Main Catur Bisa Tingkatkan Kemampuan Verbal Anak?

(0)
21 Nov 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Main catur bisa meningkatkan kemampuan berpikir anakMain catur merupakan salah satu aktivitas asah otak yang bermanfaat bagi anak
Main catur ternyata tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa. Bagi anak-anak, kegiatan ini pun sebenarnya dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan. Anak-anak biasanya senang diajak melakukan olahraga yang melatih gerak aktif, tapi tidak sedikit juga anak yang lebih suka duduk dan memusatkan fokusnya pada sesuatu. Jika anak Anda termasuk kategori kedua, coba kenalkan ia pada olahraga main catur.Catur kerap dipandang sebagai cabang olahraga yang hanya cocok untuk orang-orang cerdas, padahal bisa dilakukan oleh siapapun yang ingin mengasah otak. Catur pertama kali populer pada 1950-an dan hingga kini banyak dimainkan oleh anak-anak, remaja, hingga orang lanjut usia.Tidak seperti cabang olaharaga lain yang melatih kekuatan fisik, main catur akan mengasah otak serta kondisi mental. Selain menggunakan papan catur dan menggerakkan bidak secara fisik, olahraga ini juga sudah bisa dimainkan secara daring lewat aplikasi yang dapat diunduh gratis sehingga cocok dijadikan salah satu aktivitas selama masa pandemi.

Manfaat main catur bagi anak

Main catur bisa mengasah kemampuan sosial anak
Menurut penelitian yang dilakukan University of Memphis Amerika Serikat, main catur dapat meningkatkan ingatan visual anak, memperpanjang fokus, dan mempertajam kemampuan spasialnya. Selain itu, ada beberapa manfaat lain yang bisa didapatkan oleh anak ketika main catur, seperti:

1. Meningkatkan kemampuan problem solving

Anak yang telah belajar main catur sejak usia 4-5 tahun terbukti lebih siap ketika ia harus menerima pelajaran di sekolah formal. Pasalnya, main catur dapat meningkatkan kemampuan anak dalam memecahkan masalah (problem solving), fokus, kesabaran, dan kemampuan belajar.

2. Meningkatkan kemampuan verbal anak

Meski main catur tidak banyak membuat anak bicara, penelitian justru menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu merangsang area di otak yang berhubungan dengan kemampuan anak berkomunikasi. Akibatnya, anak yang suka main catur dapat memiliki kemampuan verbal yang baik.

3. Merangsang kemampuan otak

Selain melatih area otak yang berhubungan dengan kemampuan verbal, main catur juga dapat melatih kemampuan otak secara keseluruhan. Penelitian mengungkap bahwa anak yang suka main catur secara rutin minimal 2 jam per minggu memiliki kecerdasan spasial, angka, dan arah yang lebih baik dibanding anak yang jarang atau tidak pernah main catur.

4. Meringankan gejala ADHD

Berdasarkan sebuah riset, main catur juga sangat baik dilakukan oleh anak yang mengidap attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Ketika bermain catur, perilaku hiperaktif yang ditunjukkan anak akan berkurang hingga 41%, sehingga aktivitas ini kerap disarankan sebagai salah satu kegiatan yang baik dilakukan oleh anak ADHD.

5. Meningkatkan skill sosial anak

Main catur tidak bisa dilakukan sendirian sehingga anak akan ‘dipaksa’ mencari teman untuk bermain bersamanya, baik secara fisik maupun lewat dunia maya. Hal ini disebut-sebut juga dapat melatih skill sosial anak dan mempererat hubungan pertemanan jika dilakukan bersama sahabatnya.Meski manfaat main catur cukup banyak, sangat penting bagi orangtua untuk tidak terlalu memaksakan anak agar mau duduk dan fokus dalam waktu lama. Tidak dapat dipungkiri bahwa catur pun bisa menjadi kegiatan yang justru membuat anak stres karena harus beradu strategi dengan lawan agar bisa keluar menjadi pemenang.

Cara mengajari anak main catur

Ajarkan pola pergerakan setiap bidak catur pada anak
Beberapa anak secara alami menunjukkan ketertarikan pada permainan bidak catur, tapi tidak sedikit juga yang harus menyelaminya terlebih dahulu, sebelum akhirnya menemukan keasyikan dari kegiatan ini.Apapun itu, mengenalkan main catur pada anak sebaiknya dilakukan secara bertahap, mulai dari yang paling gampang hingga paling sulit, atau bahkan level profesional.Secara garis besar, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh orangtua saat mengenalkan catur kepada anak, yaitu:
  • Memperkenalkan semua gerakan

    Anak harus tahu aturan pergerakan setiap bidak, bisa dengan mengajarinya langsung atau mengajaknya melihat orang lain bermain catur.
  • Mengajarkan prinsip dasar catur

    Setelah anak menguasai gerakan dasar dalam catur, ajarkan beberapa prinsip dasar dan strategi yang bisa ia gunakan selama bertanding.
  • Mengajak anak berpikir

    Saat sudah mulai menikmati main catur, secara bertahap biarkan anak mengembangkan strateginya sendiri untuk memenangkan pertandingan.
  • Mengajarkan sportivitas

    Mulailah pertandingan dengan jabat tangan, akhiri juga laga dengan berjabat tangan dan menerima kekalahan atau kememangan yang diperolehnya.
  • Mengajak ke pertandingan sebenarnya

    Untuk menambah motivasi anak dalam main catur, sesekali ajak ia datang ke pertandingan sebenarnya. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa melakukan ‘nonton bareng’ pertandingan catur lewat televisi atau YouTube.
Jika anak tidak tertarik main catur, Anda tidak perlu memaksanya. Masih banyak kegiatan asah otak lain yang dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya, kok.Untuk mengetahui kegiatan yang bisa meningkatkan perkembangan otak anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips parentingtips olahragaolahraga anak
Science Times. https://www.sciencetimes.com/articles/27306/20200915/10-things-playing-chess-brain.htm
Diakses pada 9 November 2020
Parent. https://www.parent.com/teaching-kids-play-chess-worth-time-effort/
Diakses pada 9 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/benefits-of-playing-chess
Diakses pada 9 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait