Lumut Laut, Ganggang Merah untuk Menurunkan Berat Badan


Berbeda dengan lumut yang biasa ada di tempat lembap, lumut laut adalah jenis ganggang merah yang populer karena membantu turunkan berat badan. Kandungan kalori lumut laut sangat rendah.

0,0
14 Aug 2021|Azelia Trifiana
Lumut laut berbeda dengan rumput lautLumut laut berbeda dengan rumput laut
Berbeda dengan lumut yang biasa ada di tempat lembap, lumut laut adalah jenis ganggang merah yang populer karena membantu turunkan berat badan. Sebab, tanaman dengan nama latin Chondrus crispus ini rendah kalori namun tinggi karagenan sehingga teksturnya seperti gel.Meski demikian, tentu perlu diingat bahwa bukan berarti sea moss ini bisa jadi ramuan ajaib untuk menurunkan berat badan. Perlu disertai pula dengan makan bergizi dan berolahraga.

Apa itu lumut laut?

Lumut yang juga dikenal dengan nama Irish moss ini umumnya tumbuh di perairan Atlantik Utara, serta negara-negara seperti Kanada, Irlandia, dan Islandia. Popularitasnya tak lepas dari klaim bahwa ganggang merah ini dapat membantu turunkan berat badan.Sebab, lumut laut adalah makanan rendah kalori. Dalam dua sendok makan atau 10 gram sea moss saja, hanya terdapat 5 kalori dan 1 gram karbohidrat.Di dalamnya, terdapat nutrisi berupa lambda-carrageenan. Ini adalah jenis zat polysaccharide yang biasanya digunakan sebagai pengental dan penjaga kestabilan dalam industri kosmetik dan makanan.Lebih jauh lagi, lumut laut juga kaya akan mineral berupa:
  • Yodium
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Zat besi
Jenis-jenis mineral di atas sangat penting untuk fungsi tubuh termasuk fungsi tiroid, kesehatan tulang, pembentukan otot, dan juga sirkulasi oksigen.Secara tradisional, ada pula orang yang menggunakan lumut laut sebagai obat alami untuk mengatasi panas dalam dan hidung tersumbat.

Manfaat lumut laut untuk penurunan berat badan

Ada beberapa faktor yang membuat lumut laut dapat membantu penurunan berat badan. Apa saja?

1. Potensi mengenyangkan lebih lama

Karagenan adalah salah satu zat bioaktif di dalam lumut laut. Ketika masuk ke dalam tubuh, lumut laut akan membentuk tekstur seperti gel. Jadi, fungsinya sama seperti serat larut air ketika ada di sistem pencernaan.Serat jenis ini dapat menyerap air dan berbentuk gel. Dengan demikian, proses cerna berlangsung lebih lambat terutama berkaitan dengan waktu yang diperlukan perut untuk mengosongkan isinya.Artinya, orang yang mengonsumsi lumut laut bisa merasa kenyang lebih lama. Ini dapat mencegah konsumsi makanan atau asupan kalori berlebih. Jika tubuh mendapat asupan serat larut air secara berkala, ini dapat membantu menurunkan berat badan.

2. Potensi mengurangi lemak tubuh

Berdasarkan uji laboratorium pada Agustus 2020 lalu, ganggang merah yang mengandung karagenan berpotensi mencegah kenaikan berat badan. Cara kerjanya adalah dengan:
  • Menurunkan tingkat penyerapan lemak
  • Mengurangi terbentuknya sel-sel lemak
  • Meningkatkan kemampuan cerna lemak
  • Mengoptimalkan pembakaran oleh jaringan lemak cokelat
Masih dari studi yang sama, eksperimen selama 12 pekan terhadap 78 orang dewasa membuktikan hal yang sama. Pemberian suplemen ekstrak ganggang merah 1.000 miligram secara signifikan menurunkan berat badan dan total massa lemak tubuh.Namun mengingat ini adalah hasil dari uji laboratorium terhadap binatang, masih perlu elaborasi lebih lanjut pada manusia untuk validasi hasilnya.

3. Potensi efek prebiotik

Prebiotik adalah kelompok serat yang menjadi sumber nutrisi bakteri baik di pencernaan. Penting menjaga jumlahnya tetap seimbang karena jika tidak, risiko seseorang mengalami obesitas meningkat.Sebab, mekanisme bakteri spesifik di saluran pencernaan dapat berpengaruh terhadap berat badan. Utamanya, dalam mengendalikan alokasi dan penyimpanan energi.Dari situ, dapat ditarik kesimpulan bahwa prebiotik membantu menyehatkan mikrobiota di pencernaan.Lebih jauh lagi, studi dari University College Cork di Irlandia menemukan bahwa prebiotik meningkatkan jumlah bakteri baik Bifidobacterium breve. Di saat yang sama, juga mengurangi bakteri berbahaya Clostridium septicum dan Streptococcus pneumonia.

Dosis dan efek samping lumut laut

Terlepas dari popularitasnya dalam membantu menurunkan berat badan, perlu digarisbawahi konsumsi lumut laut berlebihan tidak disarankan. Sebab, kandungan yodium di dalamnya cukup tinggi.Ketika seseorang mengonsumsi terlalu banyak yodium, maka dapat menyebabkan keracunan. Dampaknya mulai dari gondok, kanker tiroid, hingga gangguan kelenjar tiroid.Lebih jauh lagi, kelebihan yodium juga dapat menimbulkan keluhan seperti demam, mual, muntah, diare, dan juga munculnya sensasi terbakar di mulut, tenggorokan, hingga perut.Lalu mengingat rumput laut seperti sea moss menyerap logam berat atau metal dari air yang terkontaminasi, ini juga berbahaya jika dikonsumsi berlebihan. Mungkin saja, lumut laut mengandung endapan zat metal beracun seperti arsenik, merkuri, dan timbal.

Catatan dari SehatQ

Belum diketahui secara pasti berapa rekomendasi dosis yang tepat untuk mengonsumsi lumut laut. Mengingat penelitiannya masih terbatas, sebaiknya ibu hamil dan ibu menyusui tidak mengonsumsinya.Terlebih, lumut laut memiliki efek mengencerkan darah. Inilah mengapa individu yang mengonsumsi obat pengencer darah tidak disarankan mengonsumsi ganggang merah.Jika ingin berdiskusi lebih lanjut seputar cara aman konsumsi lumut laut, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/sea-moss-for-weight-loss
Diakses pada 30 Juli 2021
Marine Drugs. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6627129/
Diakses pada 30 Juli 2021
Nutrients. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7469045/
Diakses pada 30 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait