Macam-macam Sayuran Penurun Darah Tinggi, Apa Saja?

(0)
23 Jul 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kale dan bayam merupakan sayuran penurun darah tinggi yang cocok dikonsumsi penderita hipertensiSayuran mengandung nutrisi tertentu yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah
Apakah Anda memiliki riwayat hipertensi? Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah sehingga memicu terjadinya penyakit jantung, penyakit ginjal, stroke, dan berbagai masalah lain.Hipertensi juga kerap disebut sebagai silent killer karena terkadang tak menimbulkan gejala sehingga tak terobati untuk waktu yang lama dan mengakibatkan kematian. Namun, diet dengan mengonsumsi sayuran penurun darah tinggi berikut dapat membantu mengontrol tekanan darah Anda.

Macam-macam sayuran penurun darah tinggi

Sayuran mengandung nutrisi tertentu yang bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk menurunkan tekanan darah. Adapun macam-macam sayuran penurun darah tinggi yang bisa Anda konsumsi, di antaranya:

1. Kubis

Kubis adalah sumber kalium yang sangat baik. Satu cangkir kubis menyediakan 4% nilai harian kalium. Kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dengan menangkal efek natrium dalam tubuh, mengeluarkan kelebihan natrium melalui urine, dan melemaskan dinding pembuluh darah. Mengonsumsi kubis yang kaya kalium pun menjadi cara yang lezat untuk menjaga tekanan darah dalam kisaran yang normal.

2. Kale

Kale adalah sayuran hijau yang kaya nutrisi. Satu cangkir kale mengandung 170 mg kalium dan menyediakan 3,6% nilai harian akan nutrisi tersebut. Perlu Anda ketahui bahwa meningkatkan asupan kalium sambil mengurangi konsumsi garam tambahan atau natrium dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan risiko penyakit kardiovaskular. 

3. Selada

Studi menunjukkan bahwa diet tinggi kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan mengurangi efek natrium dan melebarkan pembuluh darah. Baik selada hijau maupun selada merah juga kaya akan kalium. Bahkan tiga cangkir selada menyediakan 5% nilai harian kalium sehingga menjadi salah satu sayuran penurun darah tinggi yang baik untuk dikonsumsi. Sayuran ini juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung atau stroke. 

4. Bayam

Karena memiliki kandungan kalium yang tinggi, bayam kerap direkomendasikan untuk penderita hipertensi. Satu cup bayam mengandung 167 mg kalium. Kalium dalam bayam pun membantu mengurangi efek natrium dalam tubuh sehingga menurunkan tekanan darah. Sebaliknya, asupan kalium yang rendah meningkatkan risiko Anda untuk terkena hipertensi.

5. Sawi

Sawi juga sayuran hijau yang tinggi kalium. Satu cangkir sawi menyediakan 4-5% nilai harian akan kalium. Selain dapat menurunkan tekanan darah, satu tinjauan terhadap 8 studi juga menemukan bahwa mengonsumsi sawi-sawian dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung secara signifikan sekitar 15%.

6. Bit

Bit mungkin lebih dikenal sebagai buah, namun ternyata ini merupakan umbi yang termasuk sebagai sayuran. Bit mengandung nitrit oksida yang dapat membantu membuka pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Bahkan para peneliti menemukan bahwa nitrat dalam bit dapat menurunkan tekanan darah peserta penelitian hanya dalam waktu 24 jam. Anda dapat menjadikannya jus atau menambahkannya ke dalam tumisan.

7. Bawang putih

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat meningkatkan nitrit oksida tubuh yang dapat membantu otot-otot halus untuk rileks, dan melebarkan pembuluh darah. Hal inilah yang berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah. Satu studi menemukan bahwa ekstrak bawang putih mampu mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi. Menambahkan bawang putih ke dalam masakan juga dapat meningkatkan rasa.

Catatan SehatQ

Anda sebaiknya menyeimbangkan asupan nutrisi dengan tetap mengonsumsi makanan yang mengandung protein hewani. Bila terlalu banyak serat, dapat menyebabkan kekurangan nutrisi penting dalam tubuh.Selain sayuran, terdapat beberapa asupan lain yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi seperti buah beri, susu skim dan yogurt, oatmeal, pisang, salmon, mackerel, biji-bijian, cokelat hitam, kacang pistachio, minyak zaitun, dan delima. Namun, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter terkait dengan rencana diet hipertensi yang akan Anda lakukan. Dokter akan memberi rekomendasi mengenai asupan yang sebaiknya dikonsumsi maupun tidak dikonsumsi oleh Anda.
makanan sehathipertensitekanan darah tinggidarah tinggibuah dan sayuran
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322284#fifteen-foods-that-help-to-lower-blood-pressureDiakses pada 09 Juli 2020Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/270435#nutrition
Diakses pada 09 Juli 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/270609#benefits
Diakses pada 09 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/foods-good-for-high-blood-pressure#foods-to-try
Diakses pada 09 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-cabbage#section2
Diakses pada 09 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/red-leaf-lettuce#section7
Diakses pada 09 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/red-leaf-lettuce#section1
Diakses pada 09 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/mustard-greens-nutrition#benefits
Diakses pada 09 Juli 2020
Live strong. https://www.livestrong.com/article/512238-what-if-a-person-eats-too-many-vegetables/
Diakses pada 09 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait