Langkah-langkah yang Dapat Anda Lakukan untuk Mencegah Kebotakan

Mencegah kebotakan dan mengobati kebotakan dapat dilakukan dengan menggunakan minoxidil dan finasteride
Rambut yang makin tipis merupakan gejala kebotakan

Rambut yang tumbuh tebal, lebat, dan sehat merupakan idaman semua orang. Bentuk rambut seperti ini akan meningkatkan kepercayaan diri dan menambah daya tarik dari penampilan sehari-hari. Sayangnya, rambut rontok selalu menjadi masalah yang mengganggu hingga menimbulkan kekhawatiran terjadinya kebotakan.

Setelah memasuki usia 30 tahun, para pria akan mulai kehilangan rambut tebal dan lebatnya. Ujung garis rambut mulai mundur ke belakang hingga akan lebih banyak kulit kepala yang tampak pada bagian atas kepala.

Begitu pula pada wanita, bahkan mereka mulai mengalami masalah rambut rontok hingga kebotakan sejak selesai melalui masa persalinan.

Meskipun ada pengaruh genetik untuk persoalan pertumbuhan dan kondisi rambut seseorang, Adam Penstein, MD, seorang dermatologis dari New York, mengatakan bahwa genetik tidak selalu menentukan bagaimana bentuk dan tampilan rambut di masa depan.

Pada beberapa kondisi, ada cara-cara yang dapat Anda lakukan sebagai upaya mengatasi dan mencegah kebotakan, yaitu dengan media foam atau lotion yang dikenal dengan sebutan minoxidil, obat resep, atau finasteride (Propecia).

Foam dan Lotion untuk Mencegah Kebotakan

Menurut Penstein, minoxidil bekerja sangat efektif pada pria yang tidak ingin mengonsumsi obat untuk menumbuhkan dan mencegah kebotakan rambut. Menggunakan obat luar seperti ini lebih terasa efektif dengan memakainya dua kali sehari tanpa harus menembus obat ke apotek.

Minoxidil bekerja dengan cara memperbesar folikel rambut dan merangsang pertumbuhan rambut. Dalam sebuah penelitian, 7 dari 10 pria yang mengonsumsi minoxidil mengatakan bahwa rambut mereka kembali tubuh dengan tebal.

Namun, hasil yang muncul berbeda pada tiap orang, sebagian harus menunggu hingga 4 bulan pemakaian untuk hasil yang lebih terlihat.

Akan tetapi, ada efek samping berupa iritasi seperti yang diikuti rasa gatal, pengelupasan, dan kemerahan, khususnya pada mereka yang memiliki karakteristik kulit yang sensitif. Jika hal itu terjadi pada Anda, cobalah untuk menggunakan finasteride.

Obat untuk Mencegah Kebotakan

Finasteride menutup kerja enzim yang mengubah testosteron menjadi dihidrotestosteron (DHT). Enzim inilah yang dianggap menjadi penyebab utama dalam masalah kebotakan pola pria.

DHT membuat rambut pria menjadi tampak tipis karena ia mengecilkan folikel rambut yang sensitif secara genetik hingga folikel-folikel itu tidak dapat lagi menumbuhkan rambut.

Finasteride bekerja memperlambat terjadinya kerontokan rambut pada pria. Bahkan, kebanyakan dari mereka mendapatkan rambut yang kembali tumbuh dengan tebal.

Pada dasarnya, untuk hasil yang lebih optimal Anda dapat menggunakan minoxidil dan finasteride secara bersama-sama. Yang terpenting, lakukan perawatan untuk hasil yang lebih maksimal.

Akan tetapi, ketahuilah bahwa upaya-upaya ini harus dilakukan secara konsisten karena rambut yang rontok tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dicegah atau dihambat.

Oleh karena itu, tetaplah rutin melakukan perawatan dan mengonsumsi obat jika Anda merasakan hasil yang baik pada pertumbuhan rambut.

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/hair-loss/features/how-prevent-balding

Business Insider. https://www.businessinsider.com/prevent-hair-loss-cure-baldness-2018-3

Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed