5 Kunci Menjaga Kebugaran Paru dan Jantung


Menjaga kebugaran paru dan jantung adalah penting. Penyakit pada kedua organ penting ini bisa mengancam nyawa. Untuk mencegahnya, ada bisa dengan melatih napas hingga aktif berolahraga.

0,0
24 Jun 2021|Azelia Trifiana
Rutin lari pagi sangat baik untuk kebugaran paru dan jantungRutin lari pagi sangat baik untuk kebugaran paru dan jantung
Memiliki tubuh sehat adalah impian bagi setiap orang. Demi mewujudkannya, salah satu yang penting adalah menjaga kebugaran paru dan jantung. Penyakit pada kedua organ penting ini bisa mengancam nyawa. Untuk mencegahnya, ada bisa dengan melatih napas hingga aktif berolahraga.Terlebih faktanya, paru-paru, persendian, jantung, dan seluruh bagian tubuh lainnya akan menua seiring dengan bertambahnya usia. Jadi, sudah saatnya menjadikan latihan kebugaran sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Cara menjaga kebugaran paru dan jantung

Dengan melakukan gaya hidup yang baik dan latihan fisik yang rutin dapat membantu menjaga kesehatan kedua organ ini.Jadi, apa saja latihan dan gaya hidup untuk menjaga daya tahan dua organ tubuh penting ini?

1. Tidak merokok

Jika merokok masih menjadi kebiasaan Anda, sebaiknya pertimbangkan lagi karena ini justru menjadi musuh bebuyutan paru-paru dan jantung. Faktanya, merokok berkaitan erat dengan sebagian besar penyakit paru seperti asma dan fibrosis paru.Belum lagi, CDC juga mencatat bahwa perokok 12-13 kali lebih rentan menderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis. Setiap kali menghisap rokok, ada ribuan zat kimia masuk ke dalam paru. Perlahan tapi pasti, zat beracun ini merusak paru-paru dan menyebabkan penumpukan lendir sehingga menimbulkan radang pada jaringan.Sampai situ saja? Tentu tidak. Merokok juga membuat saluran pernapasan menjadi lebih pendek sehingga sulit bernapas. Oleh sebab itu, berapapun usia Anda, tak ada salahnya mulai berhenti merokok.Bagaimana dengan jantung? Tercatat bagi perokok yang menghentikan kebiasaan buruknya, risiko mengalami penyakit jantung koroner menurun 50%. Angka ini akan terus membaik seiring dengan komitmen berhenti merokok.

2. Aktif berolahraga

olahraga
Olahraga rutin baik bagi kesehatan paru dan jantung
Tes untuk mengukur daya tahan jantung dan paru-paru salah satunya bisa terlihat saat berolahraga. Jantung akan berdetak lebih cepat, begitu pula dengan paru-paru. Di saat yang sama, tubuh memerlukan lebih banyak oksigen sebagai bahan bakar otot.Kemudian, paru-paru akan meningkatkan kinerjanya dalam mendistribusikan oksigen. Napas akan meningkat hingga 40-60 kali setiap menitnya, lebih tinggi 15 kali ketimbang napas saat sedang beraktivitas normal.Jenis olahraga yang paling cocok untuk kesehatan jantung dan paru adalah aerobik atau cardio. Otot-otot di antara tulang rusuk akan berkontraksi sehingga kantung udara di dalamnya menukar oksigen dan karbon dioksida.Contoh olahraga aerobik dengan intensitas sedang di antaranya:Selain olahraga, Anda bisa juga melakukan kegiatan fisik yang menyenangkan seperti:Semakin sering Anda berolahraga, semakin efisien pula kinerja paru-paru dan jantung. Bahkan ketika menua dan menderita penyakit pun, olahraga akan menjaga kondisi tubuh tidak memburuk terlalu cepat.

3. Hindari polutan

Salah satu pengukuran daya tahan jantung dan paru adalah seberapa sering terkena penyakit. Peran manusia di sini bisa dengan menjaganya dari paparan polutan.Ketika masih muda, mungkin masih kebal terhadap zat beracun. Namun tidak demikian halnya bagi orang berusia lanjut. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari polutan dalam bentuk:Pencegahan juga bisa dilakukan mulai dari dalam rumah. Pastikan tidak ada residu asap, bersihkan debu secara berkala, buka jendela untuk sirkulasi udara, serta hindari menggunakan pengharum ruangan sintetis.

4. Latihan pernapasan

latihan pernapasan
Latihan  pernapasan bantu menjaga kesehatan paru-paru
Khususnya untuk kebugaran paru-paru, pastikan berlatih teknik pernapasan dalam dan juga pernapasan diafragma. Tujuannya untuk membantu membersihkan paru-paru serta mengoptimalkan pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Selain itu, ada juga jenis latihan seperti interval training dan latihan napas dengan bibir mengerucut.Dalam studi yang dipublikasikan pada Indian Journal of Physiology and Pharmacology, partisipan yang melakukan teknik pernapasan dalam atau deep breahing mengalami peningkatan fungsi paru-paru. Kapasitas menghembuskan udara meningkat setelah berlatih selama 2 dan 5 menit.

5. Strength training

Sekarang untuk kebugaran jantung, Anda juga bisa mencoba strength training. Manfaatnya luar biasa, dapat meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan kolesterol jahat. Bonusnya, risiko mengalami serangan jantung atau stroke pun berkurang.Rekomendasinya adalah melakukan olahraga semacam ini 2 minggu sekali. Jangan terintimidasi dulu, karena olahraga ini bukan berarti harus mengangkat beban berkilo-kilo. Beberapa contohnya yang layak dicoba adalah:Idealnya, latihan strength training dilakukan dalam bentuk set. Ada repetisi gerakan sebanyak 8-12 kali pada tiap set, bergantung pada kemampuan masing-masing.

Catatan dari SehatQ

Memulai dari 5 langkah di atas sudah bisa menjadi cara menjaga kebugaran paru dan jantung. Bukan hanya daya tahan organ-organ penting ini meningkat, namun juga memastikan Anda tidak mudah jatuh sakit.Bahkan ketika sudah berusia lanjut dan menderita sakit pun, langkah-langkah di atas dapat menjaga agar kondisinya tidak memburuk secara signifikan. Jantung dan paru-paru adalah dua organ yang akan terus bekerja menemani hingga tua kelak.Jadi, tak ada salahnya kan menginvestasikan waktu dan ilmu untuk menjaga kebugaran paru dan jantung?Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar cara melakukan gerakan-gerakan cardio dan strength training, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakit paru-paruolahragahidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/understanding-idiopathic-pulmonary-fibrosis/ways-to-keep-your-lungs-healthy-and-whole#2.-Exercise-to-breathe-harder
Diakses pada 11 Juni 2021
CDC. https://www.cdc.gov/tobacco/data_statistics/fact_sheets/health_effects/effects_cig_smoking/
Diakses pada 11 Juni 2021
Indian Journal of Physiology and Pharmacology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22319896/
Diakses pada 11 Juni 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/type-2-diabetes/best-exercises-heart-health
Diakses pada 11 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait