Waktu Merebus Telur yang Pas Sesuai Tingkat Kematangannya


Waktu merebus telur agar matang sempurna adalah selama 7-10 menit. Durasi perebusan ini akan menghasilkan seluruh bagian putih dan kuning telur matang dengan baik.

(0)
28 Apr 2020|Nurul Rafiqua
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Waktu merebus telur yang disarankan adalah 7-10 menitWaktu merebus telur bisa berbeda-beda, tergantung tingkat kematangan yang diinginkan
Selain bisa menjadi sumber protein, telur rebus juga baik dijadikan asupan orang yang sedang berusaha menjaga berat badan. Tapi, manfaat-manfaat menyehatkan itu bisa hilang jika Anda tidak memasaknya dengan baik, seperti terlalu lama atau justru terlalu sebentar. Waktu merebus telur sendiri bisa berbeda-beda, tergantung dari tingkat kematangan yang diinginkan.Kalau Anda lebih memilih telur rebus setengah matang, maka cukup merebusnya selama sekitar 7 menit. Tapi jika ingin mengonsumsi telur rebus yang matang sempurna hingga bagian kuningnya, maka rebuslah telur selama 12-13 menit.Selain kedua tingkat kematangan ini, masih ada tingkat kematangan lain yang bisa dicapai. Berikut penjelasan lebih lanjut soal cara merebus telur dan waktu untuk merebus yang paling pas agar kadar gizi di dalamnya tidak hilang. 

Cara dan lama waktu merebus telur yang benar

Dalam hal merebus telur, waktu memasak yang optimal sebenarnya bergantung pada pilihan rasa dan tujuan Anda memasaknya.Misalnya, telur rebus yang matang sempurna sangat ideal untuk dimakan langsung atau dicampurkan ke dalam salad.  Sebaliknya, telur rebus dengan kuning telur yang masih encer dapat dinikmati bersama roti panggang, atau ditambahkan di atas semangkuk mie instan buatan sendiri.Terlepas dari hasil yang Anda tuju, Anda bisa mengikuti panduan sederhana berikut untuk mendapatkan telur rebus yang Anda inginkan: 1.Siapkan panci besar dengan air yang cukup agar telur terendam air. Tidak ada batasan berapa banyak telur yang bisa Anda rebus sekaligus, asalkan masing-masing telur terendam air sepenuhnya saat direbus.
2. Panaskan air hingga mendidih, lalu kecilkan apinya saat air sudah mendidih. Dengan hati-hati, masukkan telur ke dalam air dan besarkan apinya agar air mendidih kembali.
3. Pastikan air tidak menggelembung terlalu kuat untuk mencegah retaknya cangkang telur.
4. Rebus telur selama beberapa menit sesuai tingkat kematangan yang diinginkan, yaitu:
  • 7 menit: Jika Anda menginginkan telur setengah matang dengan kuning telur yang lembut dan encer
  • 8 menit: Jika Anda menginginkan kuning telur bertekstur lembek dan lunak tetapi tidak cair
  • 10 menit: Dalam waktu 10 menit, telur sebagian besar telah matang tetapi sedikit lunak di bagian tengah
  • 12–13 menit: Telur rebus matang sempurna
5. Setelah matang, segera pindahkan telur ke baskom berisi es untuk menghentikan proses pematangan.Jika Anda suka mengonsumsi telur yang matang sempurna, rebus telur selama 7-10 menit. Durasi perebusan ini akan menghasilkan seluruh bagian putih dan kuning telur matang dengan baik.  Waktu memasak yang disarankan di atas berlaku untuk telur dengan ukuran yang standar. Telur yang lebih kecil membutuhkan waktu merebus lebih cepat. Sebaliknya, telur yang lebih besar membutuhkan waktu lebih lama untuk merebusnya. 

Amankah mengonsumsi telur setengah matang?

Telur setengah matang atau bahkan telur mentah memang merupakan makanan yang umum bagi kita. Namun di balik tingkat kematangannya, ternyata ada sejumlah fakta yang memengaruhi kesehatan tubuh, seperti:
  • Memengaruhi kadar gizi

Memasak telur hingga matang membuat telur lebih aman untuk dimakan. Telur yang matang gizinya lebih mudah dicerna. Suatu studi telah menunjukkan bahwa protein lebih mudah dicerna ketika dipanaskan. Dalam penelitian lainnya ditemukan fakta bahwa tubuh manusia dapat mencerna protein sebesar 91% pada telur yang dimasak, sedangkan pada telur mentah protein yang terserap hanya sekitar 51%. Adanya perbedaan ini diduga terjadi karena panas menyebabkan perubahan struktur protein telur. Dalam telur mentah, senyawa protein terpisah satu sama lain. Saat telur dimasak, panas memecah ikatan protein dan  kemudian membentuk ikatan baru dengan protein lain di sekitarnya. Ikatan baru dalam telur yang dimasak ini lebih mudah dicerna oleh tubuh Anda.Selain itu, protein dalam telur mentah juga dapat mengganggu ketersediaan vitamin B7 atau biotin di dalam telur yang digunakan dalam mencerna lemak dan gula. 
  • Sumber infeksi bakteri 

Selain kadar gizi yang menurun, alasan keamanan juga menjadi faktor yang patut diperhatikan jika ingin memakan telur mentah atau setengah matang. Pasalnya, ada bahaya dari suatu bakteri yang dinamakan Salmonella enteritidis. Bakteri ini dapat menyusup melalui cangkang telur dan berada dalam kuning atau putih telur. Sehingga pada telur yang tidak dimasak dengan baik ada kemungkinan bakteri ini masih ada dan jika seseorang mengonsumsinya bisa terjadi keracunan.Seseorang yang terinfeksi bakteri Salmonella akan menderita gejala seperti flu berat. Pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah, misalnya wanita hamil dan anak-anak di bawah 5 tahun, gejala keracunan bisa lebih parah.

Cara aman konsumsi telur setengah matang 

Telur setengah matang memang dapat memberikan kenikmatan rasa yang kaya pada penikmatnya. Jika Anda khawatir bahaya di baliknya, Anda dapat melakukan cara berikut:
  • Pilih telur yang telah dipasteurisasi

Untuk menghindari adanya Salmonella yang menyusup pada telur yang akan dikonsumsi, pilihlah telur yang telah dipasteurisasi. Jenis telur ini sudah melalui proses pemanasan cepat pada suhu minimum yang diperlukan untuk menghancurkan salmonella tetapi tidak cukup tinggi untuk menjadikan telur matang. Telur yang telah dipasteurisasi tidak akan mengalami perubahan warna, rasa, dan nilai gizinya. Beberapa produk telur di pasaran telah dipasteurisasi dengan pemanasan kering. Anda bisa melihat label kemasan telur jika membelinya di pusat perbelanjaan modern. Anda juga dapat langsung menanyakannya pada penjual telur untuk memastikan apakah telur tersebut telah melalui proses pasteurisasi atau belum.
  • Perhatikan kondisi telur 

Selain memastikan sudah dipasteurisasi, jangan membeli telur yang cangkangnya sudah retak atau melewati tanggal kedaluwarsa.
  • Persiapkan telur dengan benar sebelum diolah

Cuci cangkang telur dengan air mengalir dan sabun bertaraf food grade sebelum disimpan. Departemen Pertanian Amerika, USDA, menyarankan agar telur disimpan di lemari es. Telur yang diletakkan pada suhu ruang yang lembap dapat membuat bakteri lebih mudah masuk ke cangkang telur.Untuk orang yang sedang hamil dan anak-anak, hindari mengonsumsi telur setengah matang atau bahkan telur mentah. Pastikan lama waktu merebusnya sudah sesuai agar tingkat kematangannya sempurna.
proteinnutrisitelur
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/how-long-to-boil-an-egg#boiling-time
Diakses pada 26 April 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9772141
Diakses pada 26 April 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24584862
Diakses pada 26 April 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/how-long-to-boil-an-egg#boiling-time
Diakses pada 26 April 2020
USDA. https://www.fsis.usda.gov/wps/portal/fsis/topics/food-safety-education/get-answers/food-safety-fact-sheets/egg-products-preparation/shell-eggs-from-farm-to-table/CT_Index/!ut/p/a1/jZFRT4MwEMc_DY-lRebCfCMkZqADl6nreFkKXAtJoaTtRP301vk0s-muL3e93z93_ReXmOJyYG-dYLZTA5PfdTnfkzWZB4uEZMUiuCdp_rouHpKERJtbB-z-APLwSv2FiMl_-uyKATd6lawELkdmW9QNXGEqwCI2mAm0wZQr1SDDONgPxFltkWkBrGuAEGjUqjnU1rgERqaPxmDqCCmR6xvEteqdTPfIKmRZJQHT5HmfDg284y0uTxckgTtpHm5myywPSTH7DZxx8Ae4bJHzQEhVHb9rFw9VGLnHauCgQfs
Diakses pada 26 April 2020
CDC. https://www.cdc.gov/media/matte/2010/09_eggsafety.pdf
Diakses pada 26 April 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/283659#risks
Diakses pada 26 April 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait