Berkenalan dengan Ragam Manfaat Licorice, Si Akar Manis


Familier dengan tanaman licorice atau akar manis? Tanaman herbal bercita rasa manis yang umumnya dijumpai dalam bentuk permen ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, lho.

(0)
06 Feb 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Licorice atau akar manis mengandung banyak potensi manfaat untuk kesehatanLicorice atau akar manis adalah tanaman herbal yang sangat bemanfaat
Licorice atau yang dikenal dengan akar manis telah lama digunakan sebagai tanaman obat tradisional di Tiongkok. Bahkan, ada ungkapan tertentu dalam teori pengobatan tradisional di sana yang mengatakan bahwa "9 dari 10 formula obat tradisional mengandung akar manis". Tidak heran, tanaman herbal ini hingga zaman modern tetap dipercaya sebagai salah satu tanaman obat andalan yang kaya manfaat untuk kesehatan. Tidak jarang, bahkan akar tanaman ini kadang dijadikan pengobatan alternatif untuk gangguan kesehatan tertentu. 

Licorice si akar manis, apa itu?

Licorice adalah tanaman herbal yang telah banyak digunakan untuk menangani kesehatan tertentu. Selain itu, sesuai namanya, tanaman yang memiliki nama latin Glycyrrhiza glabra memiliki rasa khas manis, yang membuatnya sering dikenal dengan akar manis. Rasa manis yang dikandung herbal ini sering ditambahkan ke dalam permen dan minuman.
Licorice
Licorice mengandung lebih dari 300 senyawa yang berbeda
Licorice mengandung lebih dari 300 senyawa yang berbeda. Beberapa di antaranya memiliki efek antibakteri dan antivirus. Dengan kandungan tersebut, akar manis pun mempunyai beragam manfaat kesehatan yang mengesankan. Apa saja?

6 Manfaat licorice untuk kesehatan dan kebaikan tubuh

Berikut ini khasiat dan manfaat akar manisyang patut untuk diketahui, yaitu:

1. Meredakan gangguan pencernaan

Akar manis telah banyak digunakan untuk mengatasi gangguan pada lambung, seperti keracunan makanan, tukak lambung, dan heartburn. Ekstrak herbal ini mengandung glycyrrhizic acid yang memiliki efek antiperadangan dan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga mempercepat pemulihan lapisan lambung dan mengembalikan keseimbangan.

2. Mengatasi masalah pernapasan

Licorice juga direkomendasikan untuk membersihkan saluran pernapasan. Mengonsumi suplemen akar manis disebutkan dapat membantu tubuh menghasilkan dahak yang sehat. Ya, dahak yang sehat dapat menjaga fungsi saluran pernapasan agar tidak tersumbat.

3. Bermanfaat untuk penanganan kanker

Temuan menarik lain dari akar manis adalah potensi khasiatnya untuk mendampingi penanganan kanker, seperti kanker prostat dan kanker payudara. Pengiring penanganan ini sudah dilakukan di China, walau riset lanjutan masih diperlukan untuk menguatkan potensi ini.

4. Berpotensi menangani hepatitis C

Licorice berpotensi untuk menangani hepatitis C, infeksi virus pada organ hati. Sebuah riset yang dilakukan di Jepang mengungkapkan bahwa akar manis dapat melawan mikroba penyebab hepatitis C, yang hasilnya sangat menjanjikan. Penelitian ini dilakukan dengan jenis licorice tertentu yang efektif menurunkan angka kematian hingga 50%. Meskipun begitu, sayangnya penelitian ini hanya melibatkan pasien dalam jumlah kecil.

5. Melindungi kulit dan gigi

Tak hanya untuk organ internal tubuh, akar manis juga bermanfaat untuk kulit dan gigi. Gel topikal yang mengandung akar manis dianjurkan untuk penderita eksim. Selain itu, karena mengandung sifat antibakteri, licorice juga disebutkan berpotensi untuk membunuh bakteri penyebab gigi berlubang.Meski begitu, menurut penelitian terkini disebutkan bahwa menggosok gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung herbal ini tidak mencegah risiko penumpukan plak gigi, jika dibanding dengan pasta gigi tanpa kandungan akar manis.

6. Mengikis rasa stres

Manfaat licorice tak hanya untuk kesehatan organ dan kulit saja. Si akar manis juga dilaporkan dapat berkhasiat untuk kesehatan psikologis, yakni dengan meredakan stres.
Licorice
Licorice juga dilaporkan dapat meredakan stres
Stres berkepanjangan dapat memicu kelenjar adrenal bekerja bekerja ekstra keras untuk menghasilkan hormon adrenalin dan kortisol, si hormon stres. Konsumsi suplemen licorice ternyata dapat menstimulasi kelenjar adrenal, sehingga juga mengendalikan kadar kortisol.

Bentuk-bentuk licorice yang sering ditemukan

Tanaman herbal ini tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari ekstrak dalam permen hingga dalam bentuk suplemen. Berikut ini bentuk akar manis yang bisa dikonsumsi dan batas penggunaannya:
  • Ekstrak akar manis (glycyrrhizic acid) dalam produk permen dan minuman, takaran maksimal yaitu 30 mg/mL
  • Bubuk akar manis, dosis maksimal yakni kurang dari 75 gram per hari
  • Teh akar manis, tidak boleh dikonsumsi lebih dari 8 ons per hari
  • DGL, tidak bisa dikonsumsi lebih dari 5 gram per hari
Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi licorice dalam bentuk apapun, untuk menghindari efek tidak menyenangkan.

Risiko dan efek samping licorice jika dikonsumsi terlalu banyak

Jika Anda berniat untuk mengonsumsi akar manis, perhatikan dosis asupan yang Anda konsumsi. Produk yang mengandung akar manis dengan zat glycyrrhizin tidak disarankan untuk dikonsumsi dalam jangka panjang atau sekitar empat minggu.

Penggunaan gel atau salep dengan kandungan ekstrak akar manis sekitar 2% aman tergolong aman selama penggunaan obat tidak melebihi durasi dua minggu.
Walau khasiat herbal di atas menakjubkan, tanaman ini tetap memiliki risiko tertentu jika dikonsumsi berlebihan. Beberapa kondisi yang bisa terjadi sebagai efek konsumsi akar manis terlalu banyak, yaitu:
  • Hipokalemia, atau rendahnya kadar kalium di tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan lemah otot.
  • Metabolisme tubuh yang tidak normal dan kondisi kelebihan air di tubuh (fluid retention)
  • Tekanan darah tinggi dan detak jantung tidak teratur
Bagi pasien yang mengidap penyakit jantung, ginjal, dan tekanan darah tinggi, mengonsumsi akar manis walau hanya dalam dosis yang kecil akan lebih sensitif terhadap efek samping yang dirasa.Selain itu, badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat atau FDA, merekomendasikan agar ibu hamil menghindari akar manis.

Akar manis juga memiliki risiko interaksi jika dikonsumsi secara bersamaan dengan pil pengontrol kehamilan, seperti KB, obat-obatan yang mengandung potasium dalam jumlah yang rendah, dan obat untuk mengatasi tekanan darah.

Catatan dari SehatQ

Licorice atau akar manis merupakan tanaman yang menawarkan manfaat kesehatan. Walau begitu, pastikan Anda mengonsumsinya dalam batas wajar. Berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya juga dianjurkan.
herbaltanaman obat
Healthline. https://www.healthline.com/health/licorice-the-sweet-root
Diakses pada 6 Februari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323761.php
Diakses pada 6 Februari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3715454/#!po=2.00000
Diakses pada 6 Februari 2020
Journal of Ethnopharmacology. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0378874119304118
Diakses 17 Februari 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait