logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kulit & Kecantikan

5 Masalah Kulit yang Gejalanya Bisa Membuat Kelopak Mata Bengkak, Sakit, dan Gatal

open-summary

Kelopak mata bengkak alias blefaritis dapat disebabkan oleh banyak hal. Selain karena penyumbatan pada kelenjar bulu mata, blefaritis mungkin dipicu oleh alergi kulit.


close-summary

2 Jul 2019

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Kelopak mata bengkak adalah gejala penyakit blefaritis

Kelopak mata bengkak gejala blefaritis bisa disebabkan oleh macam-macam penyakit kulit

Table of Content

  • Macam-macam penyakit kulit yang menyebabkan kelopak mata bengkak, sakit, dan gatal (blefaritis)
  • Jangan sepelekan blefaritis!

Bengkak bisa terjadi di berbagai daerah tubuh, tidak terkecuali bagian kelopak mata. Pembengkakan pada kelopak mata disebut dengan blefaritis, yang terjadi pada bagian kelopak tempat tumbuhnya bulu mata. Blefaritis umumnya disebabkan karena penyumbatan pada kelenjar minyak yang terletak di bagian dasar bulu mata yang memicu mata merah dan iritasi.

Advertisement

Namun, ada macam-macam penyakit kulit yang juga dapat membuat kelopak mata bengkak.

Macam-macam penyakit kulit yang menyebabkan kelopak mata bengkak, sakit, dan gatal (blefaritis)

Blefaritis membuat kelopak mata membengkak sehingga penderitanya merasa tidak nyaman. Meski gejalanya kadang menyebabkan gatal dan sakit akibat iritasi, penyakit ini biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen pada penglihatan dan tidak menular.

Masalah mata ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, penyumbatan kelenjar minyak di kelopak mata, atau efek samping dari bahan kimia dalam makeup mata yang tidak cocok dengan kulit.

Namun, penyakit kulit yang Anda miliki selama ini juga dapat menyebabkan kelopak mata bengkak ketika gejalanya kambuh.

1. Rosacea

Rosacea adalah satu dari macam-macam penyakit kulit yang menyebabkan blefaritis. Kondisi kulit ini ditandai dengan benjolan-benjolan kecil berwarna merah yang berisi nanah. 

Umumnya rosacea muncul pada daerah hidung, pipi, dagu, dan dahi. Namun, jenis rosacea yang dikenal dengan istilah rosacea okular bisa mempengaruhi bagian mata dan memicu blefaritis.

Rosacea okular memiliki gejala berupa kemerahan serta pembengkakan pada kelopak mata dan bagian bawah bulu mata, mata yang berair, merah, dan seperti terbakar, serta sensasi bahwa ada benda asing dalam mata.

Penyebab dari rosacea okular belum diketahui secara pasti. Namun, kemungkinan kondisi tersebut dikarenakan pembengkakan pada pembuluh darah yang menyebabkan kemerahan pada kulit.

Rosacea adalah penyakit kulit kronis yang tidak dapat disembuhkan. Namun, gejala kondisi ini dapat diatasi dengan pengobatan dan konsultasi rutin bersama dokter.

2. Blefaritis seboroik

Dermatitis seboroik sebenarnya merupakan jenis penyakit kulit eksim yang cukup umum. Penyakit kulit ini disebabkan oleh peradangan di kulit kepala yang membuatnya memerah, terasa amat gatal, dan kering bersisik hingga mengelupas. Sisik kulit kepala yang mengelupas dan rontok ini mirip seperti ketombe.

Selain kulit kepala, dermatitis seboroik juga dapat menyebabkan peradangan dan kulit bersisik gatal pada sekitar alis dan kelopak mata. Oleh karena itu, gejala eksim seboroik yang teradi di sekitar mata disebut juga dengan blefaritis seboroik. 

Penyebab dari dermatitis seboroik belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, beberapa hal mampu memicu munculnya penyakit kulit ini, seperti stress, infeksi jamur, faktor genetik, cuaca yang dingin dan kering, obat-obatan atau kondisi medis tertentu.

Orang-orang pemilik kulit yang berminyak juga lebih rentan mengalami dermatitis seboroik. Bila Anda tidak dapat mengatasi dermatitis seboroik yang dialami, maka Anda dapat mengunjungi dokter untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga

  • 4 Ciri-Ciri Penyakit Kulit Manusia Pohon yang Mudah Dikenali
  • Kenali Dampak Buruk yang Terjadi pada Mata Kurang TIdur
  • Manfaat Air Cucian Beras yang Tidak Pernah Anda Bayangkan Sebelumnya

3. Kutu di bulu mata

Meski jarang terjadi, nyatanya kutu yang bersarang di bulu mata bisa menyebabkan kelopak mata bengkak. Akan tetapi, kutu yang ada di sektar kelopak mata tidak sama dengan kutu rambut di kulit kepala. Kutu alis berasal dari jenis phthiriasis yang biasanya menjadi kutu di kelamin

Kutu tersebut hinggap di bulu mata ketika tangan yang baru saja dipakai untuk menggaruk kemaluan kemudian langsung mengucek mata. Ciri utama kutu di bulu mata adalah rasa gatal.

Ciri lainnya adalah mata memerah, adanya titik-titik hitam atau cokelat di bagian dasar bulu mata, keluar air mata, serta sensasi bulu mata yang makin menebal dan mungkin menyatu dengan satu sama lainnya. 

Segeralah berkonsultasi dengan dokter bila Anda menemukan kutu kelamin di bulu mata Anda.

4. Reaksi alergi

Jika Anda memiliki riwayat alergi, coba ingat-ingat paparan kontak terakhir Anda.

Alergi dapat terjadi karena alergi terhadap perias mata, cairan lensa kontak, maupun obat tetes mata tertentu.

5. Psoriasis

Selain rosacea, psoriasis merupakan satu dari penyakit kulit yang dapat menyebabkan kelopak mata bengkak, sakit, dan terasa gatal.

Ciri khas dari penyakit kulit ini adalah kulit yang memerah, kering terkelupas, dan bersisik. Bercak-bercak kulit yang terkelupas tersebut terkadang menimbulkan rasa sakit atau gatal.

Psoriasis diakibatkan oleh peningkatan produksi sel kulit dalam tubuh yang menimbulkan penumpukan sel-sel kulit berupa bercak-bercak pada kulit.

Namun, kemungkinan lain penyebab psoriasis adalah sistem imun yang salah menyerang sel tubuh. Faktor genetik sangat berperan dalam psoriasis, karena psoriasis bisa diturunkan secara genetik. 

Kondisi ini tidak dapat ditularkan dan tidak dapat disembuhkan, yang bisa dilakukan adalah memperingan gejala. Penanganan-penanganan tertentu bisa diberikan untuk mengatasi gejala psoriasis yang dirasakan.

Jangan sepelekan blefaritis!

Meskipun blefaritis cenderung tidak berbahaya, tetapi blefaritis yang tidak segera ditangani dapat menimbulkan berbagai komplikasi, seperti:

  • Masalah pada kulit kelopak mata
  • Rontoknya bulu mata
  • Munculnya sty atau infeksi di bagian bawah bulu mata yang menimbulkan benjolan di pinggiran kelopak mata
  • Mata kering atau keluarnya air mata secara berlebih
  • Mata yang terus-menerus memerah
  • Menimbulkan luka pada kornea mata
  • Memicu kalazion atau pembengkakan pada bagian dalam kelopak mata

Tentunya kelopak mata bengkak akan sangat mengganggu penampilan dan sensasi gatalnya juga tidak nyaman. Oleh karena itu, sebaiknya segera periksakan dan atasi jika terjadi pembengkakan pada area tersebut.

Jika kondisi memburuk, berkonsultasilah dengan dokter dan mungkin dokter akan meresepkan obat untuk meredakan dan mengatasi blefaritis tersebut agar tidak menjadi semakin parah.

Advertisement

penyakit kulitmasalah kulitinfeksi kulitpenyakit matamata keringblefaritismata merahmata iritasigangguan mata

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved