.Belilah bola yang ukurannya ringan dan bertekstur lembut supaya Si Kecil dapat memainkannya dengan mudah dan terhindar dari cedera.

3. Mainan dengan kaca

Mainan bayi dengan kaca dapat membantu Si Kecil mengeksplorasi dirinya. Saat melihat ada dirinya di dalam kaca, ia akan melihatnya sebagai teman baru.Namun seiring berjalannya waktu, ia akan mempelajari bahwa bayi lain itu adalah dirinya. Selain itu, bayi juga bisa mempelajari refleksi tubuhnya lewat kaca.Situasi ini menjadi kesempatan Ayah dan Bunda untuk mengajarkan nama-nama anggota tubuh. Saat bayi sedang melihat dirinya di kaca, cobalah tunjuk bagian tubuhnya dan sebutkan nama dari bagian tubuh itu.

4. Buku berbahan kain halus

Buku berbahan kain halus menawarkan banyak warna sekaligus gambar yang dapat ditangkap oleh mata bayi. Selain bertekstur halus dan aman dimainkan oleh mereka, buku berbahan kain halus dapat meningkatkan kreativitas dan kemampuan motorik bayi.

5. Puzzle

Siapa bilang puzzle hanya untuk anak-anak dan orang dewasa saja? Nyatanya, puzzle adalah mainan bayi yang sangat menguntungkan bagi tumbuh kembang bayi!Dengan puzzle, Si Kecil dapat belajar untuk mencari solusi dalam menyelesaikan masalah, meningkatkan kemampuan motorik dan kognitifnya. Bahkan, beberapa permainan puzzle juga bisa memperkenalkan matematika dasar pada bayi.

6. Balok

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), mainan balok susun dapat memberikan banyak manfaat untuk tumbuh kembang bayi. Meskipun usianya masih sangat kecil, bayi dapat belajar menyelesaikan masalah, menggunakan imajinasinya, dan mengembangkan kemampuan motoriknya dengan bermain balok.Carilah balok yang memiliki banyak warna, terutama hitam dan putih. Kedua warna ini dipercaya dapat merangsang indra penglihatan bayi yang baru lahir. Ditambah lagi, warna hitam dan putih dapat menstimulasi saraf optik dan mendorong perkembangan kognitif bayi.

7. Mainan bersuara

Mainan bayi bersuara dapat membantu bayi mengembangkan kemampuan motoriknya
Mainan bayi bersuara sangat baik untuk tumbuh kembangnya
Menurut sebuah penelitian, mainan bayi yang memiliki suara dapat membawa dampak baik pada tumbuh kembang bayi. Sebab, saat orangtua menggerakkan mainan berbunyi, mata bayi akan tertuju pada suaranya. Hal ini dapat membantu bayi untuk memfokuskan penglihatan dan mengoordinasikan kedua matanya.

8. Teether

Bayi sangat senang memasukkan mainan ke dalam mulutnya. Mereka akan belajar menggigit dan mengunyah dengan mainan tersebut. Maka dari itu, pilihlah mainan bayi yang didesain untuk merangsang kemampuan bayi dalam menggigit dan mengunyah, misalnya teether.Ditambah lagi, mengunyah dan menggigit teether akan merangsang lidah bayi untuk bergerak sehingga kemampuannya dalam berbicara akan terasah.Faktanya, menggigit dan mengunyah teether akan memberikan rasa nyaman pada bayi, terutama saat gigi mereka sedang tumbuh. Kalau bisa, pilihlah teether karet yang bebas dari BPA (bahan kimia Bisphenol-A).

9. Boneka

Boneka, baik dalam bentuk hewan, manusia, atau benda seperti mobil-mobilan, merupakan mainan bayi yang dapat dimainkan bersama dengan orangtuanya.Selain meningkatkan ikatan batin antara anak dan orangtua, boneka dapat menjadi sarana bagi Si Kecil untuk berimajinasi dan mempelajari kata-kata baru.Misalnya, Ayah atau Bunda berpura-pura melontarkan kalimat saat sedang menunjukkan boneka kepada bayinya. Bayi akan menganggap bonekanya yang berbicara. Dalam situasi ini, bayi akan belajar berimajinasi, bahkan mempelajari kata-kata yang disampaikan oleh boneka tersebut.

10. Mainan yang dapat didorong dan ditarik (baby walker)

Biasanya, bayi akan mulai belajar berjalan saat usianya mencapai 9-15 bulan. Untuk mendukung proses belajarnya, berikanlah mainan anak bayi yang dapat didorong dan ditarik seperti baby walker.Mainan yang dapat didorong dan ditarik ini sangat ideal bagi bayi karena mampu mempercepat proses belajar berjalannya. Namun tentu saja, orangtua harus selalu menjaga bayi saat sedang bermain dengan mainan jenis ini.

Tips memilih mainan anak bayi yang aman

Memilih mainan anak bayi pun tidak boleh sembarangan. Sebab, anak bayi belum tahu mana yang aman dan berbahaya bagi mereka. Maka dari itu, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih mainan bayi demi keselamatan Si Kecil.
  • Berukuran besar

Setidaknya, mainan yang dibeli harus memiliki diameter 3 centimeter (cm) dan panjang 6 cm sehingga tidak dapat ditelan dan tersangkut di tenggorokan.
  • Hindari mainan dengan benda kecil

Biasanya, beberapa mainan anak bayi menyediakan peralatan tambahan, seperti bola, koin, hingga kelereng. Jika ukuran benda-benda kecil berdiameter 4,4 cm, maka hindarilah karena dapat tertelan dan terperangkap di tenggorokan bayi.
  • Perhatikan tempat penutup baterai

Sebagian mainan memiliki kelistrikan yang ditenagai baterai. Carilah mainan yang memiliki tutup baterai yang sudah dilengkapi sekrup supaya bayi tidak bisa membukanya dengan mudah.Baterai mengandung bahan kimia yang sangat berbahaya jika ditelan oleh anak bayi. Maka dari itu, perhatikan tempat penutup baterai dari mainan yang dibeli.
  • Berbahan kuat

Bayi cenderung menggigit mainannya. Maka dari itu pastikan bahan dari mainan itu kuat agar tidak pecah dan tertelan olehnya. Selain itu, pastikan mainan yang dibeli tidak memiliki ujung yang tajam supaya tidak melukai bayi.
  • Bebas dari bahan kimia yang membahayakan

Bayi cenderung menggigit apa pun yang dipegangnya. Jadi, carilah mainan yang terbebas dari bahan-bahan kimia berbahaya. Hal ini dilakukan agar bayi tidak menelan bahan kimia yang bisa merugikan kesehatannya.Untuk mengetahui berbagai jenis mainan bayi yang bisa membantu tumbuh kembang si Kecil, langsung saja bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play!
bayi & menyusuitips parentingmainan anak
Raising Children. https://raisingchildren.net.au/newborns/play-learning/play-ideas/movement-play-newborns
Diakses pada 19 Oktober 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/why-should-you-buy-baby-rattles-3256243
Diakses pada 19 Oktober 2020
Pathways. https://pathways.org/mirrors-good-baby/#:~:text=Mirrors%20are%20a%20great%20way%20to%20help%20babies%20explore.&text=They%20may%20even%20reach%20out,to%20help%20develop%20their%20vocabulary!
Diakses pada 19 Oktober 2020
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/english/ages-stages/baby/pages/What-to-look-for-in-a-Toy.aspx
Diakses pada 19 Oktober 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/baby-products/best-baby-blocks/
Diakses pada 19 Oktober 2020
Tiny Love. https://www.tinylove.com/en/articles/newborn-development
Diakses pada 19 Oktober 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/why-your-child-should-be-playing-with-balls-289705#citation-1
Diakses pada 19 Oktober 2020
Parents. https://www.parents.com/baby/development/walking/when-do-babies-start-walking/#:~:text=When%20Do%20Babies%20Usually%20Start,between%209%20and%2015%20months.
Diakses pada 19 Oktober 2020
Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/playing-with-pull-toys-in-a-16-months-old/
Diakses pada 19 Oktober 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/safetoys-young.html
Diakses pada 19 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait