Langkah-Langkah Pencegahan Konjungtivitis yang Mudah Dilakukan


Pencegahan konjungtivitis dilakukan agar Anda terhindar dari kondisi mata merah dan iritasi. Caranya adalah dengan rajin mencuci tangan dan menghindari kebiasaan menyentuh mata.

(0)
18 Mar 2021|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Pencegahan konjungtivitis bisa dilakukan dengan menghindari menyentuh mata dengan tanganBakteri dan virus dari tangan dapat berpindah ke mata
Konjungtivitis atau mata merah (pink eye) merupakan peradangan atau infeksi pada konjungtiva, lapisan tipis bening yang melindungi bagian depan mata. Penyakit mata ini dapat dipicu oleh infeksi bakteri, virus, jamur, hingga alergi. Untuk menghindari konjungtivitis, ada beberapa tips pencegahan yang bisa Anda terapkan. Ketahui apa saja langkah pencegahan konjungtivitis.

Langkah-langkah pencegahan konjungtivitis

Berikut ini langkah pencegahan konjungtivitis yang perlu diterapkan:

1. Rajin cuci tangan

Rajin mencuci tangan merupakan salah satu langkah mudah untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk konjungtivitis. Konjungtivitis bisa disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri, yaitu saat kedua patogen tersebut menempel di berbagai benda kemudian berpindah ke tangan dan ke mata karena kita sering menyentuhnya.Mencuci tangan disarankan dilakukan selama 20 detik menggunakan sabun dan air mengalir. Bila tak ada sabun, Anda bisa menggunakan hand sanitizer berbahan alkohol dengan kadar minimal 60%. 

2. Hindari menyentuh mata dengan tangan 

Karena bakteri dan virus dapat berpindah dari tangan ke mata, menyentuh mata tentu menjadi kebiasaan yang sebenarnya harus diminimalkan bahkan dihindari. Kita tentu seringkali tidak menyadari menyentuh permukaan benda yang sebenarnya kotor, lalu kuman di benda tersebut bisa berpindah ke mata akibat sering menyentuhnya.Bila Anda memang terpaksa menyentuh area mata, pastikan tangan sudah dicuci dengan baik. Atau, Anda bisa menggunakan tisu dan handuk yang benar-benar bersih (simak pencegahan konjungtivitis nomor 3).

3. Gunakan tisu atau handuk bersih untuk membersihkan mata

Bila melihat adanya kotoran atau objek kecil di mata, Anda bisa menggunakan tisu atau handuk bersih yang sudah dibasahi dengan air untuk menyingkirkannya. Pastikan Anda membersihkan mata secara perlahan, lembut, dan hati-hati.Hindari menggosok-gosok mata dengan keras. Menggosok mata dengan keras berisiko mendorong kotoran atau objek apapun masuk lebih dalam ke mata.

4. Ganti seprai dan sarung bantal sekali seminggu

Sudah menjadi rahasia umum, terdapat penumpukan zat dan kuman mikroskopik di seprai dan sarung bantal yang kita gunakan – termasuk sel kulit mati dan tungau debu. Untuk itu, Anda disarankan untuk mengganti seprai dan sarung bantal sekali dalam seminggu. Beberapa orang disarankan membersihkan seprai dan sarung bantalnya lebih sering, termasuk:
  • Orang yang memiliki asma dan alergi tertentu
  • Orang yang mengalami infeksi atau lesi di kulit yang bersentuhan dengan seprai dan sarung bantal
  • Orang yang berkeringat berlebihan
  • Orang yang tidur bersama hewan peliharaannya
  • Orang yang sering makan di tempat tidur
  • Orang yang tidur tanpa mandi terlebih dahulu
  • Orang yang tidur tanpa berpakaian

5. Hindari berbagi handuk dan barang pribadi dengan orang lain

Pencegahan konjungtivitis lainnya yakni menghindari berbagi penggunaan handuk dan barang pribadi dengan orang lain. Bahkan, tips ini juga perlu diterapkan walau Anda sudah merasa sangat dekat dengan seseorang, termasuk sahabat karib dan anggota keluarga sendiri.

6. Berhati-hati dengan paparan alergen 

Tak hanya akibat infeksi, konjungtivitis juga bisa disebabkan karena alergi, seperti debu, parfum, dan serbuk sari bunga. Selalu kenali dengan baik benda dan zat yang dapat memicu reaksi dari tubuh Anda. Dengan begitu, untuk mencegah konjungtivitis, Anda bisa meminimalkan paparan alergen yang sudah Anda kenali.Misalnya, bila Anda tahu bahwa parfum dapat menimbulkan reaksi bagi kulit (dan mata), Anda harus jeli dalam membeli produk rumah tangga dengan memilih produk yang memiliki label “bebas parfum” atau “scent-free”.

7. Hindari penggunaan alat kosmetik mata dengan orang lain

Selain tidak berbagi barang dan peralatan kebersihan, Anda juga sangat perlu menghindari alat dan produk kosmetik mata dengan orang lain untuk mencegah konjungtivitis – termasuk tidak berbagi dengan teman dan anggota keluarga sekalipun.

8. Perhatikan tanggal kedaluwarsa produk kosmetik

Pencegahan konjungtivitis yang tak kalah pentingnya yakni memerhatikan tanggal kedaluwarsa dari produk kosmetik yang hendak diaplikasikan. Produk yang sudah melewati tanggal batas waktu berisiko menimbulkan iritasi di kulit dan mata.

Bolehkah tetap bersekolah dan bekerja ke kantor jika menderita konjungtivitis?

Boleh tidaknya penderita konjungtivitis bersekolah atau bekerja ke kantor akan bergantung pada beberapa faktor.Misalnya, jika Anda bekerja di meja sendiri dan tidak ada penggunaan alat bersama, Anda tetap boleh pergi ke kantor dengan membatasi interaksi fisik dan menerapkan protokol agar tak menularkan konjungtivitis ke kolega.Bila menderita infeksi mata namun disertai gejala lain seperti pilek atau flu, Anda lebih disarankan untuk beristirahat di rumah. Anak-anak yang menderita konjungtivitis juga sebaiknya tidak bersekolah karena anak-anak dikhawatirkan belum sepenuhnya memahami pencegahan penularan konjungtivitis.

Catatan dari SehatQ

Ada beberapa tips pencegahan konjungtivitis yang mudah dilakukan, seperti dengan rajin mencuci tangan, menghindari kebiasaan menyentuh mata, hingga menghindari penggunaan barang pribadi bersama dengan orang lain. Apabila masih memiliki pertanyaan terkait pencegahan konjungtivitis, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi kesehatan terpercaya.
konjungtivitismata merahmata iritasi
American Academy of Ophtalmology. https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/eye-infections-be-careful-now-to-avoid-them
Diakses pada 3 Maret 2021
Clavenna Vision Institute. https://cvi2020.com/can-expired-makeup-hurt-my-eyes
Diakses pada 3 Maret 2021
Center for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/conjunctivitis/about/prevention.html
Diakses pada 3 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/allergic-conjunctivitis
Diakses pada 3 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-often-should-you-change-your-sheets
Diakses pada 3 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/can-i-go-to-work-with-pink-eye
Diakses pada 3 Maret 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pink-eye/symptoms-causes/syc-20376355
Diakses pada 3 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait