logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

13 Cara Pencegahan Narkoba agar Anak Tidak Jadi Korbannya

open-summary

Upaya pencegahan narkoba pada anak dan remaja perlu dimulai dari rumah. Terdapat beberapa strategi yang bisa diterapkan Ayah dan Bunda guna menjauhkan anak dari barang haram tersebut, mulai dari menciptakan peraturan yang ketat dan tegas, hingga berkenalan dengan teman-teman anak.


close-summary

3.67

(3)

9 Mar 2022

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Langkah pencegahan narkoba pada anak harus dimulai dari Ayah dan Bundanya.

Ayah dan Bunda harus aktif dalam melakukan langkah pencegahan narkoba, agar anak tidak menjadi korbannya.

Table of Content

  • Mengenal langkah-langkah pencegahan narkoba di kalangan remaja
  • Penyebab penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja
  • Tanda peringatan penyalahgunaan narkoba pada remaja
  • Bahaya narkoba bagi anak remaja
  • Catatan dari SehatQ

Penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda semakin meresahkan. Penggunaan obat-obatan terlarang ini mengancam kesehatan dan masa depan mereka. Sebagai orangtua, sudah sepatutnya Anda mengenal berbagai cara pencegahan narkoba agar anak tidak menjadi korbannya.

Advertisement

Mengenal langkah-langkah pencegahan narkoba di kalangan remaja

Terdapat beberapa faktor mengapa anak muda mengonsumsi narkoba, mulai dari gangguan mental, sifat impulsif, pernah menjadi korban kekerasan, hingga rasa percaya diri yang rendah. Jika ini kasusnya, bagaimana cara menghindari narkoba yang efektif?

Peran Anda sebagai orangtua sangat dibutuhkan untuk membantu mereka terhindar dari obat-obatan terlarang ini. Oleh karena itu, kenali bahaya narkoba bagi generasi muda dan upaya pencegahannya.

1. Diskusikan bahaya narkoba pada mereka

Cara pencegahan narkoba dapat dimulai dengan membekali anak-anak mengenai bahaya narkoba
Beri tahu anak mengenai bahaya narkoba

Bagi Anda yang belum tahu seputar bagaimana cara pencegahan narkoba yang efektif, pertama-tama mulailah dengan menjalin komunikasi yang baik bersama anak Anda.

Komunikasi yang baik dapat memudahkan orangtua berdiskusi secara terbuka dengan anak. Cobalah berdiskusi dengan anak-anak mengenai bahaya menggunakan narkoba sebagai cara menghindari narkoba dari kehidupan mereka.

Beri tahu anak bahwa narkoba dapat berdampak buruk pada kesehatan dan hal-hal penting di kehidupannya, seperti hobi dan penampilan mereka. Dengan begitu, anak remaja dapat menyadari bahaya penggunaan narkoba.

2. Ajari mereka untuk mengatakan 'tidak'

Terkadang, anak remaja dapat terjerumus untuk menggunakan obat-obatan terlarang akibat adanya tekanan dari teman sepermainannya. Dengan mencoba barang haram itu, mereka merasa bisa berbaur dengan teman-temannya.

Jika ini kasusnya, ada upaya pencegahan narkoba pada anak remaja yang bisa orangtua lakukan, yakni memintanya menjauhi teman-teman yang suka mengonsumsi narkoba. Ajari anak untuk berani mengatakan 'tidak' saat ditawarkan hal-hal buruk oleh temannya.

Mintalah anak untuk menjauh dan segera mencari teman lain yang membawa pengaruh baik untuk kehidupannya.

3. Bekali anak strategi untuk menghadapi tekanan hidup

Anak-anak yang merasa stres dan depresi akibat masalah hidup memiliki kemungkinan untuk mengonsumsi obat-obatan sebagai pelarian. Namun, narkoba hanya akan membuat hidup dan masa depan mereka menjadi lebih suram.

Bekali anak dengan strategi menghadapi tekanan hidup lewat cara-cara yang lebih positif sebagai pencegahan narkoba. Misalnya, dukung ia untuk melakukan kegiatan yang membawa pengaruh baik, seperti beribadah, berolahraga, membaca buku, hingga berkarya.

4. Atasi gangguan mental yang membuat anak mengonsumsi narkoba

Pencegahan narkoba dapat dimulai dengan mengatasi gangguan mental yang menyebabkan anak mengonsumsi narkoba
Gangguan mental dapat menjadi penyebab anak mengonsumsi narkoba

Salah satu cara efektif untuk stop narkoba pada anak remaja adalah mengatasi gangguan mental yang dideritanya. Sebab, gangguan mental adalah salah satu faktor penyebab seseorang mengonsumsi narkoba.

Gangguan mental yang bisa membuat seseorang mengonsumsi narkoba cukup beragam, mulai dari gangguan kecemasan hingga depresi.

Bantu anak untuk mengatasinya sebagai langkah pencegahan narkoba. Jika perlu, ajak ia ke psikolog untuk mendapatkan bantuan langsung dari ahlinya.

5. Menciptakan peraturan yang ketat dan tegas

Bentuk pencegahan penyalahgunaan narkoba yang cukup efektif adalah menciptakan peraturan ketat dan tegas bagi anak.

Misalnya, larang anak untuk pergi ke acara yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Selain itu, berikan larangan bagi mereka untuk berkendara dengan seseorang yang sedang berada di bawah pengaruh obat-obatan terlarang.

Jika anak melanggarnya, buatlah hukuman yang tegas supaya tmembuat mereka jera.

6. Berkenalan dengan teman-teman si anak

Cobalah untuk berkenalan dengan teman-teman anak Anda. Seperti yang sudah diketahui, anak bisa terjerumus untuk menggunakan narkoba akibat dorongan dari teman-temannya.

Cara mengatasi narkoba pada remaja ini dapat membantu Anda mengetahui apakah teman-teman anak Anda membawa pengaruh buruk atau tidak.

7. Dukung anak untuk melakukan hal-hal positif

Cara menanggulangi narkoba di kalangan remaja selanjutnya adalah mendukung anak untuk melakukan hal positif, baik di dalam maupun di luar rumah.

Di luar rumah, Anda bisa meminta anak untuk ikut serta dalam ekstrakurikuler, seperti sepak bola, futsal, atau basket. Kegiatan ini cenderung bisa membangun karakter anak dan mengundang pertemanan yang positif.

Di dalam rumah, carilah kegiatan yang bisa dilakukan oleh orangtua dan anak. Hal ini dilakukan guna mempererat hubungan antara Anda dan anak.

8. Berikan anak pujian dan dukungan

Saat anak sudah berhasil menjauhi teman-teman yang menggunakan narkoba, berikan pujian. supaya mereka bisa merasa dihargai atas usahanya.

Pujian dan dukungan dari orangtua akan memperkuat hubungan sehingga dapat membantu anak terhindar dari penyalahgunaan narkoba di luar rumah.

Tidak hanya itu, cara mengatasi penyalahgunaan narkoba ini juga dianggap bisa memotivasi anak-anak agar mereka tidak menggunakan narkoba.

9. Ketahui aktivitas anak di luar rumah

pencegahan narkoba
Ketahui aktivitas anak di luar rumah

Cara menanggulangi narkoba agar anak tidak menjadi korbannya adalah terus mengetahui aktivitas anak di luar rumah.

Cari tahu di mana anak sering bermain bersama teman-temannya. Selalu aktif untuk menghubungi anak saat mereka berada di luar rumah.

Kebiasaan ini dipercaya bisa menjadi upaya pencegahan narkoba yang ampuh, apalagi jika Anda rutin menanyakan kabar saat anak berada di luar rumah.

10. Ciptakan lingkungan bebas narkoba di rumah

Salah satu cara penanggulangan narkoba yang dinilai efektif adalah menciptakan lingkungan bebas narkoba di rumah. Maka dari itu, orangtua perlu memberi contoh baik pada mereka.

Jangan sampai Anda menyalahgunakan narkoba di rumah. Sebab, jika Anda mengonsumsi narkoba, anak-anak berpotensi mencobanya juga di luar rumah.

Jika Anda ingin anak terhindar dari bahaya narkoba, maka Anda juga harus mencontohkan yang baik pada mereka sejak dari rumah.

11. Ajak anak ke dokter

Pencegahan napza lainnya yang dapat dilakukan adalah mengajak anak ke dokter untuk memeriksakan dirinya. Sebab, dokter dapat mengetahui apakah anak Anda baru-baru ini mengonsumsi narkoba atau tidak.

Jika memang anak terbukti menyalahgunakan narkotika, dokter dapat memberikan informasi terkait bahaya dari obat-obatan terlarang itu sehingga mereka bisa termotivasi untuk menghindarinya.

Terlebih lagi, dokter dapat merekomendasikan program pencegahan narkoba yang bisa diikuti oleh anak remaja.

12. Perbaiki persepsi anak terkait narkoba

pencegahan narkoba
Pencegahan narkoba

Ada kalanya anak-anak beranggapan bahwa beberapa jenis narkoba dianggap tidak berbahaya. Ditambah lagi jika ada banyak teman yang melakukannya.

Jika anak beranggapan demikian, perbaiki persepsi anak yang keliru ini. Tegaskan pada anak bahwa berbagai macam narkoba jenis apa pun dapat memberikan efek berbahaya bagi kesehatan dan masa depannya.

Cara mencegah penyalahgunaan narkoba ini dianggap bisa membuat anak sadar bahwa obat dan zat terlarang dapat membawa kerugian bagi kesehatan dan kehidupannya.

13. Hindari siaran televisi yang menunjukkan narkoba

Cara menjauhi narkoba yang dapat dilakukan selanjutnya adalah menghindari siaran televisi atau media lain yang menunjukkan penggunaan narkoba.

Terkadang, siaran televisi, buku, atau musik dapat 'mengagung-agungkan' narkoba. Tidak jarang kita melihat film yang menunjukkan orang-orang sedang menggunakan obat-obatan terlarang.

Pencegahan penggunaan narkoba yang dapat dilakukan di sini adalah menghindari berbagai media yang menunjukkan narkotika.

Diskusikan pada anak bahwa tayangan atau konten-konten seperti itu tidak baik dan tidak mencerminkan kenyataan yang sebenarnya.

Penyebab penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja

Dikutip dari Mayo Clinic, terdapat sejumlah faktor atau penyebab penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, di antaranya:

  • Riwayat keluarga yang pernah mengalami penyalahgunaan zat terlarang
  • Gangguan mental atau perilaku, seperti depresi, cemas, hingga attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD)
  • Memiliki perilaku mpulsive atau suka mengambil risiko
  • Memiliki perasaan trauma akibat kejadian tertentu, misalnya kecelakaan kendaraan hingga pernah jadi korban kekerasan
  • Rendah diri
  • Merasa ditolak oleh lingkungan sosial.

Selain itu, mudahnya mendapatkan narkoba termasuk salah satu penyebab penggunaan narkoba di kalangan remaja.

Penggunaan narkoba yang dilakukan secara terus-menerus juga bisa terjadi akibat adanya perasaan insecure atau keinginan untuk diterima di lingkungan sosialnya.

Perlu diwaspadai, anak remaja mungkin belum bisa memikirkan konsekuensi dari apa yang ia lakukan. Maka dari itu, peran orangtua sangat penting dalam menanggulangi masalah ini.

Tanda peringatan penyalahgunaan narkoba pada remaja

Dikutip dari Mayo Clinic, terdapat beberapa tanda peringatan dari penyalahgunaan narkoba pada remaja, di antaranya:

  • Perubahan signifikan pada pergaulan, pola makan, pola tidur, penampilan fisik, hingga performa akademis
  • Menunjukkan perilaku tak bertanggung jawab
  • Tidak menunjukkan ketertarikan
  • Tidak mematuhi peraturan dan sering menjauh dari keluarga
  • Anak menyimpan wadah obat-obatan padahal tidak sedang sakit.

Bahaya narkoba bagi anak remaja

Bantu anak memahami berbagai bahaya narkoba agar mereka termotivasi untuk menghindari obat-obatan terlarang.

Berikut adalah bahaya narkoba bagi anak remaja, baik dalam jangka pendek maupun jangka Panjang, yang penting untuk dipahami orangtua dan anak.

Bahaya narkoba dalam jangka pendek

Dikutip dari Medical News Today, bahaya narkoba dalam jangka pendek dapat menyebabkan:

  • Perubahan nafsu makan
  • Tidak bisa tidur atau insomnia
  • Meningkatnya detak jantung
  • Gangguan bicara
  • Perubahan pada kemampuan kognitif
  • Merasakan sensasi euforia secara temporer
  • Hilangnya koordinasi tubuh
  • Kesulitan untuk lepas dari narkoba
  • Masalah hubungan dengan teman, keluarga, atau pasangan
  • Buruknya performa akademis
  • Kesulitan untuk menjaga kebersihan tubuh
  • Perubahan pada penampilan fisik, seperti penurunan berat badan
  • Meningkatnya perilaku berisiko
  • Hilangnya ketertarikan terhadap aktivitas-aktivitas yang menyenangkan.

Bahaya narkoba dalam jangka panjang

Dalam jangka panjang, bahaya narkoba dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental, seperti:

Selain itu, penyalahgunaan narkoba bisa menyebabkan masalah kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah), masalah pernapasan, kerusakan ginjal, masalah organ hati, dan overdosis yang bisa menyebabkan kematian.

Baca Juga

  • 11 Cara Memarahi Anak yang Benar Tanpa Membentak dan Kekerasan
  • Berbagai Cara Menghilangkan Stres karena Masalah Keluarga
  • 8 Cara Mengajarkan Anak Sopan Santun, Orang Tua Wajib Tahu

Catatan dari SehatQ

Sebelum terlambat, segeralah lakukan berbagai cara pencegahan narkoba di atas. Jangan sampai anak Anda menjadi korban dari obat-obatan terlarang. Bantu mereka untuk menciptakan masa depan yang cerah.

Jika Anda khawatir dengan kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!

Advertisement

tips parentingparenting stressnarkoba

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved