4 Langkah Meredakan Payudara Bengkak saat Menyusui

(0)
16 Jul 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Ada beberapa penyebab payudara bengkak saat menyusuiPayudara bengkak saat menyusui biasanya diakibatkan pengosongan payudara yang kurang baik
Payudara bengkak saat menyusui bisa terasa menyakitkan bagi setiap ibu yang mengalaminya. Kondisi ini sebetulnya bisa dicegah dan bila terjadi pun dapat diatasi dengan berbagai langkah yang mudah dilakukan di rumah.Payudara keras saat menyusui disebabkan adanya peningkatan aliran darah dan suplai air susu ke payudara Anda. Hal ini normal terjadi di hari-hari pertama kelahiran bayi, terutama 3-5 hari setelah melahirkan karena di saat itulah kolostrum (ASI perdana) mulai berganti dengan ASI yang terdiri dari foremilk dan hindmilk.Ini merupakan sinyal yang baik bagi ibu yang ingin segera menyusui bayinya dengan lancar. Hanya saja jika manajemen ASI Anda tidak baik, payudara bengkak saat menyusui yang dibarengi rasa nyeri kadang tidak terhindarkan.

Apa saja penyebab payudara bengkak saat menyusui?

Meski bisanya terjadi pada awal masa menyusui, payudara keras bisa terjadi kapan saja, terutama ketika Anda tidak mengosongkan payudara secara rutin. Beberapa hal yang dapat menyebabkan payudara bengkak saat menyusui adalah:
  • Anda kurang sering menyusui bayi secara langsung
  • Jadwal memompa ASI kurang rutin
  • Jeda di antara dua sesi menyusui langsung terlalu jauh
  • Anda juga memberikan susu formula pada bayi sehingga sesi menyusui langsungnya kurang
  • Bayi Anda menolak untuk menyusu langsung
  • Bayi Anda tidur sepanjang malam
  • Bayi mengalami sakit yang mengakibatkan rasa ingin menyusunya berkurang, misalnya pilek, infeksi telinga, dan lain-lain
  • Anda memutuskan untuk menyapih terlalu dini
  • Terdapat implan di payudara Anda sehingga aliran ASI menjadi tersumbat.
Mengosongkan payudara, baik lewat menyusui langsung maupun memompa ASI, merupakan kunci agar payudara tidak bengkak saat menyusui.Melakukan kedua hal ini bukan hanya menghindarkan Anda dari payudara keras dan nyeri, namun juga menambah pasokan ASI ke buah hati mengingat semakin sering payudara dikosongkan, semakin banyak pula tubuh akan memproduksi ASI.

Bagaimana cara meredakan payudara bengkak saat menyusui?

Ketika payudara keras saat menyusui, bukan hanya Anda yang tersiksa. Buah hati Anda juga akan kesulitan menyusu karena puting bisa menjadi lebih datar sehingga perlekatan bayi tidak sempurna maupun aliran ASI yang terlalu deras sehingga menyebabkan bayi minum ASI lebih sedikit dari biasanya.Jika dibiarkan terlalu lama, bisa terjadi penyumbatan maupun infeksi pada payudara disertai demam alias mastitis. Oleh karena itu, Anda sebaikanya langsung meredakan payudara bengkak saat menyusui dengan tips-tips berikut ini:

1. Perah ASI sebelum menyusui langsung

Hal ini bertujuan membuat payudara lebih lembek sehingga puting tidak lagi kaku dan mengganggu perlekatan bayi. ASI bisa dikeluarkan dengan menggunakan tangan atau pompa ASI hingga payudara tidak lagi keras, namun jangan sampai benar-benar kosong.

2. Gunakan kompres hangat atau dingin

Kompres hangat pada area payudara bertujuan melancarkan aliran ASI sehingga pengosongan payudara dapat berjalan lebih baik. Sementara itu, kompres dingin dilakukan untuk mengurangi payudara bengkak saat menyusui sehingga Anda tidak merasa nyeri.

3. Pijat payudara

Sebelum melakukan pijat payudara yang bertujuan meredakan payudara keras saat menyusui, Anda sebaiknya menanggalkan bra. Lakukan gerakan pijat lembut mulai dari dada turun ke payudara agar aliran ASI lebih lancar. Anda juga bisa melakukan pijat ini sambil menyusui bayi.

4. Perah ASI setelah menyusui

Jika payudara Anda masih terasa penuh setelah menyusui langsung bayi, kosongkan kembali dengan menggunakan tangan atau pompa ASI.Kadang, Anda membutuhkan bantuan pompa ASI elektrik dengan daya hisap yang lebih baik agar payudara dapat benar-benar kosong dan menghindari payudara bengkak saat menyusui di kemudian hari.Anda selalu bisa meminta bantuan dokter atau konselor laktasi jika kesulitan meredakan payudara keras ini. Jangan tunggu hingga terjadi mastitis karena kondisi itu hanya bisa diredakan dengan antibiotik.

Cara mencegah payudara bengkak saat menyusui

Untuk mencegah payudara bengkak, Anda harus menyusui bayi langsung sesuai kemauannya (on demand), bukan sesuai jam karena kondisi setiap bayi berbeda-beda. Anda juga sebaiknya tidak memberi bayi susu formula dari dot maupun empeng, kecuali dengan alasan medis.Normalnya, bayi akan menyusu sebanyak 8-12 kali dalam 24 jam. Namun, jangan batasi frekuensi menyusui si kecil untuk menghindari payudara bengkak saat menyusui.
menyusuipayudara
Healthline. https://www.healthline.com/health/breast-engorgement
Diakses pada 2 Juli 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/breast-engorgement-causes-treatments-complications-431580
Diakses pada 2 Juli 2020
Michigan Medicine. https://www.uofmhealth.org/health-library/hw133953
Diakses pada 2 Juli 2020
Pregnancy Birth Baby Australia. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/breast-engorgement
Diakses pada 2 Juli 2020
IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/payudara-bengkak
Diakses pada 2 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait