Lutut Bengkak? Ini 4 Penyebabnya

(0)
12 Oct 2020|Azelia Trifiana
Ada banyak hal yang bisa memicu seseorang mengalami lutut bengkakLutut bengkak dapat disebabkan oleh beberapa hal
Ada banyak hal yang bisa memicu seseorang mengalami lutut bengkak. Mulai dari kondisi medis seperti radang sendi hingga cedera. Dalam beberapa kasus, penyebab lutut bengkak perlu penanganan jangka panjang.Jika lutut bengkak tidak terlalu parah, penanganannya bisa dilakukan sendiri di rumah. Beberapa gejala lain yang menyertai pun bisa menjadi sinyal kapan harus memeriksakan kondisinya ke dokter.

Gejala lutut bengkak

Bengkaknya lutut merupakan tanda terjadinya inflamasi. Kondisi ini berarti ada penumpukan cairan di sekitar area yang cedera sehingga membengkak. Pada persendian seperti lutut, jenis inflamasinya bisa dibedakan menjadi:
  • Efusi yaitu pembengkakan di dalam persendian
  • Edema yaitu pembengkakan jaringan di sekitar persendian
  • Hemarthrosis yaitu pembengkakan dan penumpukan darah di dalam persendian
Gejala utama terjadinya inflamasi adalah:
  • Rasa nyeri
  • Fungsi berkurang sebagian atau sepenuhnya
  • Hangat saat disentuh
  • Kulit menjadi kemerahan
  • Terjadi pembengkakan

Penyebab lutut bengkak

Inflamasi bisa akut maupun kronis. Pada pembengkakan yang akut, biasanya terjadi karena cedera dan bisa mereda dalam waktu satu hari. Namun pembengkakan kronis umumnya perlu waktu lebih lama untuk pulih, serta bisa berarti kondisi medis tertentu.Beberapa hal yang bisa menjadi penyebab lutut bengkak adalah:

1. Bursitis

Bursitis terjadi ketika bantalan di sekitar di lutut mengalami iritasi. Akibatnya, terjadi inflamasi sehingga lutut membengkak. Pembengkakan ini akan menekan bagian lutut lainnya dan menimbulkan rasa nyeri.Penyebab utama terjadinya bursitis adalah terlalu sering berlutut atau trauma di lutut. Untuk mendapatkan diagnosis pasti, dokter akan melakukan pemeriksaan X-ray atau MRI.Penanganannya bisa dengan memberikan kompresi, kompres es batu, mengangkat lutut lebih tinggi, beristirahat, serta konsumsi obat anti-inflamasi nonsteroid.

2. Arthritis

Penyebab umum lain terjadinya lutut bengkak adalah arthritis atau radang sendi. Ada beberapa jenis arthritis yang bisa menyebabkan lutut bengkak, di antaranya:
  • Osteoarthritis
Merupakan jenis radang sendi yang paling umum terjadi. Kondisi ini mengakibatkan retaknya tulang rawan di lutut
  • Rheumatoid arthritis
Inflamasi akibat sistem imun justru menyerang persendian
  • Juvenile arthritis
Radang sendi yang terjadi pada orang berusia di bawah 16 tahun
  • Reactive arthritis
Tipe arthritis kronis yang terjadi setelah seseorang mengalami infeksi kelamin atau saluran kemih
  • Infectious arthritis
Radang sendi yang terjadi ketika infeksi mengakibatkan persendian membengkak
  • Asam urat
Radang sendi yang terjadi karena ada penumpukan asam urat dalam darah

3. Cedera

Seseorang juga bisa mengalami cedera lutut akibat berolahraga atau mengalami kecelakaan. Cedera ini bisa terjadi pada ligamen atau otot sekitar lutut, tendon, atau tulang rawan. Dokter akan melakukan pemeriksaan lewat X-ray, CT-scan, atau MRI untuk melihat lebih jelas cedera yang terjadi.Penanganan medis bisa dengan beristirahat, menggunakan alat bantu, konsumsi obat anti-inflamasi nonsteroid, terapi, atau operasi.

4. Peradangan dan infeksi

Jenis peradangan yang bisa mengakibatkan lutut bengkak adalah lupus. Pada penyakit lupus, sistem imun menyerang jaringan sehat termasuk yang ada di persendian lutut dan mengakibatkan peradangan. Sementara pada penyakit Lyme, pemicunya adalah gigitan kutu yang mengakibatkan infeksi bakteri.

Cara penanganan lutut bengkak

Apabila lutut bengkak yang dialami termasuk akut, bisa dilakukan cara penanganan seperti:
  • Istirahat

Langkah pertama penanganan lutut bengkak adalah dengan mengistirahatkan lutut. Hindari aktivitas yang memberi tekanan pada lutut atau berolahraga selama lebih dari 24 jam sejak lutut bengkak. Namun, tetap upayakan sesekali meluruskan lutut dan menggerakkannya beberapa kali dalam sehari.
  • Kompres es batu

Untuk meredakan bengkak, berikan kompres es batu selama 15-20 menit setiap 2-4 jam sekali. Cara ini bisa dilakukan 2-3 hari setelah mengalami cedera. Langkah ini akan membantu meredakan rasa nyeri sekaligus mengurangi bengkak.
  • Beri tekanan (compress)

Beri tekanan dengan perban atau kain elastis di sekitar lutut untuk mencegah penumpukan cairan lebih banyak lagi. Jangan mengikat terlalu ketat karena dapat mengakibatkan pembengkakan di tungkai dan kaki bagian bawah.
  • Kompres hangat

Setelah 72 jam memberikan kompres es batu, kombinasikan dengan kompres hangat. Bisa dengan menempelkan handuk hangat selama 15-20 menit atau berendam di air hangat. Cara ini bisa dilakukan beberapa kali dalam sehari. Namun jika pembengkakan menjadi kian parah, segera hentikan.
  • Latihan lutut

Setelah cedera mulai mereda, lakukan latihan isometrik untuk memperkuat otot yang menyokong lutut. Ketika otot di sekitar persendian menjadi lebih kuat, tekanan pun berkurang. Latihan semacam ini juga dapat mengurangi penumpukan cairan di lutut.Empat langkah pertama dalam poin-poin di atas umumnya disebut dengan RICE (Rest, Ice, Compress, Elevate) dan umum dilakukan untuk meredakan pembengkakan persendian. Namun jika tidak mereda setelah dilakukan penanganan di rumah, konsultasikan dengan dokter.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar inflamasi akut maupun kronis di persendian, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakitosteoarthritispola hidup sehat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/swollen-knee#symptoms
Diakses pada 27 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-reduce-swelling-in-knee-quickly
Diakses pada 27 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/swollen-knee/symptoms-causes/syc-20378129#:~:text=A%20swollen%20knee%20may%20be,for%20infection%2C%20disease%20or%20injury.
Diakses pada 27 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait