Leukosit Tinggi pada Bayi, Ini Penyebab dan Cara Menurunkannya


Leukosit tinggi pada bayi bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan seperti infeksi, kerusakan di sumsum tulang, ataupun kelainan sistem imun. Kondisi ini dapat diketahui lewat pemeriksaan darah di laboratorium.

(0)
04 Feb 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Leukosit tinggi pada bayi menandakan gangguan kesehatan yang beragamLeukosit tinggi pada bayi bisa dipicu oleh alergi hingga kanker
Leukosit tinggi pada bayi bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan. Leukosit adalah istilah medis untuk sel darah putih. Pada bayi baru lahir, nilai normal leukositnya adalah 9.000-30.000 per mikroliter darah, sedangkan untuk anak berusia di bawah 2 tahun nilai leukosit normalnya adalah 6.200-17.000 per mikroliter darah.Kondisi saat jumlah leukosit melebihi rentang normal disebut sebagai leukositosis. Kondisi ini dapat dipicu oleh beberapa gangguan kesehatan seperti infeksi, kerusakan di sumsum tulang, ataupun kelainan sistem imun.

Penyebab leukosit tinggi pada bayi

Naiknya jumlah leukosit dalam tumbuh bisa dipicu oleh banyak penyakit. Biasanya, nilai sel darah putih di tubuh akan diketahui saat dokter menyarankan pasien melakukan pemeriksaan darah untuk mencari penyebab dari gejala penyakit yang dialami.Beberapa penyakit yang dapat memicu tingginya nilai leukosit antara lain:
  • Alergi, terutama alergi yang parah
  • Infeksi bakteri atau virus
  • Batuk rejan
  • Tuberculosis (TBC)
  • Leukimia atau kanker darah
  • Polisitemia vera
  • Reaksi alergi berat
  • Penyakit sumsum tulang seperti myelofibrosis
  • Efek samping obat-obatan
  • Tumor di sumsum tulang
  • Asma
Sel darah putih atau leukosit dalam tubuh, jenisnya pun ada beberapa. Dokter biasanya dapat mengetahui jenis dengan jumlah yang lebih tinggi dari normal, setelah pasien menjalani pemeriksaan darah. Kenaikan tersebut dapat menyebabkan peningkatan jumlah leukosit secara keseluruhan di tubuh.Masing-masingnya juga akan mengindikasikan gangguan yang dialami oleh bayi. Berikut ini jenis sel darah putih yang dimaksud dan penyakit penyebab kenaikan jumlahnya.

• Neutrofil

Neutrofil adalah jenis sel darah putih paling umum. Kenaikan jumlah neutrofil di atas normal dinamakan neutrofilia dan biasanya disebabkan oleh infeksi dan inflamasi atau peradangan.

• Limfosit

Sekitar 20-40% dari sel darah putih adalah limfosit. Saat jumlahnya melonjak melebihi normal, kondisi tersebut dinamakan sebagai limfositosis. Penyebab limfositosis umumnya berkaitan dengan infeksi virus dan leukemia.

• Monosit

Kondisi monositosis (saat nilai monosit melebihi normal) bisa dibilang lebih jarang terjadi dibanding dengan gangguan sel darah putih lainnya. Penyebab gangguan ini kerap berkaitan dengan infeksi maupun kanker.

• Eosinofil

Kelebihan kadar eosinofil dalam tubuh dinamakan sebagai eosinofilia. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh alergi dan parasit.

• Basofil

Saat jumlah basofil melonjak melebihi normal, maka di dalam tubuh sedang terjadi suatu kondisi yang dinamakan basofilia. Biasanya, kenaikan ini dipicu oleh leukemia.

Gejala leukosit tinggi pada bayi

Tidak ada gejala spesifik saat kadar leukosit di tubuh bertambah hingga lebih dari normal. Biasanya, gejala yang akan dialami tergantung dari penyakit yang menyebabkannya.Namun secara umum, beberapa kondisi di bawah ini kerap muncul pada pasien yang mengalami leukositosis.
  • Demam
  • Sering berdarah tanpa sebab atau memar tanpa sebab
  • Lemas
  • Pucat, sering berkeringat
  • Sesak napas
  • Berat badan turun tanpa sebab

Cara menurunkan leukost tinggi pada bayi

Karena kondisi leukosit tinggi pada bayi bisa disebabkan oleh banyak penyakit, maka perawatannya pun akan berbeda-beda, sesuai dengan kondisi pasien. Setelah penyakit tersebut diobati, maka kadar sel darah putih dalam tubuh juga akan berangsur-angsur pulih.Beberapa pilihan perawatan untuk menurunkan leukosit tinggi pada bayi antara lain:
  • Pemberian antibiotik untuk mengatasi infeksi
  • Perawatan kondisi yang menyebabkan peradangan
  • Pemberian antihistamin atau inhaler pada reaksi alergi
  • Kemoterapi, terapi radiasi, atau transplantasi sel punca pada pasien leukimia
  • Penggantian obat-obatan apabila kenaikan sel darah putih disebabkan oleh efek samping obat.
Pada beberapa kasus, tingginya kadar leukosit juga bisa membuat darah terlalu kental, sehingga tidak bisa mengalir dengan baik di dalam tubuh. Kondisi ini disebut sebagai hyperviscosity syndrome dan merupakan kegawatdaruratan medis yang harus segera ditangani.Beberapa cara untuk mengatasi sindrom tersebut adalah pemberian cairan infus dan obat-obatan tertentu agar jumlah sel darah putih bisa segera turun, dan kekentalan darah semakin berkurang agar darah dapat kembali mengalir dengan lancar.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kondisi leukosit tinggi pada bayi maupun kelainan darah lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tumbuh kembang bayileukositosissel darahsel darah putih
Healthline. https://www.healthline.com/health/wbc-count#purpose
Diakses pada 22 Januari 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/high-white-blood-cell-count/basics/causes/sym-20050611
Diakses pada 22 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/leukocytosis
Diakses pada 22 Januari 2021
Drugs. https://www.drugs.com/cg/leukocytosis.html
Diakses pada 22 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait