Tumbuh Bulu-Bulu Halus (Lanugo) di Sekujur Tubuh Bayi, Normalkah?


Lanugo adalah rambut halus yang tumbuh pada janin saat masih dalam kandungan, namun dapat pula terbawa hingga bayi dilahirkan. Rambut halus ini memiliki fungsi tertentu.

(0)
27 May 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Lanugo adalah rambut halus yang menutupi tubuh bayi baru lahirlanugo adalah rambut halus yang menutupi tubuh bayi seperti pada bagian punggung
Lanugo adalah rambut halus yang umum tumbuh pada badan bayi baru lahir dan kerap dikhawatirkan sebaga pertanda masalah. Tak jarang orang tua bertanya-tanya apakah bulu halus pada tubuh bayi merupakan hal yang normal, sebab dikhawatirkan bulu tersebut tak akan hilang atau malah semakin banyak.

Fungsi lanugo pada bayi baru lahir

Lanugo adalah rambut halus dan tak berpigmen yang tumbuh pada tubuh janin ketika masih berada dalam kandungan. Pertumbuhan rambut halus ini biasanya terjadi saat memasuki bulan ke-empat atau ke-lima kehamilan. Dikutip dari NCBI, lanugo berfungsi untuk melindungi tubuh janin dan memudahkan vernix (zat lilin pelindung kulit) menempel pada kulit janin.Sebuah laporan pada tahun 2009 menyatakan bahwa kombinasi lanugo dan vernix bersama dengan faktor-faktor lain membantu tubuh janin memproduksi sejumlah hormon berbeda.Menjelang persalinan, lanugo pun akan berguguran. Akan tetapi, sebagian bayi masih membawa rambut halus tersebut setelah dilahirkan. Meski begitu, kondisi ini lebih sering terjadi pada bayi prematur. Umumnya lanugo menutupi tubuh bayi yang baru lahir, kecuali pada telapak tangan, bibir, dan telapak kakinya. Ketika lanugo berguguran, biasanya rambut tersebut tak akan tumbuh kembali. Namun, pada kasus gizi buruk hal ini tidak berlaku. Ketika kekurangan nutrisi, ketersediaan lemak tubuh tidak mencukupi sehingga sulit menjaga tubuh tetap hangat. Lanugo pun tumbuh kembali sebagai respons alami guna melindungi tubuh bayi dari kedinginan.

Cara menghilangkan lanugo pada bayi

Sebenarnya, lanugo adalah kondisi pada bayi baru lahir yang merupakan hal normal dan tak perlu dikhawatirkan. Rambut halus tersebut akan berguguran secara alami dalam beberapa hari atau minggu pertama setelah bayi dilahirkan sehingga tak membutuhkan cara khusus menghilangkan lanugo pada bayi.Memijat kulit bayi dengan lembut memang dapat mendorong pengangkatan lanugo. Akan tetapi, Anda berisiko tidak sengaja menggosok kulit bayi terlalu keras sehingga menyebabkan rasa sakit, kemerahan, dan kekeringan pada kulitnya. Oleh sebab itu, cara ini bukanlah hal yang perlu untuk dilakukan. Biarkanlah lanugo rontok dengan sendirinya. Namun, jika rambut halus tersebut tak juga hilang atau Anda masih merasa khawatir, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter. Sementara dalam kasus gizi buruk, menghilangkan lanugo tentu dilakukan dengan mengobati kondisi kesehatan yang mendasarinya. Agar mendapat penanganan yang tepat, maka carilah bantuan medis dengan segera serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Lanugo pada orang dewasa

Lanugo adalah kondisi yang juga bisa muncul pada orang dewasa. Namun, munculnya kembali lanugo pada orang dewasa merupakan hal yang tak wajar dan bisa menjadi tanda dari berbagai kondisi kesehatan, seperti:

1. Gangguan makan

Pertumbuhan lanugo pada orang dewasa seringkali dikaitkan dengan gangguan makan anoreksia nervosa.Bahkan, sebuah tinjauan pada tahun 2009 menyebut bahwa pertumbuhan lanugo sebagai salah satu gangguan kulit yang hampir selalu ada pada penderita anoreksia parah.Sebagian besar pertumbuhan rambut halus ini muncul di punggung, tubuh bagian atas, dan lengan bawah.

2. Kanker

Kanker atau tumor tertentu dapat menyebabkan pertumbuhan rambut lanugo, namun jarang. Sebuah studi pada tahun 2007 melaporkan bahwa seorang penderita kanker prostat mengalami pertumbuhan rambut seperti lanugo, namun rambut tersebut hilang setelah mendapat perawatan. Di samping itu, hanya ada sedikit laporan mengenai pertumbuhan lanugo yang terkait dengan kanker.

3. Penyakit celiac

Dalam satu tinjauan pada tahun 2006 terdapat suatu penelitian yang menemukan bahwa ada satu kasus pertumbuhan rambut lanugo pada seseorang yang menderita penyakit celiac. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.

Catatan dari SehatQ

Terdapatnya lanugo atau rambut halus pada bayi baru lahir adalah hal yang normal. Namun, pertumbuhan rambut ini lebh umum terjadi pada bayi prematur. Jika pertumbuhan lanugo terjadi pada orang dewasa, maka harus mendapat perhatian medis karena bisa menjadi tanda dari kondisi kesehatan tertentu.
Jika Anda ingin tahu lebih banyak seputar pertumbuhan rambut bayitanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
 
bayibayi baru lahirtumbuh kembang bayiperkembangan bayi
Healthline. https://www.healthline.com/health/lanugo#in-eating-disorders
Diakses pada 12 Mei 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320220#does-lanugo-need-to-be-treated
Diakses pada 12 Mei 2020
NIH. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK526092/ Diakses pada 22 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait