Kutil di Penis Bikin Pria Nelangsa, Hati-hati Seks Berisiko Jadi Penyebabnya

(0)
19 Sep 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Kutil di penis dapat terjadi karena infeksi human papillomavirus atau HPVKutil di penis bisa ditangani dengan krim dari dokter atau mungkin memerlukan tindakan operasi
Kutil menjadi masalah medis yang seringkali bikin malu penderitanya. Kutil, yang utamanya terjadi karena infeksi virus, dapat tumbuh di area-area pribadi seperti kelamin, termasuk pada penis pada pria. Menjadi kondisi yang bikin pria nelangsa, apa penyebab kutil di penis? 

Kutil di penis, seperti apa gejalanya?

Kutil di penis merupakan salah satu perwujudan dari kutil kelamin. Kutil kelamin dapat berbentuk benjolan kecil dengan warna yang menyerupai daging atau berbentuk menyerupai bunga kol. Malahan, pada banyak kasus, kutil kelamin berukuran terlalu kecil sehingga mungkin sulit atau tidak terlihat.Selain berbentuk benjolan atau menyerupai bunga kol, kutil kelamin juga mungkin memicu gejala lain, termasuk:
  • Rasa gatal
  • Perdarahan
  • Sensasi terbakar
Apabila kutil kelamin menyebar dan membesar, kondisi ini dapat menimbulkan rasa tak nyaman atau bahkan menimbulkan rasa sakit.Selain di penis, kutil kelamin pada pria juga bisa muncul di area lain seperti:
  • Skrotum (kantung pelir)
  • Pangkal paha
  • Paha
  • Di dalam atau di sekitar anus
Kutil kelamin juga dapat muncul di area non-genital penderitanya seperti mulut, lidah, atau tenggorokan. Kasus ini bisa terjadi akibat oral seks dengan seseorang yang membawa virus penyebab kutil kelamin.

Penyebab kutil penis pada pria

Pada banyak kasus, kutil kelamin seperti kutil di penis disebabkan oleh infeksi human papillomavirus atau HPV. Terdapat 30 hingga 40 strain HPV yang memengaruhi area kelamin – namun hanya sedikit yang memicu kondisi kutil kelamin.Kutil kelamin, termasuk kutil di penis, biasanya disebabkan oleh strain HPV yang berbeda dari strain virus yang menyebabkan kutil di tangan atau bagian tangan lain. Kutil yang ada di tangan juga juga dapat berpindah ke area kelamin dan penis – dan begitu pula sebaliknya.Kutil kelamin seperti kutil penis dapat berpindah karena kontak seksual. Infeksi HPV ini tetap bisa berpindah walau mungkin kutil dari pasangan tidak terlihat.

Faktor risiko pria memiliki kutil di penis

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kutil di penis dan kutil kelamin. Faktor risiko tersebut, termasuk:
  • Melakukan hubungan seks tanpa kondom 
  • Melakukan hubungan seks dengan banyak pasangan
  • Pernah menderita infeksi menular seksual lainnya
  • Berhubungan seks dengan pasangan yang kondisi seksualnya tidak Anda ketahui
  • Aktif secara seksual di usia muda
  • Memiliki sistem kekebalan yang lemah, seperti dari HIV atau akibat obat untuk transplantasi organ
  • Berusia di bawah 30 tahun
  • Merokok
  • Terlahir dari ibu yang mengidap infeksi HPV

Obat-obatan untuk kutil di penis pada pria

Beberapa obat oles dari dokter dapat menangani kutil di penis, misalnya:

1. Imiquimod

Imiquimod merupakan krim oles yang dapat meningkatkan respons imun terhadap kutil kelamin, termasuk kutil di penis bagian luar. Namun, penggunaan imiquimod dapat menimbulkan efek samping termasuk kulit kemerahan, kulit melepuh, rasa sakit di bagian tertentu, batuk, ruam kulit, dan kelelahan.Anda tak bisa berhubungan seks saat menggunakan krim ini – karena imiquimod dapat melemahkan kondom dan mengiritasi kulit pasangan.

2. Podophyllin dan podofilox

Podophyllin dan podofilox merupakan larutan berbahan tumbuhan tertentu yang dapat menghancurkan jaringan kutil. Efek samping penggunaan podophyllin dan podofilox termasuk iritasi kulit ringan serta nyeri dan rasa sakit.

3. TCA

TCA atau asam trikloroasetat merupakan senyawa kimiawi yang dapat membakar kutil kelamin. Penggunaan TCA hanya bisa di bawah pengawasan dokter dan dapat menimbulkan efek samping seperti iritasi kulit ringan serta rasa sakit dan perih.

4. Sinekatekin

Sinekatekin merupakan krim yang dibuat dari ekstrak daun teh hijau. Krim ini digunakan untuk penggunaan kutil kelamin dan penis untuk bagian luar serta di saluran anus. Efek samping sinekatekin dapat berupa sensasi terbakar, rasa gatal, kemerahan pada kulit, dan nyeri yang biasanya bersifat ringan.

Operasi untuk menyingkirkan kutil di penis

Selain obat-obatan, kutil di penis juga mungkin perlu diatasi dengan operasi. Operasi akan ditawarkan dokter apabila kutil di penis Anda cenderung besar dan banyak atau tidak merespons obat-obatan di atas. Pilihan operasi untuk kutil kelamin yaitu:
  • Krioterapi. Terapi ini dilakukan dengan membekukan kutil menggunakan nitrogen cair yang bersuhu sangat rendah. 
  • Elektrokauter, yang menggunakan arus listrik untuk membakar kutil.
  • Bedah eksisi. Tindakan ini dilakukan dokter dengan memotong kutil di penis menggunakan pisau bedah. 
  • Terapi laser. Sesuai namanya, terapi ini menggunakan sinar laser untuk menghancurkan kutil. Terapi laser cenderung mahal dan biasanya baru dilakukan pada kasus kutil yang yang sulit ditangani.

Mencegah munculnya kutil di penis 

Menjadi kondisi yang mungkin membuat Anda malu, kutil di penis dapat dicegah dengan langkah berikut ini:
  • Setia terhadap satu pasangan
  • Menggunakan kondom, walau tidak sepenuhnya dapat mencegah penularan HPV karena virus ini dapat menginfeksi area tubuh yang tidak dilindungi kondom 
  • Mendapatkan vaksin HPV

Catatan dari SehatQ

Kutil di penis dapat terjadi karena infeksi human papillomavirus atau HPV. Kutil di area ini bisa ditangani dengan krim dari dokter atau mungkin memerlukan tindakan operasi. Setia dalam berhubungan seks menjadi cara terbaik untuk  menghindari kutil di penis Anda.
hubungan sekspenyakit kulitkutilinfeksikutil kelamin
CDC. https://www.cdc.gov/std/hpv/stdfact-hpv-and-men.htm
Diakses pada 7 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/std/genital-warts
Diakses pada 7 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/genital-warts
Diakses pada 7 September 2020
RX List. https://www.rxlist.com/veregen-drug.htm
Diakses pada 7 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait