logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Penyakit

Limpa Bengkak Tanda Penyakit Serius, Ini Ciri-Ciri, Penyebab, dan Pengobatannya

open-summary

Limpa bengkak atau splenomegali adalah pembesaran organ limpa yang melebihi ukuran normal. Ciri atau gejala pembengkakan limpa antara lain mudah mengalami perdarahan dan sering sakit perut bagian kiri atas.


close-summary

Ditinjau secara medis oleh dr. Reni Utari

3 Des 2022

Limpa bengkak disebut juga splenomegali dan biasanya disertai gejala sering sakit perut bagian kiri atas

Limpa bengkak disebut juga splenomegali dan biasanya disertai gejala sering sakit perut bagian kiri atas

Table of Content

  • Apa itu limpa bengkak?
  • Gejala limpa bengkak
  • Penyebab limpa bengkak
  • Pengobatan limpa bengkak
  • Catatan dari SehatQ

Limpa merupakan organ penting dalam tubuh manusia. Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan limpa bengkak sehingga tidak bisa menjalankan fungsinya secara optimal. 

Advertisement

Pembengkakan limpa umumnya ditandai dengan rasa sakit atau tidak nyaman di perut kiri bagian atas. Kondisi ini tidak boleh disepelekan karena bisa jadi tanda penyakit serius.

Simak ulasan lengkap mengenai kondisi limpa bengkak atau splenomegali melalui artikel berikut ini. 

Apa itu limpa bengkak?

Limpa adalah organ tubuh yang terletak tepat di bawah tulang rusuk sebelah kiri dan merupakan bagian dari sistem limfatik dan sistem imun dalam tubuh.

Fungsi limpa antara lain untuk menyaring sel darah merah yang tak dapat berfungsi dengan baik, mendorong pembentukan antibodi, dan membantu tubuh melawan infeksi. 

Limpa umumnya berukuran sebesar kepalan tangan, denganpanjang sekitar 12 cm dan berat 70 gr. Namun, organ tersebut bisa mengalami pembengkakan yang disebut dengan splenomegali.

Splenomegali atau limpa bengkak adalah suatu kondisi yang terjadi ketika organ limpa membesar, bahkan berkali-kali lipat dari ukuran normalnya. 

Limpa bengkak harus segera diobati. Jika tidak, kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya infeksi dan pecahnya organ limpa. Ketika limpa pecah, kondisi tersebut bisa menyebabkan perdarahan ke dalam rongga perut yang mengancam jiwa. 

Gejala limpa bengkak

Salah satu gejala limpa bengkak adalah lemas akibat anemia
Salah satu gejala limpa bengkak adalah lemas akibat anemia

Sebagian orang yang mengalami splenomegali biasanya tidak merasakan gejala apa pun. Kondisi tersebut baru diketahui ketika melakukan pemeriksaan fisik. 

Meski demikian, ada pula gejala-gejala gangguan limpa yang dapat dirasakan. Melansir StatPearls, gejala umum splenomegali yang biasanya dirasakan adalah nyeri dan ketidaknyamanan di perut kiri atas. Nyeri ini bisa menjalar ke bahu sebelah kiri. 

Berikut adalah ciri-ciri penyakit pembengkakan limpa atau splenomegali yang perlu diwaspadai:

1. Nyeri atau tidak nyaman di perut kiri atas 

Rasa nyeri merupakan gejala umum pembengkakan limpa. Nyeri perut kiri atas bisa menyebar ke punggung, tulang belikat, hingga bahu kiri yang membuat Anda merasa sangat tidak nyaman.

2. Merasa lebih mudah kenyang 

Anda juga bisa merasa mudah kenyang meski tidak makan atau hanya makan sedikit. Hal ini terjadi akibat limpa yang membesar telah menekan lambung.

3. Anemia atau kurang darah 

Anemia terjadi ketika limpa yang bengkak mengeluarkan banyak sel darah merah dari aliran darah. Hal ini bisa menyebabkan Anda merasa lemas, sakit kepala, sering mengantuk, kulit pucat, detak jantung tak teratur, napas pendek, serta dingin pada tangan dan kaki.

4. Mudah mengalami penyakit infeksi 

Saat limpa membengkak, maka fungsinya untuk menghasilkan sel darah putih yang memadai bisa terganggu. Padahal, sel darah putih adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh. Akibatnya, Anda jadi lebih mudah mengalami infeksi akibat virus, bakteri, maupun jamur. 

5. Mudah mengalami perdarahan

Tak hanya penting untuk sel darah putih dan merah, limpa juga dapat menjaga kesehatan trombosit yang berfungsi untuk membantu proses pembekuan darah. Ketika limpa bengkak, pembekuan darah dapat terpengaruh hingga menyebabkan Anda lebih mudah berdarah. 

6. Tidak dapat menyaring darah dengan baik

Saat limpa bengkak, maka organ lain yang ada di sekitarnya bisa tertekan. Kondisi tersebut bisa memengaruhi aliran darah ke limpa. Hal ini bisa menyebabkan limpa tidak dapat menyaring darah dengan baik.

Ketika Anda memiliki tubuh yang kurus, Anda mungkin bisa merasakan limpa yang membesar melalui kulit dengan merabanya. Jika Anda khawatir mengalami pembengkakan limpa, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Baca juga: Pembengkakan Hati Ternyata Bukan Penyakit, Ini Penjelasannya

Penyebab limpa bengkak

Penyebab limpa bengkak salah satunya virus
Penyebab limpa bengkak salah satunya virus

Limpa bengkak bisa terjadi akibat infeksi maupun penyakit tertentu yang lebih serius. Kondisi ini bisa bersifat sementara atau berlangsung lama. 

Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab pembengkakan limpa yang perlu Anda periksakan lebih lanjut ke dokter:

1. Infeksi

Infeksi virus, bakteri, dan parasit bisa menyebabkan produksi antibodi dan sel kekebalan tubuh berlebihan (hiperplasia) hingga menyebabkan pembengkakan di organ limpa. 

Sebut saja infeksi virus seperti mononukleosis dan HIV, infeksi bakteri seperti tuberkulosis dan endokarditis, serta infeksi parasit seperti malaria dan toksoplasmosis

2. Penyakit hati 

Penyakit yang menjangkit organ hati seperti sirosis hati atau hepatitis kronis, bisa menyebabkan tekanan menumpuk di pembuluh darah yang mengalir melalui hati ke limpa. Kondisi ini bisa disebut dengan hipertensi portal. 

Tekanan pembuluh darah tersebut bisa menyebabkan darah menggenang sehingga ukuran limpa membesar. 

3. Lesi fokal

Lesi fokal seperti kista, abses, atau pertumbuhan sel jinak lain bisa menjadi penyebab pembengkakan pada limfa. 

4. Penyakit autoimun

Penyakit autoimun, seperti lupus, sarkoidosis, artritis rheumatoid, atau peradangan kronis lainnya bisa menyebabkan respons imun terlalu aktif sehingga menyebabkan limpa membengkak. 

5. Gangguan darah

Gangguan darah seperti anemia hemolitik dan neutropenia menyebabkan sel darah merah hancur lebih cepat. Kondisi ini bisa membebani limpa yang bertugas membuangnya sehingga pembengkakan pun terjadi.

6. Trombosis

Trombosis adalah gumpalan darah yang bisa menyumbat salah satu pembuluh darah di hati atau limpa. Kondisi ini menyebabkan tekanan dan penumpukan darah di organ limpa sehingga ukurannya membesar. 

7. Gangguan metabolisme

Gangguan darah akibat kelainan genetik seperti pada penyakit Niemann-Pick, Gaucher, dan penyakit sel sabit, bisa menyebabkan terjadinya penumpukan berbagai zat di darah dan disimpan di organ. Selanjutnya, kondisi ini bisa menyusup ke organ limpa dan pada akhirnya membuat limpa menjadi bengkak. 

8. Kanker 

Kanker darah, seperti leukemia, myeloproliferative neoplasms (MPNs), dan limfoma bisa menginfiltrasi limpa dengan sel asing yang terus berkembang biak. 

Baca juga: Limfadenopati Adalah Bengkak yang Bisa Jadi Penyakit Serius

Pengobatan limpa bengkak

Limpa bengkak bisa diobati dengan antibiotik maupun obat lain sesuai penyebab
Limpa bengkak bisa diobati dengan antibiotik maupun obat lain sesuai penyebab

Pembengkakan pada limpa bisa disembuhkan, asal ditangani dengan tepat. Pengobatan pembengkakan limpa pada tiap orang bisa berbeda, tergantungpenyebab yang mendasarinya. 

Sebelum melakukan prosedur tertentu, awalnya mungkin dokter akan menyuruh Anda untuk melakukan observasi dan melihat apabila kondisi limpa bisa membaik dengan sendirinya. Metode observasi ini biasa dipilih jika pembesaran limpa tidak menunjukkan gejala lain atau penyebabnya tidak terdeteksi. 

Selama masa observasi, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk membatasi gerak atau aktivitas fisik. Ini bertujuan mengurangi trauma abdomen yang bisa meningkatkan risiko pecahnya limpa. 

Olahraga yang memungkinkan Anda untuk berbenturan juga perlu dihindari, seperti sepak bola, futsal, basket, maupun hoki.

Penting juga untuk selalu menggunakan sabuk pengaman ketika berkendara. Ini bisa melindungi organ limpa Anda saat terjadi kecelakaan atau kondisi rem mendadak. 

Observasi pembengkakan limpa biasanya dilakukan selama 6-12 bulan atau lebih cepat jika gejala lain muncul. Setelah itu, dokter baru akan melakukan pemeriksaan ulang dan apabila diperlukan, akan melakukan prosedur pengobatan sesuai kondisi. 

Dalam banyak kasus, limpa bisa kembali ke ukuran normal dengan sendirinya seiring dengan membaiknya kondisi atau penyebab yang mendasarinya. Misalnya, pada kondisi infeksi sementara.

Sementara jika kondisi limpa tidak kunjung membaik, dokter dapat memberikan beberapa perawatan, seperti: 

1. Obat-obatan

Obat limpa bengkak tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Misalnya, jika splenomegali disebabkan oleh infeksi bakteri maka dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi kondisi tersebut.

2. Splenektomi

Pada kasus yang serius, seperti ruptur limpa atau kanker,  dokter mungkin akan menyarankan operasi pengangkatan limpa (splenektomi). Keputusan ini akan diambil dokter ketika pembengkakan limpa menyebabkan komplikasi serius, tidak bisa diobati dengan obat-obatan, atau penyebabnya tidak dapat diidentifikasi. 

Sebagian besar operasi pengangkatan limpa dilakukan dengan laparoskopi dibandingkan dengan operasi terbuka. 

Anda tak perlu berkecil hati sebab sangat mungkin untuk menjalani kehidupan normal setelah melakukan pengangkatan limpa, yakni dengan mendapat vaksin dan obat-obatan. Pastikan pula untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

3. Vaksinasi

Vaksinasi memang bukan pengobatan untuk mengatasi limpa bengkak, tapi langkah ini bisa membantu melindungi tubuh dari akibat yang bisa ditimbulkan penyakit ini.

Mengingat gangguan limpa juga bisa mengganggu sistem imun dan membuat diri Anda rentan terhadap penyakit, melakukan vaksinasi rutin sangat penting untuk menurunkan risiko infeksi. 

Setidaknya, lakukan vaksinasi flu tahunan, tetanus, difteri, dan pertusis setiap 10 tahun. Tanyakan kepada dokter terkait jenis vaksinasi lain yang mungkin harus Anda dapatkan. 

Baca Juga

  • Membedah Mukosa dari Pengertian Hingga Fungsinya
  • Penyebab Perut Kembung pada Lansia, Hati-hati Gangguan Hati
  • Arti Kreatinin Rendah pada Hasil Tes Darah maupun Urine

Catatan dari SehatQ

Limpa bengkak merupakan kondisi serius yang tidak boleh disepelekan. Meski umumnya tidak menimbulkan gejala, merasa sakit di perut kiri atas dan cepat kenyang merupakan ciri umum pembengkakan limpa. 

Tidak ada salahnya berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lengkap demi menegakkan diagnosis yang tepat. Selanjutnya, dokter akan memberi pengobatan yang sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. 

Punya pertanyaan lain seputar limpa maupun kondisi penyakit dalam lainnya? Anda bisa mengunjungi Klinik Online Spesialis Penyakit Dalam SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang! 

Advertisement

penyakit hatifungsi organ

Ditulis oleh Yanita Nur Indah Sari

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved