Cara Mengatasi Kebotakan pada Pria yang Bisa Dicoba


Kebotakan adalah gangguan kerontokan rambut yang sering dialami para pria. Ada sejumlah cara mengatasi rambut rontok yang bisa dilakukan, mulai dari menggunakan obat minoxidil, transplantasi rambut, hingga perubahan gaya hidup sehat.

0,0
19 Mar 2021|Rhandy Verizarie
Mencegah kebotakan dan mengobati kebotakan dapat dilakukan dengan menggunakan minoxidil dan finasterideRambut yang makin tipis merupakan gejala kebotakan
Kebotakan umumnya dialami oleh pria berusia 50 tahun ke atas. Namun, tak jarang kondisi ini juga terjadi pada pria yang masih berusia muda.Hal tersebut tentu saja dapat mengganggu penampilan sekaligus membuat cemas. Lantas, bagaimana cara mengatasi kebotakan pada pria?

Penyebab kebotakan pada pria

Sebelum membahas cara mengatasi kebotakan, Anda mungkin perlu tahu terlebih dahulu apa saja penyebab kebotakan, antara lain:
  • Stres
  • Obat-obatan
  • Produk perawatan rambut
  • Terapi kanker
  • Keturunan (genetik)
  • Infeksi jamur di kulit kepala
  • Gangguan hormon

Cara mengatasi kebotakan pada pria

Ada sejumlah prosedur medis yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebotakan yang Anda alami, mulai dari obat-obatan hingga terapi medis. Berikut penjelasannya.

1. Obat-obatan

Menurut badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA), ada dua jenis obat untuk mengatasi kebotakan, yaitu finasteride dan minoxidilAkan tetapi, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan kedua obat penumbuh rambut tersebut. Terlebih karena finasteride hanya bisa didapat dengan resep dokter.

2. Transplantasi rambut

Langkah penanganan kebotakan rambut selanjutnya adalah dengan transplantasi rambut. Ada dua macam metode transplantasi rambut yang paling umum diterapkan, yakni follicular unit extraction (FUE) dan follicular unit transplantation (FUT).Metode transplantasi rambut memberikan hasil yang permanen. Akan tetapi, biaya tindakannya terbilang mahal.

3. Terapi laser

Perawatan laser dianggap mengurangi peradangan pada folikel yang menjadi penyebab berhentinya pertumbuhan rambut..Sebuah tinjauan ilmiah tahun 2016 menetapkan bahwa terapi laser tingkat rendah (LLLT) aman dan efektif bila digunakan untuk mengatasi kebotakan rambut pada pria. Akan tetapi, hal ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut. 

4. Minyak esensial

Ada beberapa bukti ilmiah bahwa minyak esensial, seperti minyak peppermint dapat merangsang pertumbuhan rambut. Ini karena peppermint meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala sehingga dapat merangsang pertumbuhan rambut.Sementara itu, sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa ekstrak daun rosemary meningkatkan pertumbuhan kembali rambut pada tikus.Minyak kelapa, minyak jarak, dan minyak zaitun juga banyak direkomendasikan, tetapi penelitian tentang manfaatnya untuk pertumbuhan rambut masih terbatas.

5. Jus bawang 

Cara mengatasi kebotakan pada rambut pria secara alami lainnya adalah dengan jus bawang merah. Menurut penelitian yang dirilis oleh Journal of Dermatology, bawang merah terbukti dapat mengatasi masalah kebotakan, seperti alopecia areata yang tidak merata dengan meningkatkan pertumbuhan rambut. Anda bisa memblender beberapa bawang dan memeras sarinya. Oleskan jus ke kulit kepala dan rambut dan biarkan selama setidaknya 15 menit. Setelah itu, bersihkan rambut.

6. Lidah buaya

Gel lidah buaya telah lama dipercaya baik untuk kesehatan rambut. Selain merawat rambut, lidah buaya juga dapat mengatasi kebotakan.Kandungan pada lidah buaya disebut-sebut dapat membantu menghilangkan minyak berlebih pada kulit kepala yang memblokir folikel rambut hingga berdampak pada terhambatnya pertumbuhan rambut.

7. Minyak kelapa

Cara mengatasi kebotakan lainnya yang bisa Anda coba adalah dengan menggunakan minyak kelapa. Studi yang dimuat dalam Journal of Cosmetic Science menyebutkan bahwa minyak kelapa diperkaya dengan asam lemak yang baik untuk menutrisi rambut.Rambut yang ternutrisi dengan baik akan membuat pertumbuhannya berjalan lancar. Tidak hanya mengatasi, hal ini juga bisa menjadi cara mencegah terjadinya kebotakan.

8. Ginseng

Menurut studi tahun 2015, ginseng—tepatnya ginseng merah—terbukti dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut dengan cara menutrisi folikel rambut.Anda bisa merebus ginseng kemudian mengoleskan air rebusannya ke kulit kepala. Diamkan selama beberapa menit kemudian bilas dengan air bersih. 

9. Minyak lemon

Bahan alami lainnya yang dapat membantu mengatasi kebotakan rambut adalah minyak lemon. Minyak ini menurut penelitian memiliki kandungan zat yang dapat menutrisi kulit kepala sekaligus merangsang pertumbuhan rambut.

10. Hindari rokok

Selain dengan obat-obatan, terapi medis, dan bahan-bahan alami, cara mencegah kebotakan maupun mengatasinya adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat.Menghindari kebiasaan merokok adalah salah satunya. Ya, tidak hanya merusak paru-paru, bahaya merokok menurut penelitian juga bisa memicu kerontokan rambut yang berujung pada kebotakan.

11. Kendalikan stres

Stres juga bisa membuat rambut rontok dan berujung pada kebotakan. Itu sebabnya, cobalah untuk mengelola stres untuk mengatasi kebotakan yang lebih parah. Beberapa cara mengendalikan stres antara lain:
  • Olahraga
  • Mendengarkan musik
  • Meditasi 
  • Isitrahat yang cukup

Kapan harus ke dokter?

Anda dapat memeriksakan diri ke dokter apabila kebotakan yang dialami tergolong parah dan disertai oleh gejala tidak nyaman lainnya seperti kulit kepala gatal dan sebagainya. Dokter akan melakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab pastinya.Anda juga bisa bertanya seputar permasalahan rambut di aplikasi SehatQ. Ada fitur chat dokter, konsultasi medis jadi semakin mudah! Download sekarang di App Store dan Google Play
kebotakanrambut rontokkesehatan rambutkesehatan pria
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/regrow-hair-naturally#aloe-vera Diakses pada 19 Maret 2021Healthline. https://www.healthline.com/health/hair-loss-treatments-for-men#laser-treatment Diakses pada 19 Maret 2021Journal of Cosmetic Science. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12715094/ Diakses pada 19 Maret 2021Journal of Dermatology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12126069/ Diakses pada 19 Maret 2021Journal of Medicinal Food. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4350143/ Diakses pada 19 Maret 2021Lasers in Medical Science. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26690359/ Diakses pada 19 Maret 2021Phytotherapy Research. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22517595/ Diakses pada 19 Maret 2021Toxicological Research. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4289931/ Diakses pada 19 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait