Lakukan Langkah-langkah Pencegahan TBC Ini agar Tidak Tertular

(0)
06 Jul 2020|Adhenda Madarina
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Pencegahan TBC dapat dilakukan dengan berbagai caraEtika batuk perlu diperhatikan agar tidak menyebarkan TBC
Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang menyerang paru-paru. Penyakit ini bisa berdampak buruk pada tubuh Anda, bahkan hingga mengancam jiwa. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa TBC diperkirakan telah menginfeksi seperempat populasi dunia.TBC biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga tidak menutup kemungkinan dapat memengaruhi bagian anggota tubuh lainnya, seperti kelenjar getah bening, tulang, sendi, ginjal, otak, hingga organ reproduksi. Oleh karena itu, penting mengetahui gejalanya sejak dini.

Penularan TBC

Sumber penularan TBC adalah orang-orang yang telah terinfeksi bakteri TBC, yakni mycobacterium tuberculosis. Penderita TBC cenderung didominasi oleh orang dewasa.Pada umumnya, potensi anak-anak untuk menularkan TBC lebih kecil daripada orang dewasa. Faktor ini dapat disebabkan oleh mekanisme batuk yang lebih lemah, produksi dahak yang lebih sedikit, dan beban bakteri yang lebih rendah.Selama batuk, berbicara, atau bersin, seseorang yang terinfeksi TBC akan mengeluarkan droplet atau percikan cairan yang dapat melayang di udara selama beberapa jam, tergantung pada lingkungannya. Penularan terjadi ketika orang lain menghirup inti droplet yang mengandung bakteri tuberkulosis tersebut.Inti droplet ini bergerak melalui mulut atau saluran hidung dan pindah ke saluran pernapasan bagian atas. Setelah itu, droplet akan mencapai bronkus dan akhirnya sampai ke paru-paru dan alveoli.Bakteri TBC atau mycobacterium tuberculosis umumnya ditularkan melalui udara, bukan melalui kontak fisik. Jadi, Anda tidak perlu takut untuk melakukan aktivitas-aktivitas fisik, seperti berjabat tangan, berbagi makanan atau minuman, atau tidur di ranjang yang sama.Orang yang terinfeksi TBC berisiko menularkan penyakitnya, tetapi risiko ini tergantung pada banyak faktor. Salah satunya adalah sistem kekebalan tubuh. Dalam hal ini, pencegahan TBC adalah kunci untuk menghentikan penularannya.Pencegahan TBC perlu didukung oleh berbagai kondisi, di antaranya adalah lingkungan rumah, tindakan saat batuk, ketuntasan pengobatan, dan tingkat pengetahuan. Faktor-faktor tersebut akan menjadi penentu kesuksesan seseorang saat melakukan upaya pencegahan TBC.

Langkah-langkah pencegahan TBC

Ada beberapa tips untuk meminimalisir risiko penularan TBC dengan tindakan-tindakan pencegahan TBC, seperti:

1. Hindari kontak langsung

Menghindari kontak langsung dengan penderita TBC adalah salah satu hal terpenting dalam pencegahan TBC. Jika Anda tidak dapat menghindari kontak dengan mereka, kenakan masker dan sarung tangan.Ingat, gantilah masker secara berkala dan buang di tempat sampah. Apabila Anda yang menderita TBC, hindari tempat-tempat yang ramai supaya Anda tidak menyebarkan penyakit ini kepada orang lain.

2. Konsumsi makanan bergizi

Salah satu langkah pencegahan TBC lainnya adalah menerapkan hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat dan istirahat yang cukup.Konsumsilah makanan yang mengandung vitamin C untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Usahakan untuk mengonsumsi setidaknya 4-5 porsi sayuran dan buah setiap hari.

3. Menerapkan kebiasaan sehat

Menerapkan kebiasaan cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir adalah bentuk dari pencegahan TBC. Selain itu, saat batuk atau bersin, sebaiknya tutup mulut dan hidung Anda dengan tisu.Langkah ini memang sederhana, namun sangat penting agar Anda tidak menularkan penyakit kepada orang lain.

4. Rajin berolahraga

Usahakan untuk melakukan olahraga setiap hari. Tak perlu olahraga yang berat, Anda cukup melakukan jogging selama 45 menit.Dengan melakukan olahraga, sirkulasi darah menjadi lancar sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh Anda dan terbebas dari segala penyakit, seperti TBC.

5. Memiliki ventilasi yang memadai

Bakteri penyebab TBC dapat menyebar lebih mudah dalam ruangan yang kecil dan tertutup karena tidak ada sirkulasi udara.Jika ventilasi di rumah kurang memadai, cobalah untuk membuka jendela supaya kualitas udara di dalam rumah menjadi baik dan sinar matahari juga bisa masuk ke dalam rumah.

6. Minum obat secara teratur

Jika Anda yang menderita TBC, minumlah obat yang diresepkan dokter secara teratur. Penderita TBC yang tidak mengonsumsi obat dari dokter atau mengonsumsinya secara sembarangan, akan memberikan kesempatan bakteri TBC untuk berkembang menjadi resisten terhadap obat. Bila sudah begitu, kemungkinan Anda untuk sembuh menjadi semakin sulit.

7. Vaksin BCG

Ini merupakan langkah pencegahan TBC paling dini yang bisa Anda lakukan pada anak. Jangan lewatkan pemberian vaksin BCG agar anak Anda memiliki kekebalan terhadap bakteri penyebab TBC.Itulah beberapa langkah pencegahan TBC yang bisa Anda lakukan. Pada dasarnya, TBC merupakan penyakit yang bisa disembuhkan jika diobati dengan benar.Oleh karena itu, semakin cepat TBC terdeteksi, semakin besar potensinya untuk sembuh. Ketika sudah didiagnosis menderita TBC, pasien harus mengikuti semua prosedur pengobatan dengan teratur dan biasanya akan membutuhkan waktu yang cukup lama.
tbctuberkulosis
Healthline. https://www.healthline.com/health/pulmonary-tuberculosis#prevention
Diakses pada 23 Juni 2020
Medicalguidelines. https://medicalguidelines.msf.org/viewport/TUB/latest/1-2-transmission-20320178.html
Diakses pada 23 Juni 2020
Newsmedical. https://www.news-medical.net/health/Tuberculosis-Transmission.aspx
Diakses pada 23 Juni 2020
Webmd. https://www.webmd.com/lung/understanding-tuberculosis-basics
Diakses pada 23 Juni 2020
WHO. https://www.who.int/activities/preventing-tb
Diakses pada 23 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait