Bahaya kurang tidur untuk kesehatan sangat banyak
Pentingnya memperbaiki pola tidur Anda

Pentingnya tidur untuk kesehatan sudah tidak perlu diragukan lagi. Bukan saja bisa memberikan waktu istirahat dan regenerasi untuk tubuh, tetapi tidur juga penting untuk kemampuan otak dan daya ingat.

Selama tidur, tubuh manusia akan beristirahat sedangkan otak akan sibuk memproses informasi hari Anda yang jalani sekaligus membentuk memori. Jika Anda kurang tidur, ada resiko sejumlah masalah kesehatan yang serius, seperti hipertensi, obesitas, dan diabetes, termasuk juga kemampuan Anda untuk mempelajari dan menyerap informasi baru.

Anda juga mungkin sudah tidak asing lagi dengan kasus pelajar yang belajar semalaman suntuk dalam mempersiapkan ujian. Bukannya malah bisa menjawab hasil tes, kebanyakan dari pelajar ini malah lupa seluruh persiapan tersebut. Kurang tidur akan menyebabkan kesulitan mengingat, kemampuan pengambilan keputusan menurun, dan motorik Anda juga terganggu.

Pentingnya Tidur dan Bahaya Kurang Tidur

Para peneliti meyakini kalau tidur punya kaitan penting terhadap daya belajar dan memori otak, yaitu:

  • Kurang tidur menurunkan daya fokus dan kemampuan belajar secara efisien
  • Tidur penting untuk memperkuat daya ingat

Memori atau ingatan manusia terbagi menjadi dua jenis:

  • memori jangka panjang, misalnya mengingat cara mengendara mobil
  • memori jangka pendek, misalnya mengingat nomor ponsel teman yang baru bertemu

Supaya sebuah peristiwa bisa terdaftar menjadi ingatan atau memori, ada tiga fungsi yang harus dijalankan, yaitu:

  • Akuisisi - Mempelajari atau mengalami hal baru.
  • Konsolidasi - Memori menjadi stabil dalam otak.
  • Ingatan - Kemampuan untuk mengakses kembali memori di kemudian hari.

Fungsi akuisisi dan ingatan adalah kedua hal yang terjadi sewaktu kita dalam kondisi sadar, sedangkan para ahli riset meyakini kalau fungsi konsolidasi terjadi saat kita tidur - apapun jenis memori tersebut. Jika kurang tidur, otak akan sulit untuk menyerap dan mengingat kembali sebuah informasi.

Kurang tidur bukan hanya mengurangi kemampuan otak, tetapi juga berpengaruh pada refleks fisik, kemampuan motorik, dan nalar. Sebuah studi menunjukkan kalau mereka yang kurang tidur sering merasa diri mereka benar, padahal kenyataannya mereka salah.

Proses yang Terjadi Selama Tidur

Peneliti memaparkan bahwa kaitan antara tidur dan daya ingat berhubungan dengan hippocampus otak dan neokorteks - bagian dari otak yang menyimpan memori jangka panjang. Saat tidur, hippocampus akan mengulang kembali peristiwa harian pada neokorteks, yang akan memproses ingatan dan menyimpannya untuk jangka panjang.

Hal terpenting yang harus diperhatikan adalah kurang tidur mempengaruhi fungsi manusia. Para ahli menyarankan 7-9 jam tidur setiap malamnya. 

Tips agar Tidur Cukup

  • Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari.
  • Rutin berolahraga, tetapi jangan olahraga menjelang tidur dan sebaiknya 3 jam sebelumnya.
  • Hindari alkohol, kafein dan nikotin sebelum tidur.
  • Relaksasi sebelum tidur, misalnya mandi air hangat, membaca buku, dan hindari aktivitas yang memicu adrenalin.
  • Makan malam maksimal pukul 19.00.
  • Ciptakan ruangan tidur yang ideal: gelap, sejuk, dan nyaman.
  • Hindari menggunakan televisi atau gadget sebelum tidur.

Jangan biarkan stres atau rutinitas kehidupan menjadikan Anda kurang tidur. Ingat, tidur penting untuk memaksimalkan fungsi otak. Jika Anda mau memiliki fokus yang tinggi dan ingatan yang baik, maka tidurlah yang cukup!

WebMD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/sleep-deprivation-effects-on-memory#1
Diakses pada Oktober 2018

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2657600/
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed