Keluarnya cairan menyerupai keputihan pascamelahirkan dapat menyebabkan masalah perkemihan
Setelah menjalani proses persalinan, wanita akan mengeluarkan lokia atau cairan menyerupai keputihan.

Setelah menjalani proses persalinan, baik secara spontan maupun melalui operasi Caesar, seorang ibu umumnya mengalami beberapa perubahan alamiah pada tubuhnya. Hal yang paling sering terjadi adalah keluarnya cairan dari vagina, menyerupai keputihan. Keputihan yang normal ini pun bisa saja terjadi pada Anda setelah melahirkan.

Kondisi ini sering menjadi pertanyaan: apakah cairan tersebut sesuatu yang normal atau malah perlu diwaspadai? Setelah persalinan, sering kali terjadi perdarahan ringan dari vagina, yang berlangsung hingga 6 minggu.

[[artikel-terkait]]

Lokia, serupa keputihan yang normal setelah melahirkan

Perdarahan ini awalnya berupa gumpalan darah, jaringan darah yang keluar dari lapisan rahim, serta bakteri kemudian berubah menjadi merah encer, merah muda, hingga cairan putih-kekuningan. Cairan ini dinamakan dengan lokia yang seringkali dikira sebagai keputihan.

Lokia berasal dari liang vagina dengan aroma menyerupai darah menstruasi. Lokia biasanya akan dirasakan bertambah pada saat bangun di pagi hari, aktif secara fisik, atau saat menyusui.

1. Lokia pada hari ke-3 setelah melahirkan

Tiga hari setelah persalinan, lokia biasanya berwarna merah gelap. Jika mendapati adanya gumpalan darah kecil, yang tidak lebih besar dari buah plum, maka lokia masih dikatakan normal.

2. Lokia pada hari ke-4 setelah melahirkan

Selanjutnya, empat hari pascapersalinan dan hari-hari selanjutnya, lokia menjadi lebih encer, berwarna merah muda, hingga kecokelatan.

3. Lokia pada hari ke-7 setelah melahirkan

Pada hari ketujuh, biasanya lokia akan berubah warna, menjadi krem hingga kekuningan. Perlu diingat, lokia pada ibu yang melahirkan melalui operasi Caesar biasanya akan muncul lebih lambat 24 jam dibandingkan persalinan spontan.

4. Lokia pada minggu ke-2 setelah melahirkan

Lokia akan semakin berkurang jumlahnya dalam dua hingga empat minggu, meskipun beberapa perempuan akan terus mengalami lokia dalam jumlah sedikit atau titik-titik perdarahan hingga beberapa minggu setelahnya.

Sebuah penelitian menunjukkan, seorang wanita dengan gangguan perdarahan, proses persalinan yang panjang, serta persalinan dengan bantuan alat medis tertentu, cenderung mengalami lokia dengan volume lebih banyak dan durasi lebih lama.

Cara mengatasi lokia

Biasanya setelah menjalani persalinan, seorang ibu disarankan menggunakan pembalut khusus. Pembalut untuk masa nifas ini perlu dipakai hingga beberapa hari setelah melahirkan.

Selanjutnya, jika merasa bahwa produksi lokia sudah berkurang, Anda dapat menggunakan pembalut berukuran normal. Hindari penggunaan tampon untuk menghindari infeksi di vagina dan rahim Anda.

Selain itu, disarankan juga untuk mencukupi asupan cairan dan berkemih lebih sering. Perlu diingat, beberapa hari setelah melahirkan biasanya kandung kemih menjadi kurang sensitif sehingga jarang timbul keinginan untuk buang air kecil, meskipun kondisi kandung kemih dalam keadaan penuh.

Kondisi ini dapat menyebabkan masalah perkemihan. Kondisi kandung kemih yang terlalu penuh menyebabkan rahim sulit konstraksi sehingga lebih banyak perdarahan dan nyeri yang terjadi.

Beristirahatlah dengan cukup. Sebab, aktivitas yang berlebihan, menyebabkan perdarahan sulit berhenti. Kondisi ini berisiko memicu perdarahan setelah lokia sembuh.

Apakah lokia berbahaya?

Lokia memang tidak berbahaya. Namun, jika cairan berwarna merah terang kembali muncul setelah lokia berhenti, segera kurangi aktivitas Anda. Jika tetap terjadi hingga beberapa hari, segera periksakan ke dokter atau bidan terdekat.

Beberapa hal ini juga perlu Anda perhatikan, dan dikonsultasikan dengan dokter.

  • Lokia masih berwarna merah terang hingga 4 hari setelah melahirkan
  • Lokia berbau busuk atau disertai dengan demam hingga menggigil
  • Perdarahan hebat (perdarahan disertai gumpalan darah yang besar). Ini adalah tanda perdarahan pascapersalinan dan membutuhkan pertolongan segera.

Selalu lakukan kontrol secara berkala setelah melahirkan. Dokter akan mengevaluasi kondisi kesehatan Anda setelah melahirkan. Selain itu, Anda dapat berkonsultasi mengenai lokia yang terjadi pascapersalinan.

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000628.htm
Diakses pada 9 Mei 2019

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/9682-pregnancy-physical-changes-after-delivery
Diakses pada 9 Mei 2019

Babycenter. https://www.babycenter.com/0_postpartum-normal-bleeding-and-discharge-lochia_11722.bc
Diakses pada 9 Mei 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed