Kenali Kandungan Nutrisi dan Manfaat Jamur Tiram untuk Kesehatan


Manfaat jamur tiram cukup beragam untuk kesehatan, mulai dari sumber antioksidan, menurunkan kolesterol dan trigliserida, hingga mencegah pertumbuhan kanker dalam tubuh.

(0)
31 Dec 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Manfaat jamur tiram untuk kesehatanSalah satu manfaat jamur tiram yang dipercaya ialah mencegah kanker.
Jamur tiram adalah salah satu tipe jamur yang aman untuk dimakan. Rasanya yang lezat, menjadikannya sangat mudah diolah, walau dicampur ke dalam makanan lainnya. Bagi orang Indonesia, jamur tiram bukanlah bahan makanan asing. Namun, apakah manfaat jamur tiram masih asing bagi Anda?

Kandungan nutrisi dalam jamur tiram

Dalam satu cangkir jamur tiram, hanya mengandung 42 kalori. Hal ini membuat jamur tiram sebagai makanan rendah kalori, yang aman dikonsumsi dalam program menurunkan berat badan.Jamur tiram juga mengandung nutrisi penting, seperti:Jamur tiram juga mengandung sejumlah zat yang dianggap bisa memengaruhi kesehatan manusia. Sebut saja seratnya, beta-glukan, dan polisakarida (kelas karbohidrat yang memengaruhi fungsi kekebalan tubuh).

Manfaat jamur tiram untuk kesehatan

Selain menjadi santapan yang lezat, jamur tiram juga digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit. Contohnya masyarakat di Cina, yang memanfaatkan jamur tiram sebagai obat yang ampuh untuk kesehatan tubuh. Berikut adalah manfaat jamur tiram untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui:

1. Mengandung antioksidan

Menurut sebuah studi pada tahun 2010, jamur tiram mengandung ergothioneine (antioksidan yang hanya diproduksi jamur). Studi itu juga menemukan bahwa jamur tiram memiliki zat antioksidan yang cukup banyak untuk memproteksi sel-sel dalam tubuh Anda. Sekitar 3 ons jamur tiram, mengandung 13 miligram ergothioneine.Panas yang didapatkan jamur saat sedang dimasak, tidak akan menghilangkan atau menurunkan kadar ergothioneine di dalamnya.

2. Memiliki komponen antibakteri

Studi yang dirilis dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry membuktikan, jamur tiram mengandung antibakteri bernama benzaldehida, yang mampu menurunkan jumlah bakteri di dalam tubuh.

3. Menurunkan kolesterol dan trigliserida

Dalam Journal of Physiology and Biochemistry, jamur tiram terbukti berpotensi menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida tinggi dalam tubuh. Para peneliti melakukan sebuah riset pada hewan uji, dengan memberikan ekstrak jamur tiram selama satu minggu, kepada tikus.Hasilnya, antioksidan di dalam tikus tersebut meningkat. Kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi di dalam hewan pengerat itu pun menurun.Sebagai tambahan, sebuah penelitian beberapa tahun lalu juga memperkuat studi-studi tentang jamur tiram sebelumnya. Dalam studi itu, disebutkan bahwa serat yang ada di dalam jamur tiram, bisa menurunkan kadar trigliserida yang terkumpul di hati.

4. Mencegah kanker

Beberapa penelitian yang dirilis dalam International Journal of Oncology menyebutkan bahwa jamur tiram berpotensi mencegah kanker. Sebuah tes pada sel manusia, membuktikan efektivitas ekstrak jamur tiram dalam mencegah pertumbuhan dan penyebaran kanker payudara serta usus besar.Selain itu, penelitian pada hewan uji yang diterbitkan dalam International Journal of Medicinal Mushroom beberapa tahun lalu menegaskan bahwa jamur tiram bisa melawan pertumbuhan tumor, dengan cara mengaktifkan sel kekebalan tubuh pada manusia.

5. Meningkatkan kolagen

Manfaat jamur tiram lainnya adalah sebagai sumber mineral tembaga baik untuk tubuh. Tembaga ini berfungsi untuk melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh melalui pertumbuhan sel darah merah.Fungsi sistem saraf pun juga dapat lebih optimal berkat kandungan tembaga yang ada di dalam jamur ini. Di sisi lain, tembaga juga berfungsi sebagai penguat jaringan ikat dengan membantu meningkatkan produksi kolagen.

6. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Dalam studi yang diterbitkan Journal of Traditional and Complementary Medicine, jamur tiram berpotensi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Penelitian ini melibatkan sejumlah responden.Para responden diminta untuk mengonsumsi ekstrak jamur tiram selama delapan minggu. Di akhir studi, para peneliti menemukan bahwa ekstrak jamur tiram memiliki efek-efek yang memperkuat sistem kekebalan tubuh para responden.

7. Menjaga kesehatan jantung

Menurut sebuah studi, makanan yang mengandung serat, seperti jamur tiram, dapat memberikan manfaat untuk kesehatan jantung. Bahkan, serat yang dikandung makanan seperti jamur tiram pun dipercaya bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan aterosklerosis.

8. Meningkatkan kesehatan metabolik

Sebuah riset mengungkapkan bahwa jamur dapat mengatasi sindrom metabolik seperti obesitas (berat badan berlebih). Namun para peneliti di dalam studi tersebut juga menegaskan, manfaat jamur tiram ini tidak bisa diraih jika Anda tidak rajin berolahraga dan menjalani gaya hidup sehat.

Catatan dari SehatQ

Tidak ada salahnya jika Anda ingin berkonsultasi dulu ke dokter, sebelum mengonsumsi jamur tiram. Berkonsultasi dengan dokter justru membantu Anda mengenali potensi akibat jamur tiram.Selain itu, konsumsilah jamur tiram sewajarnya. Sebab, jika dimakan dalam porsi yang terlalu banyak, Anda bisa merasakan sakit perut. Itulah sebabnya Anda disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter, sebelum mengonsumsi jamur tiram. Jadi, Anda bisa tahu porsi dan cara memakan jamur tiram yang direkomendasikan.
makanan sehathidup sehatbuah dan sayuran
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/the-benefits-of-oyster-mushrooms-89610
Diakses pada 30 Desember 2019
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/348755-oyster-mushroom-health-benefits/
Diakses pada 30 Desember 2019
CIMO. https://core.ac.uk/download/pdf/153414699.pdf
Diakses pada 21 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait