3 Langkah Cepat untuk Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung


Jangan panik menyaksikan orang yang mengalami serangan jantung. Segera berikan pertolongan pertama pada penderita serangan jantung sampai ambulans tiba.

(0)
Ditinjau olehdr. Reni Utari
cara pertolongan pertama pada penderita serangan jantungTeknik CPR adalah cara pertolongan pertama pada serangan jantung
Masih belum banyak orang yang memahami bagaimana caranya menangani serangan jantung. Pernah ada video viral yang menunjukkan sekumpulan orang mencoba menolong penderita serangan jantung dengan menepuk-nepuk lengan serta bahunya sebagai pertolongan pertama. Akan tetapi, cara tersebut sebetulnya salah. Memberikan pertolongan pertama yang kurang tepat justru dapat berakibat fatal bagi penderitanya. Berikut ini langkah pertolongan pertama pada serangan jantung yang tepat dan perlu Anda pelajari sebagai "senjata" jika suatu saat nanti menghadapi situasi serupa.

Pertama, kenali dulu gejala serangan jantung

Nyeri dada dan sesak napas merupakan gejala serangan jantung
Mengenali gejala serangan jantung dapat meningkatkan kewaspadaan penderita dan orang-orang di sekitarnya untuk mengantisipasi langkah pertolongan.Gejala umum dari serangan jantung yang dapat mudah dikenali penderita adalah:
  • Nyeri dada
  • Selain nyeri, dada juga bisa terasa sesak seperti tertekan atau tertindih
  • Nyeri di tubuh bagian atas termasuk lengan, bahu sebelah kiri, punggung, leher, rahang, atau area di bawah tulang dada
  • Sesak napas, dengan atau tanpa nyeri dada
  • Keringat dingin
  • Gangguan pencernaan, mual, dan muntah
  • Pusing dan sangat lemah
  • Gangguan kecemasan atau detak jantung menjadi tidak teratur atau cepat
Nyeri dada yang dirasakan pada serangan jantung dapat bertahan hingga 15 menit. Namun, kondisi ini juga bisa tidak menimbulkan gejala sama sekali.Pada banyak kasus, gejala serangan jantung sudah muncul beberapa jam, hari, atau bahkan minggu sebelumnya.Segera lakukan langkah-langkah pertolongan pertama pada serangan jantung, apabila menjumpai orang yang melaporkan atau mengalami gejala-gejala tersebut.

Kedua, segera lakukan pertolongan pertama pada serangan jantung

Detak jantung yang tidak beraturan bisa menjadi penyebab serangan jantung
Apabila gejala-gejala di atas sudah terjadi, maka segera lakukan tahap pertolongan pertama pada serangan jantung di bawah ini.

1. Hentikan seluruh aktivitas dan istirahatkan badan

Jika Anda melihat orang terdekat mengalami serangan jantung, segera minta ia menghentikan aktivitasnya dan mengistirahatkan badan.Beristirahat akan meringankan kerja jantung dan dapat meringankan gejala yang timbul.

2. Baringkan penderita pada posisi yang tepat

Segera posisikan penderita pada posisi yang nyaman.Posisi terbaik adalah dengan menyenderkan punggungnya ke dinding dengan kaki ditekuk di depan dada dan memberikan bantalan (misalnya dengan bantal atau selimut tebal) pada kepala serta bahunya.Posisi ini akan membantu meringankan tekanan di jantung, dan mencegah cedera apabila penderita tidak sadarkan diri.

3. Panggil bantuan darurat

Sementara penderita serangan jantung beristirahat, segeralah hubungi bantuan medis darurat di nomor 119.Jangan menganggap enteng gejala yang terjadi, atau berusaha menahannya.Lebih baik berjaga-jaga dengan memanggil ambulans saat kondisi tidak terlalu parah, daripada baru melakukannya saat kondisi sudah fatal.

4. Jika terjadi henti jantung, perhatikan hal ini

Apabila tidak segera mendapat pertlongan pertama, serangan jantung dapat menimbulkan komplikasi henti jantung mendadak.Tanda dan gejala yang menunjukkan seseorang telah mengalami henti jantung, yaitu:
  • Nadi tidak teraba
  • Napas berhenti
  • Tidak bergerak
  • Tidak merespons pada stimulasi apa pun, seperti disentuh atau dipanggil
Apabila kondisi ini terjadi, maka Anda perlu melakukan resusitasi jantung paru alias cardio pulmonary resucsitation (CPR).Teknik CPR idealnya hanya boleh dilakukan oleh orang-orang yang sudah terlatih. Namun jika belum pernah menjalani pelatihan CPR khusus, maka Anda bisa melakukan salah satu bagian dari CPR, yaitu kompresi dada.Untuk melakukan kompresi dada pada orang dewasa, berikut ini langkah-langkah yang tepat.
  • Tempatkan tumit tangan, yaitu bagian di atas pergelangan tangan, di tengah-tengah tulang dada.
  • Lalu, taruh tangan yang lain di atas tangan tersebut, dan buat jari-jari kedua tangan saling menggenggam.
  • Kerahkan tenaga ke lengan dan tekan dada sedalam 5-6 cm.
  • Ulangi hingga ambulans atau bantuan tiba.
  • Lakukan kompresi dada sebanyak 100-120 kali per menit. Berarti, lakukan kompresi sebanyak kurang lebih 2 kali per detik.

Hal penting saat melakukan pertolongan pertama pada serangan jantung

Selain mengetahui hal-hal yang harus dilakukan, Anda juga perlu mengetahui hal-hal penting berikut ini, saat pertolongan pertama pada serangan jantung sedang berjalan. Berikut ini hal yang perlu dihindari:
  • Jangan tinggalkan orang yang sedang mengalami serangan jantung sendirian, kecuali untuk mencari bantuan.
  • Jangan biarkan orang tersebut menganggap enteng gejala serangan jantung yang sedang dialaminya.
  • Jangan menunggu gejala tersebut hilang dengan sendirinya.
  • Jangan berikan apapun untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang mengalami serangan jantung, kecuali obat jantung dengan resep.
  • Jangan menunda mencari bantuan medis.

Pertolongan yang akan dilakukan di rumah sakit

Pemeriksaan jantung akan dilakukan untuk memastikan kondisi jantung
Setibanya di rumah sakit, beritahukan kepada dokter jaga mengenai kronologis yang terjadi saat serangan jantung dan hal-hal yang sudah Anda lakukan sebagai pertolongan pertama.Dokter di unit gawat darurat kemudian akan memeriksa kondisi pasien dan melakukan beberapa tes,untuk melihat penyebab pasti dari nyeri dada yang dirasakan.Nyeri dada bisa disebabkan oleh serangan jantung maupun kondisi lain. Tes yang akan dilakukan oleh dokter dapat berupa electrocardiogram (ECG), rontgen dada, dan tes darah.Mengenali langkah-langkah pertolongan pertama pada serangan jantung, juga bisa membuat Anda waspada, apabila hal tersebut terjadi pada diri sendiri.Periksakan secara rutin kondisi kesehatan Anda ke dokter, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, terutama apabila Anda memiliki riwayat penyakit jantung.Penulis:
dr. Alvin Tonang, Sp.JP
Spesialis Jantung
RS Columbia Asia Semarang
penyakit jantungsakit jantungserangan jantungpertolongan pertama
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-heart-attack/basics/art-20056679
Diakses pada 22 Juli 2019
WebMD. https://www.webmd.com/first-aid/heart-attack-treatment
Diakses pada 22 Juli 2019
NHS UK. https://www.nhs.uk/conditions/heart-attack/symptoms/
Diakses pada 22 Juli 2019
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/000063.htm
Diakses pada 22 Juli 2019
St John Ambulance. http://www.sja.org.uk/sja/first-aid-advice/heart/heart-attack.aspx
Diakses pada 22 Juli 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait