Langkah-langkah Periksa Payudara Sendiri yang Wajib Anda Lakukan

Periksa payudara sendiri harus dilakukan secara rutin
Periksa payudara sendiri dapat mendeteksi adanya benjolan pada payudara lebih awal

Bagi para wanita, kesehatan payudara menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Pasalnya, berbagai masalah dapat terjadi pada payudara, mulai dari kondisi yang tergolong aman hingga kondisi yang membahayakan kesehatan, seperti kanker payudara.

Oleh sebab itu, periksa payudara sendiri (SADARI) pun direkomendasikan. Dengan melakukan SADARI, Anda dapat menemukan adanya perubahan bentuk, ukuran, dan tekstur yang tidak normal pada payudara sedini mungkin.

SADARI dapat dilakukan di hari ke-7 haid Anda agar lebih akurat.

Cara periksa payudara sendiri

Pemeriksaan payudara sendiri umumnya dilakukan di rumah untuk memeriksa adanya benjolan pada payudara, seperti tumor, kista, maupun kelainan lainnya. Waktu terbaik untuk melakukan SADARI adalah beberapa hari setelah berakhirnya siklus menstruasi bulanan. 

Perlu diingat bahwa perubahan hormon dapat memengaruhi ukuran dan tekstur payudara, jadi sebaiknya lakukan pemeriksaan ketika payudara dalam keadaan yang normal. Sementara, bagi wanita yang tidak menstruasi, SADARI harus dilakukan pada hari tertentu, misalnya setiap hari pertama pada awal bulan.

 Adapun cara periksa payudara sendiri yang dapat Anda lakukan, yaitu:

1. Di depan cermin

Dalam memeriksa payudara sendiri di depan cermin, lakukan langkah-langkah berikut:

  • Berdirilah dengan telanjang dada di depan cermin pada ruangan yang cukup terang dengan lengan berada di samping tubuh. Perhatikanlah payudara Anda dengan baik. Jangan khawatir bila ukuran atau bentuk keduanya tidak sama karena umumnya memang berbeda. Amati adanya perubahan yang tidak normal pada payudara maupun putingnya.
  • Selanjutnya, posisikan diri Anda bertolak pinggang dan tekan dengan kuat untuk mengencangkan otot-otot dada di bawah payudara. Putar tubuh Anda dari sisi ke sisi sehingga Anda dapat memeriksa bagian luar payudara.
  • Bungkukkan tubuh ke depan arah cermin dengan bahu yang tegak. Payudara pun akan menggantung ke depan. Kemudian, carilah adanya perubahan yang tak normal pada payudara Anda dengan melihat dan merabanya.
  • Setelah itu, letakkan tangan Anda di belakang kepala dan tekan ke dalam. Putar kembali tubuh dari sisi ke sisi untuk memeriksa bagian luar payudara. Ingatlah untuk memeriksa bagian bawah payudara juga. Anda mungkin perlu mengangkat payudara untuk memeriksanya.
  • Periksa juga puting Anda, apakah ada cairan yang keluar atau tidak. Letakkan jari dan telunjuk pada jaringan di sekitar puting, lalu pijat keluar ke arah ujung puting untuk melihat ada atau tidaknya cairan. Kemudian, ulangi pada payudara Anda yang lain.

2. Ketika mandi

Anda juga dapat memeriksa payudara ketika mandi. Lakukan langkah berikut untuk periksa payudara sendiri saat mandi:

  • Letakkan satu tangan di pinggul, dan satu tangan yang lain untuk memeriksa. Anda dapat menggunakan ketiga jari Anda (telunjuk, jari tengah, dan jari manis) untuk merasakan adanya benjolan. 
  • Akan lebih baik jika tangan Anda licin oleh sabun dan air untuk memudahkan ditemukannya benjolan. Pertama, periksalah area sekitar ketiak. Setelah selesai pada satu sisi, lakukan di sisi yang lain.
  • Lalu, topang payudara Anda dengan tangan kiri, sementara tangan kanan memeriksa adanya benjolan di payudara. Gunakanlah jari untuk menekan seluruh area payudara dengan lembut. Ulangi di sisi payudara yang lain.

3. Sambil berbaring

Anda juga dapat melakukan periksa payudara sendiri sambil berbaring. Berikut beberapa langkah SADARI yang bisa Anda ikuti::

  • Berbaringlah dan letakkan bantal atau handuk lipat di bawah bahu kanan Anda. Kemudian, posisikan tangan kanan di belakang kepala, sementara tangan kiri di atas payudara kanan. Losion dapat digunakan untuk membantu Anda menemukan adanya benjolan dengan mudah.
  • Rabalah payudara menggunakan jari dengan gerakan melingkar searah putaran jam. Jaga agar jari Anda tidak merenggang dan terus menyentuh payudara. Lanjutkan pola ini hingga seluruh payudara teraba. Pastikan juga untuk meraba area luar payudara yang meluas ke ketiak.
  • Kemudian, letakkan jari Anda di atas puting payudara. Rasakan segala perubahan yang ada pada puting. Tekanlah puting secara lembut ke dalam (harus dapat bergerak dengan mudah). Jika sudah selesai, maka ulangilah pada sisi payudara Anda yang lain.

Lakukan ini bila ada perubahan pada payudara

Jika Anda tidak menemukan adanya perubahan abnormal pada payudara Anda, kemungkinan kondisi payudara Anda dalam keadaan baik-baik saja. Namun, lakukanlah kembali SADARI di setiap bulan.

Akan tetapi, apabila Anda menemukan adanya perubahan yang tak normal pada payudara atau bahkan adanya benjolan, Anda jangan panik. Perubahan atau benjolan pada payudara tidak selalu menandakan kanker ataupun kondisi serius lainnya. Namun, bila Anda menemukan gejala-gejala berikut, sebaiknya periksakan diri ke dokter:

  • Adanya benjolan keras di sekitar ketiak
  • Adanya perubahan payudara yang terlihat atau terasa, seperti penebalan atau tonjolan yang berbeda dari jaringan di sekitarnya
  • Munculnya kerutan atau tonjolan di kulit payudara
  • Puting menjadi ke dalam dan tak mencuat
  • Kemerahan, bengkak, atau nyeri pada payudara
  • Kulit payudara gatal, bersisik, luka, atau ruam
  • Puting payudara berdarah.

Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk melakukan tes dan prosedur tambahan guna menyelidiki perubahan payudara yang terjadi, termasuk pemeriksaan payudara klinis, mammogram, dan USG. Dengan melakukan pemeriksaan tersebut sendiri mungkin, maka kondisi Anda dapat ditangani dengan lebih cepat dan tepat.

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/3990-breast-self-exam/test-details
Diakses pada 27 Februari 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/breast-exam/about/pac-20393237
Diakses pada 27 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/breast-lump-self-exam#followup
Diakses pada 27 Februari 2020

Artikel Terkait