Fungsi Lactic Acid atau Asam Laktat untuk Wajah Sehat

Lactic acid adalah asam golongan AHA yang bantu eksfoliasi sel kulit mati
Lactic acic membantu mengeksfoliasi sel kulit mati dan memberi jalan untuk sel kulit di bawahnya

Untuk membuat kulit wajah sehat dan tak kusam, eksfoliasi dengan kandungan tertentu sering dilakukan oleh pecinta skincare. Kandungan untuk eksfoliasi sendiri ada beragam jenis. Salah satu bahan untuk eksfoliasi yang terkenal yakni lactic acid atau asam laktat, yang masuk dalam golongan asam alfa hidroksi.

Lactic acid atau asam laktat di artikel ini merujuk pada kandungan dalam produk perawatan wajah. Untuk topik terkait penumpukan asam laktat saat berolahraga, Anda bisa membacanya di artikel ini.

Mengenal apa itu lactic acid atau asam laktat untuk kulit

Lactic acid adalah salah satu kandungan yang populer dalam produk skincare. Lactic acid atau asam laktat menjadi salah satu anggota keluarga AHA (alpha-hydroxy acids) atau asam alfa hidroksi, bersama dengan asam glikolat (glycolic acid) hingga asam sitrat. Apabila asam glikolat dibuat dari gula tebu, maka asam laktat dibuat dari susu.

Sebagai salah satu asam golongan AHA, lactic acid memiliki kemampuan untuk mengeksfoliasi sel kulit mati – yang kemudian dapat memberi jalan untuk sel kulit baru. Dengan begitu, kulit akan terlihat lebih cerah, halus, dan sehat.

Salah satu kelebihan lactic acid dibandingkan glycolic acid dan AHA lainnya adalah sifatnya yang lebih ringan. Dengan demikian, asam laktat menjadi pilihan yang lebih baik untuk orang-orang dengan kulit sensitif.

Manfaat lactic acid atau asam laktat untuk wajah yang memesona

Sebagai salah satu anggota AHA, asam laktat menawarkan beberapa manfaat untuk kulit sehat, misalnya:

1. Mengatasi hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi adalah kondisi adanya bercak gelap pada kulit akibat produksi melanin yang berlebih. Melanin sendiri merupakan pigmen pewarna yang membuat kulit menjadi gelap. Mengatasi hiperpigmentasi merupakan manfaat utama dari lactic acid.

2. Memudarkan bintik usia

Eksfoliasi dengan lactic acid atau asam laktat juga membantu mengurangi penampakan bintik usia. Bintik usia, atau disebut juga dengan senile, lentigo, maupun bintik matahari, juga dapat terjadi karena produksi melanin yang berlebihan.

Faktor risiko bintik usia sendiri bermacam-macam, seperti penuaan kulit hingga paparan sinar matahari.

3. Meratakan rona kulit

Karena lactic acid membantu mengatasi hiperpigmentasi, asam AHA ini juga dilaporkan membantu meratakan warna kulit. Tak sampai di situ, asam laktat juga berpotensi untuk mengecilkan pori-pori kulit.

Efek samping lactic acid, memangnya ada?

Walau cenderung lebih ringan dibandingkan glycolic acid dan asam AHA lain, lactic acid tetaplah kandungan yang bisa mengeksfoliasi kulit dengan kemampuan yang powerful.

Seperti penggunaan AHA lain, eksfoliasi dengan lactic acid atau asam laktat juga bisa meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari – sehingga penggunaan sunscreen sangat diwajibkan. Tak mengaplikasikan sunscreen berisiko menimbulkan bintik usia lain, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.

Eksfoliasi dengan asam laktat atau lactic acid juga menimbulkan iritasi, ruam, dan gatal pada kulit. Walau cenderung ringan terjadi, efek samping yang terus-menerus muncul harus didiskusikan dengan dokter. Anda juga harus menghentikan pemakaian produk lactic acid yang digunakan.

Pasien dengan kondisi kulit berikut ini juga tak disarankan melakukan eksfoliasi dengan lactic acid:

  • Eksim
  • Psoriasis
  • Rosacea

Orang dengan kulit wajah yang lebih gelap disarankan untuk berdiskusi dengan dokter sebelum menggunakan produk lactic acid demi mencegah kulit menggelap atau hiperpigmentasi.

Tips membeli dan menggunakan produk lactic acid

Aturan penggunaan yang lebih rinci biasanya dicantumkan dalam produk yang mengandung lactic acid. Untuk konsentrasi eksfoliasi yang lebih ringan, Anda bisa memilih produk dengan 5% lactic acid. Sementara itu, eksfoliasi medium memiliki persentase dari 10-15%.

Untuk eksfoliasi dan peeling yang lebih powerful, Anda disarankan untuk menjalaninya bersama dokter. Konsentrasi yang lebih tinggi hanya boleh dilakukan oleh dokter karena salah penggunaan dapat menimbulkan iritasi berkepanjangan.

Apabila Anda membeli produk lactic acid yang dijual bebas, Anda disarankan untuk melakukan tes patch terlebih dahulu. Caranya, oleskan produk di lengan, kemudian tinggalkan selama 24 jam. Apabila tak muncul reaksi, produk tersebut aman digunakan.

Jangan lupa untuk selalu mengoleskan tabir surya atau sunscreen. terutama setelah aplikasi produk lactic acid.

Catatan dari SehatQ

Lactic acid adalah salah satu asam alfa hidroksi atau AHA yang dapat mengeksfoliasi sel kulit mati. Selalu lakukan patch test sebelum Anda menggunakan produk skincare apa pun, termasuk yang mengandung lactic acid. Untuk lactic acid yang lebih tinggi konsentrasinya, Anda bisa menemui dokter.

Healthline. https://www.healthline.com/health/age-spots
Diakses pada 2 Juni 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/lactic-acid-peel
Diakses pada 2 Juni 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-increase-melanin
Diakses pada 2 Juni 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/hyperpigmentation
Diakses pada 2 Juni 2020

Artikel Terkait