Lebih Baik dari Beras Putih, Ini Manfaat Beras Coklat untuk Kesehatan

Indeks glikemik beras coklat lebih rendang ketimbang beras putih sehingga lebih aman untuk penderita diabetes
Beras cokelat dapat membuat perut tetap merasa kenyang sehingga mencegah berat badan naik

Indonesia adalah negeri dengan kekayaan alam melimpah yang membuat Anda bisa mencicipi beraneka ragam pangan yang berkhasiat bagi kesehatan. Salah satunya adalah biji-bijian berupa beras cokelat atau brown rice yang populer dijadikan alternatif pengganti nasi putih.

Beras coklat memiliki warna kecokelatan dengan tekstur yang lebih keras saat sudah dimasak dan dikonsumsi sebagai nasi. Anda mungkin belum terlalu familiar dengan beras cokelat karena lebih sering menggunakan beras putih yang umum dijual di pasaran.

Meskipun demikian, tidak ada salahnya jika Anda mencoba mengganti beras putih dengan beras coklat, karena terdapat berbagai manfaat beras coklat bagi kesehatan Anda.

Manfaat beras coklat bagi kesehatan

Manfaat beras coklat bagi kesehatan tidak hanya sekedar membantu penurunan berat badan, karena beras coklat memiliki kegunaan lain bagi kesehatan. Berikut adalah beberapa manfaat beras coklat yang bisa dipertimbangkan sebagai pengganti beras putih.

  • Membantu penurunan berat badan

Manfaat beras coklat yang paling populer adalah membantu menurunkan berat badan. Manfaat ini bukanlah rumor belaka karena beras cokelat memiliki kandungan serat yang lebih tinggi daripada beras putih.

Serat sangat berguna untuk membuat perut tetap merasa kenyang dan mencegah Anda mengonsumsi lebih banyak kalori. Beras coklat atau brown rice juga ditemukan mampu mengurangi lemak di perut dibanding beras putih.

  • Tidak mengandung gluten

Saat seseorang mengalami ketidakmampuan mencerna gluten, biasanya reaksi yang muncul adalah muntah, diare, sakit perut, dan kembung ketika mengonsumsi gluten.

Oleh karenanya, manfaat beras coklat yang lainnya adalah dapat menjadi pengganti makanan tinggi gluten, seperti nasi putih, roti, pasta, dan sebagainya. Tidak hanya untuk penderita alergi atau intoleransi gluten, penderita autoimun juga bisa mengonsumsi beras coklat untuk menerapkan pola makan bebas gluten.

  • Baik untuk penderita diabetes

Pola makan yang rendah karbohidrat sangat penting untuk diterapkan oleh penderita diabetes dalam rangka mengontrol gula darahnya. Penderita diabetes bisa mengganti beras putih dengan beras cokelat yang memiliki kadar glikemik yang lebih rendah.

Glikemik indeks dari beras putih adalah 72, sedangkan beras coklat 50. Makanan dengan kadar glikemik yang rendah tidak meningkatkan kadar gula darah dengan cepat karena tubuh mencerna makanan tersebut lebih lambat.

Selain itu, karena dicerna lebih lambat, Anda akan merasa kenyang lebih lama dan tidak mengonsumsi makanan lebih banyak lagi.

  • Melindungi organ jantung

Manfaat beras coklat dalam menjaga kesehatan organ jantung terletak pada serat dan senyawa-senyawa lainnya yang mampu menurunkan risiko penyakit jantung. Konsumsi serat yang tinggi ditemukan mampu mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, dan gangguan pernapasan.

Selain itu, beras coklat atau brown rice juga kaya akan lignan dan magnesium. Lignan merupakan senyawa yang mampu menurunkan risiko penyakit jantung dengan mengurangi ketegangan pembuluh arteri, serta menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

Sementara itu, senyawa magnesium adalah salah satu senyawa mineral yang sangat berperan dalam menjaga kesehatan jantung yang mampu mengurangi peluang Anda menderita penyakit jantung.

  • Lebih bernutrisi daripada beras putih

Beras cokelat memiliki nutrisi yang jauh lebih tinggi daripada beras putih, mulai dari kandungan serat sampai senyawa-senyawa mineralnya. Bahkan satu cangkir beras coklat sudah mampu memenuhi hampir keseluruhan asupan nutrisi harian Anda.

Beras coklat atau brown rice merupakan makanan yang baik untuk dijadikan sumber mangan, antioksidan, potasium, riboflavin (vitamin B2), folat, zat besi, kalsium, selenium, dan folat.

Apakah ada efek samping mengonsumsi beras cokelat?

Anda mungkin bertanya-tanya, apakah manfaat beras coklat yang melimpah memiliki efek samping tertentu? Sebenarnya, beras coklat ditemukan berisiko terkontaminasi oleh racun arsenik karena menyerap air yang banyak saat masa pertumbuhannya.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena kadar arsenik yang berada dalam beras coklat atau brown rice terlalu rendah untuk bisa memicu gangguan pada kesehatan.

Bila Anda masih khawatir dengan kandungan arsenik yang mungkin tersembunyi dalam beras coklat yang dibeli, Anda dapat memasak beras coklat dengan kadar air yang enam kali lipat lebih banyak dari biasanya untuk mengurangi kadar arsenik yang ada menjadi setengah.

Consumer Reports. https://www.consumerreports.org/cro/magazine/2012/11/arsenic-in-your-food/index.htm
Diakses pada 31 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/is-brown-rice-good-for-you#nutrition
Diakses pada 31 November 2019

Livescience. https://www.livescience.com/50461-brown-rice-health-benefits-nutrition-facts.html
Diakses pada 31 November 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3513325/
Diakses pada 31 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed