9 Langkah Move On agar Tak Terus Terpuruk Setelah Putus Cinta

Jangan terus terpuruk, lakukan move on dari putus cinta
Move on dari putus cinta harus dilakukan agar Anda tidak terus dilanda keterpurukan

Bukan hal yang mudah untuk menjaga sebuah hubungan agar tetap baik-baik saja. Perbedaan pendapat serta visi dan misi seringkali menyebabkan pertengkaran hingga berujung pada putus cinta. 

Bagi sebagian besar orang, putus cinta memang sungguh menyakitkan. Kendati demikian, bukan berarti Anda hanya boleh diam saja dalam penderitaan dan berlarut-larut dalam kesedihan. Anda harus bisa move on dan bangkit untuk kembali beraktivitas.

Cara move on setelah putus cinta agar tidak larut dalam kesedihan

Move on setelah putus cinta memang tak semudah kelihatannya. Untuk membantu Anda bangkit dari keterputukan, simak tips move on setelah patah hati berikut ini agar dapat kembali termotivasi untuk melanjutkan rutinitas:

   1. Keluarkan seluruh uneg-uneg Anda

Mengeluarkan uneg-uneg dalam hati Anda adalah langkah pertama untuk move on sehabis putus cinta. Beri waktu pada diri sendiri untuk menyendiri dan merenungi kandasnya hubungan cinta Anda. 

Anda mungkin akan merasa sangat sedih, kecewa, dan marah akibat putus cinta. Cari tempat yang cocok untuk melepaskan luapan emosi ini. Misalnya, kamar tidur, kamar mandi, atau taman belakang rumah. 

Duduk dan keluarkan seluruh perasaan yang tengah berkecamuk dalam dada Anda. Menangislah jika Anda memang ingin menangis. Jangan ditahan.

Melepaskan kesedihan dengan menangis akan membantu Anda untuk mendapatkan energi baru yang positif. Dengan ini, Anda akan merasa terbebas dan pada akhirnya menjadi lebih lega. 

Apabila luapan emosi negatif dipendam terlalu lama, kondisi ini dapat mengakibatkan seseorang mengalami stres berlebihan dan berkepanjangan. Anda tentu tak mau ini terjadi pada Anda, ‘kan?

   2. Berhenti menyalahkan diri sendiri

Saat mengalami putus cinta, Anda mungkin berpikir untuk menyalahkan diri sendiri. Hal ini tentu sangat tidak sehat dan dapat mempersulit proses move on. Akibatnya, Anda akan merasa sakit hati berkali-kali lipat dan hanya akan fokus pada emosi negatif semata. 

Jika kisah cinta Anda memang harus berakhir, ini berarti penyebabnya bukan hanya terletak pada diri Anda sendiri. Apapun penyebab yang terjadi di masa lalu, biarlah berlalu. Cukup jadikan sebagai pembelajaran supaya Anda menjadi lebih baik lagi dan tak jatuh ke dalam lubang yang sama. 

   3. Putuskan komunikasi dengan mantan

Sesaat setelah putus cinta, segera hentikan komunikasi Anda dengan mantan kekasih melalui sarana apapun. Suatu hari nanti, Anda mungkin bisa saja berteman dengannya. Tetapi untuk saat ini, Anda sebaiknya menghindari seluruh bentuk kontak dengannya. Mengapa? 

Pasalnya, hati Anda baru saja terluka. Menghubungi atau bertemu dengannya hanya akan memperburuk keadaan. Selain itu, tetap menjalin komunikasi dengan mantan kekasih mungkin saja membuatnya berpikir bahwa Anda masih ingin kembali bersama. 

Jadi, tahan keinginan Anda untuk menelepon, mengirim pesan singkat, atau mempertanyakan penyebab kandasnya hubungan Anda pada mantan. 

Sekalipun ia menghubungi Anda, Anda sebaliknya tidak menggubrisnya. Masih menjaga komunikasi dengan mantan kekasih hanya akan menghambat proses Anda untuk move on

   4. Unfollow dan block akun mantan kekasih di media sosial

Anda akan semakin terpuruk dan sulit untuk move on apabila terus-terusan memandangi postingan terbaru sang mantan kekasih di laman Instagram, Facebook, dan Twitter. Belum lagi jika Anda tergoda untuk mencari tahu segala gerak-gerik mantan kekasih (dan mungkin pacar barunya) di media sosial. 

Jika benar-benar ingin melupakan mantan, Anda bisa mempertimbangkan untuk sementara menarik diri dulu dari media sosial atau unfollow dan block semua akun mantan kekasih. 

Selain itu, filter media sosial Anda dengan hanya menampilkan postingan berupa gambar-gambar yang positif. Dengan ini, Anda niscaya menjadi lebih bersemangat untuk mengatasi putus cinta dan melupakan sang mantan.

Hindari pula mem-follow akun-akun media sosial yang memunculkan postingan galau agar tidak memperlama atau menggagalkan proses Anda untuk melupakan patah hati. 

   5. Buang barang kenangan dari mantan 

Di samping membersihkan hati dan pikiran dari kenangan buruk tentang mantan, ada baiknya Anda juga perlu beres-beres kamar Anda. Misalnya, menyingkirkan semua barang atau foto yang mengingatkan Anda pada mantan. Ini termasuk langkah yang baik menuju gerbang kebahagiaan. 

Anda bisa mengumpulkan barang-barang yang pernah diberikan mantan, lalu memberikannya pada yang orang yang lebih membutuhkan. Jangan lupa pula untuk membuang kartu dan surat yang pernah diberikan olehnya. 

Jika ada barang milik mantan yang masih tertinggal di rumah dan Anda ingin mengembalikannya, sebaiknya kirim saja melalui kurir online atau cukup tinggalkan di depan rumahnya. Anda juga bisa meminta tolong teman Anda untuk menyerahkannya pada mantan. 

Sebisa mungkin, Anda tak perlu bertemu lagi dengan mantan kekasih. Bila harus bertatap muka pun, usahakan pertemuan Anda berlangsung sesingkat mungkin agar tidak menghambat cara mengatasi patah hati yang sedang Anda lakukan.

   6. Jangan membicarakan mantan kekasih

Awalnya, Anda mungkin akan menceritakan kandasnya hubungan percintaan Anda dengan keluarga dan sahabat terdekat. Ini merupakan cara sehat untuk meluapkan emosi negatif dalam diri Anda.

Namun setelah Anda mengeluarkan uneg-uneg, usahakan agar topik obrolan selanjutnya tak melulu berputar tentang mantan kekasih. 

Minta anggota keluarga dan teman-teman terdekat untuk tidak lagi menyebut nama, membicarakan, atau menanyakan kabar mantan Anda selama beberapa waktu. Dengan begitu, Anda bisa tetap fokus untuk ‘sembuh’ dari luka patah hati. 

   7. Melakukan kegiatan yang menyenangkan

Saat menjalin hubungan dengan sang kekasih, Anda mungkin tidak sempat melakukan kegiatan lain karena sibuk menghabiskan waktu bersamanya. Setelah putus cinta, kini saatnya Anda move on dan melakukan hal-hal menyenangkan yang Anda inginkan.

Anda dapat menghabiskan waktu berkualitas dengan anggota keluarga dan teman-teman dekat. Pergi berbelanja atau melakukan wisata kuliner juga bisa menjadi pilihan kegiatan untuk membangkitkan suasana hati. 

Selain itu, Anda bisa menyalurkan energi Anda untuk melakukan hobi-hobi baru. Misalnya, kelas memasak, fotografi, atau bergabung dengan komunitas tertentu. 

Buat diri Anda sibuk, tetapi ada satu hal yang harus Anda ingat. Jangan sampai kesibukan Anda justru membebani diri sendiri hanya karena Anda ingin mengalihkan perhatian dari kenangan lama bersama mantan. 

   8. Mengubah penampilan

Mengubah penampilan dapat menjadi salah satu cara agar Anda lebih mencintai diri sendiri. Cobalah potong rambut Anda mengikuti gaya rambut terbaru, melakukan manicure-pedicure, membeli pakaian baru, atau memanjakan diri dengan perawatan wajah dan tubuh lainnya. 

Selain dapat membangkitkan suasana hati, cara move on ini bisa saja dapat membuat mantan kekasih Anda menyesal ketika melihat penampilan baru Anda yang lebih menarik. 

   9. Mencari pacar baru

Meski Anda berpikir belum siap untuk menjalin cinta yang baru, cobalah untuk membuka hati pada orang lain. Mengikuti kegiatan atau bergabung dengan komunitas tertentu adalah salah satu cara terbaik untuk cepat move on dari sang mantan. 

Ingat, jangan membandingkan orang lain dengan mantan kekasih. Bukalah pikiran serta hati Anda dan carilah hubungan asmara yang baru.

Apapun yang terjadi pada masa lalu, Anda tentu layak mendapatkan yang lebih baik dari mantan kekasih yang kini telah pergi. Jangan mau terus terpuruk dalam kondisi putus cinta dan berusalah untuk move on.

Healthline. https://www.healthline.com/health/coping-with-break-up#short--term-steps
Diakses pada 1 Oktober 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/emotional-health/how-move-on-10-steps-closure-after-you-break-up/
Diakses pada 1 Oktober 2019

Live Strong. https://www.livestrong.com/slideshow/1013090-7-healthy-ways-deal-breakup/
Diakses pada 1 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed