Macam-Macam Penyakit Kulit yang Menyebabkan Blefaritis

Blefaritis adalah penyakit yang disebabkan oleh rosacea atau benjolan kecil berwarna merah yang berisi nanah
Kelopak mata bengkak bisa disebabkan oleh macam-macam penyakit kulit

Bengkak bisa terjadi di berbagai daerah tubuh, tidak terkecuali bagian kelopak mata. Peradangan pada bagian kelopak mata atau blefaritis umumnya terjadi pada bagian kelopak yang ditumbuhi oleh bulu mata.

Blefaritis biasanya disebabkan karena penyumbatan pada kelenjar minyak yang terletak di bagian dasar bulu mata yang memicu mata merah dan iritasi. Namun, ada macam-macam penyakit kulit yang dapat memicu blefaritis.

[[artikel-terkait]]

Apa saja macam-macam penyakit kulit yang mengakibatkan blefaritis?

  • Rosacea

Rosacea adalah satu dari macam-macam penyakit kulit yang menyebabkan blefaritis. Kondisi kulit ini ditandai dengan benjolan-benjolan kecil berwarna merah yang berisi nanah. 

Umumnya rosacea muncul pada daerah hidung, pipi, dagu, dan dahi. Namun, jenis rosacea yang dikenal dengan istilah rosacea okular bisa mempengaruhi bagian mata dan memicu blefaritis.

Rosacea okular memiliki gejala berupa kemerahan serta pembengkakan pada kelopak mata dan bagian bawah bulu mata, mata yang berair, merah, dan seperti terbakar, serta sensasi bahwa ada benda asing dalam mata.

Penyebab dari rosacea okular belum diketahui secara pasti. Namun, kemungkinan kondisi tersebut dikarenakan pembengkakan pada pembuluh darah yang menyebabkan kemerahan pada kulit.

Penyebab lain yang memungkinkan adalah adanya organisme tertentu yang menyumbat kelenjar minyak dan membuat kulit menjadi merah dan bengkak. Meskipun tidak dapat disembuhkan, tetapi kondisi ini dapat diatasi melalui konsultasi dengan dokter.

  • Dermatitis seboroik

Penyakit kulit berupa dermatitis seboroik sebenarnya merupakan gangguan kulit yang sering terjadi dan dikenal sebagai ketombe. Dermatitis seboroik menyebabkan kulit terkelupas, gatal, kemerahan, dan beruam-ruam. 

Ciri khas dari penyakit kulit ini adalah kulit yang bersisik-sisik. Dermatitis seboroik adalah satu dari macam-macam penyakit kulit yang bisa menyerang bagian kelopak mata dan mengakibatkan blefaritis.

Penyebab dari dermatitis seboroik belum diketahui secara pasti, tetapi beberapa hal mampu memicu munculnya penyakit kulit ini, seperti stress, infeksi jamur, faktor genetik, cuaca yang dingin dan kering, obat-obatan atau kondisi medis tertentu.

Orang yang memiliki kulit yang berminyak juga lebih rentan mengalami dermatitis seboroik. Bila Anda tidak dapat mengatasi dermatitis seboroik yang dialami, maka Anda dapat mengunjungi dokter untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

  • Kutu di bulu mata

Meskipun jarang terjadi, tetapi kutu di bulu mata bisa menimbulkan blefaritis. Kutu dengan jenis phthiriasis palpebrarum sebenarnya bukanlah kutu rambut, melainkan kutu kelamin

Kutu tersebut hinggap di bulu mata ketika tangan yang baru saja dipakai untuk menggaruk kemaluan kemudian langsung mengucek mata. Ciri utama kutu di bulu mata adalah rasa gatal.

Ciri lainnya adalah mata memerah, adanya titik-titik hitam atau cokelat di bagian dasar bulu mata, keluar air mata, serta sensasi bulu mata yang makin menebal dan mungkin menyatu dengan satu sama lainnya. 

Segeralah berkonsultasi dengan dokter bila Anda menemukan kutu kelamin di bulu mata Anda.

  • Alergi

Sebelum Anda mulai berpikiran aneh-aneh, bisa saja blefaritis yang muncul dipicu oleh alergi tertentu yang membuat kelopak mata membengkak. Alergi dapat terjadi karena alergi terhadap perias mata, cairan lensa kontak, maupun obat tetes mata tertentu.

  • Psoriasis

Terdapat macam-macam penyakit kulit yang menyebabkan blefaritis. Psoriasis merupakan satu dari macam-macam penyakit kulit tersebut. Psoriasis memiliki ciri khas kulit yang merah, terkelupas, dan bersisik-sisik.

Bercak-bercak kulit yang terkelupas tersebut terkadang menimbulkan rasa sakit atau gatal. Psoriasis diakibatkan oleh peningkatan produksi sel kulit dalam tubuh yang menimbulkan penumpukan sel-sel kulit berupa bercak-bercak pada kulit.

Namun, kemungkinan lain penyebab psoriasis adalah sistem imun yang salah menyerang sel tubuh. Faktor genetik sangat berperan dalam psoriasis, karena psoriasis bisa diturunkan secara genetik. 

Akan tetapi, kondisi ini tidak dapat ditularkan dan tidak dapat disembuhkan, yang bisa dilakukan adalah memperingan gejala. Penanganan-penanganan tertentu bisa diberikan untuk mengatasi gejala psoriasis yang dirasakan.

Jangan sepelekan blefaritis!

Meskipun blefaritis cenderung tidak berbahaya, tetapi blefaritis yang tidak segera ditangani dapat menimbulkan berbagai komplikasi, seperti:

  • Masalah pada kulit kelopak mata
  • Rontoknya bulu mata
  • Munculnya sty atau infeksi di bagian bawah bulu mata yang menimbulkan benjolan di pinggiran kelopak mata
  • Mata kering atau keluarnya air mata secara berlebih
  • Mata yang terus-menerus memerah
  • Menimbulkan luka pada kornea mata
  • Memicu kalazion atau pembengkakan pada bagian dalam kelopak mata

All About Vision. https://www.allaboutvision.com/conditions/blepharitis.htm
Diakses pada 02 Juli 2019

American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/eye-health/diseases/ocular-rosacea-facts
Diakses pada 02 Juli 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/eyelash-lice
Diakses pada 02 Juli 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/blepharitis/symptoms-causes/syc-20370141
Diakses pada 02 Juli 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/psoriasis/
Diakses pada 02 Juli 2019

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/seborrheic-dermatitis-medref#1
Diakses pada 02 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed