Layanan Home Care yang Tetap Bermanfaat di Masa Pandemi Covid-19


Pada kondisi tertentu, layanan home care sangat bermanfaat. Meski beberapa instansi sudah menyediakannya, belum banyak orang yang tahu dan bisa memanfaatkannya.

(0)
17 Nov 2020|Dedi Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Layanan home care di masa pandemi perlu cara yang lebih kreatifLayanan home care akan memberikan perawatan lanjutan di rumah
Salah satu bagian dari pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan komprehensif adalah layanan home care alias perawatan di rumah. Layanan ini diberikan pada individu atau keluarga guna meningkatkan, mempertahankan, atau memulihkan kesehatan.Layanan ini juga diberikan karena bisa memaksimalkan kemandirian seseorang. Selain itu, efek positifnya adalah mampu mengurangi dampak negatif penyakit tertentu pada penderita. Mereka yang dalam kondisi sakit, sudah sangat lemah, ketergantungan pada alat medis, atau tak sanggup mendatangi layanan kesehatan adalah sasaran program ini.

Apa sebenarnya layanan home care?

Layanan ini memiliki perbedaan signifikan dibandingan pelayanan kesehatan nyang dilakukan di rumah sakit. Adapun layanan kesehatan di rumah dapat berupa:
  • Perawatan di rumah dilakukan agar kegiatan sehari-hari tetap berjalan aman
  • Layanan khusus diberikan kepada manusia lanjut usia dengan penyakit kronis, disabilitas, dan pemulihan pasca operasi
  • Umum disebut sebagai layanan perawatan personal atau custodial care
  • Pemberi layanan biasa disebut dengan care giver
Bentuk layanan home care yang diperoleh bisa berupa tindakan di bawah ini:
  • Pekerjaan rumah tangga seperti membersihkan rumah dan binatu,
  • Membantu pasien melakukan perawatan pribadi mulai dari mandi hingga berpakaian,
  • Melayani kebutuhan nutrisi pasien bisa dengan memasak di rumah pasien atau datang sudah membawa makanan matang,
  • Membantu pasien agar tetap lancer dalam melakukan kewajiban finansial seperti membantu mengisi formulir untuk membayar aneka tagihan,
  • Melakukan layanan kesehatan mandiri di rumah dengan memanggil perawat.

Proses dan syarat mendapatkan layanan home care

Dalam program layanan perawatan di rumah ada mekanisme yang harus ditempuh. Mekanisme tersebut berupa:
  • Pemeriksaan menyeluruh setelah menjalani rawat inap atau rawat jalan. Dokter melakukan hal ini guna menentukan apakah pasien harus mendapatkan layanan di rumah atau tidak.
  • Jika setelah penilaian pasien memang memerlukan layanan rumah para pihak wajib berdiskusi. Dokter, penyedia layanan kesehatan (asuransi), pasien, dan keluarga harus menyusun rencana menyeluruh untuk menjalankan program ini.
  • Untuk efektivitas layanan, program ini akan dipantau oleh koordinator kasus. Semua pelaksanaan pelayanan wajib dilaporkan kepada coordinator kasus.
  • Koordinator kasus akan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap program. Hal terebut dilakukan guna menentukan apakah layanan yang diberikan sudah sesuai dengan kesepakatan di awal.
Karena program ini melibatkan banyak pihak, maka ada syarat yang harus dipenuhi seseorang yang menginginkan layanan ini:
  • Memiliki keluarga atau pihak lain yang bersedia bertanggung jawab atau pendamping klien dalam berinteraksi dengan pengelola layanan.
  • Penerima layanan ini beserta penanggung jawabnya harus bersedia menandatangani persetujuan yang telah dijelaskan pengelola.
  • Bersedia melakukan perjanjian kerja dengan pengelola home care. Hal ini wajib dilakukan untuk menjamin adanya pelaksanaan kewajiban, tanggung jawab, dan terpenuhinya hak para pihak.

Agar layanan home care tetap efektif di masa pandemi

Memberikan layanan kesehatan secara pribadi di rumah di masa pandemi Covid-19 tentu harus disiasati agar tidak menjadi ajang penularan. Baik pemberi layanan kesehatan seperti dokter, suster, atau perawat tentu haru dilindungi dari penularan virus Corona. Apalagi pasien yang secara medis juga sedang tidak fit.Beberapa langkah di bawah ini bisa dilakukan agar proses layanan kesehatan di rumah tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19:
  • Melakukan televisit

Salah satu yang dipertimbangkan agar tidak ada kontak langsung antara pasien dengan care giver adalah dengan melakukan kunjungan maya. Namun hal ini hanya dilakukan jika memang memungkikan.Pasien akan melakukan video call dengan orang yang memberikan layanan. Keluarga harus mendampingi pasien sehingga semua instruksi yang diberikan oleh dokter atau perawat bisa dipraktikkan langsung.
  • Melakukan skrining pada care giver

Jika tetap diperlukan kunjungan, maka penyedia layanan kesehatan sebaiknya melakukan skrinning baik kepada care giver maupun pasien. Salah satunya adalah dengan memastikan suhu kedua belah pihak sehat. Jika kondisi suhu petugas terindikasi demam, maka proses kunjungan bisa ditunda atau petugasnya digantiSelain pengecekan suhu, penggunaan alat pelindung kesehatan juga harus lengkap dan sesuai standar. Care giver harus memakai APD lengkap termasuk masker dan sarung tangan. Sementara pasien, minimal memakai masker yang juga sesuai standar.Mendapatkan layanan home care di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, merupakan tantangan bagi semua pihak.Di saat kondisi layanan medis sedang sibuk dalam menanggulangi kesehatan masyarakat luas, kepentingan perorangan juga tidak bisa diabaikan. Untuk itu, masing-masing pihak wajib melakukan inovasi agar layanan ini tetap beroperasi optimal.Penasaran dengan layanan home care dan BPJS lainnya? Anda bisa konsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
bpjs kesehatanoperasikesehatan lansia
Healthline. https://www.healthline.com/health-news/how-home-healthcare-workers-are-navigating-the-covid-19-outbreak
Diakses pada 17 November 2020
Medine Plus. https://medlineplus.gov/homecareservices.html
Diakses pada 17 November 2020
Kementerian Kesehatan. https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/Rakerkesnas-2020/02-Side-event/SE_05/Draft%20Konsep%20Pengembangan%20Pelayanan%20Home%20Care%20(Dit.%20Rujukan%20Yankes).pdf
Diakses pada 17 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait