Kunci Mengatasi dan Mencegah Smegma Adalah Menjaga Kebersihan Penis

Cara mencegah munculnya smegma adalah dengan selalu menjaga kebersihan penis
Menjaga kebersihan organ intim adalah kunci mencegah adanya penumpukan smegma

Smegma adalah substansi berwarna putih, tebal, dan bertekstur seperti krim yang terakumulasi pada penis. Smegma berisi campuran minyak, keringat, kotoran, dan juga sel kulit mati di lipatan kulit. Namun pada laki-laki yang sudah disunat, smegma lebih jarang ditemukan.

Smegma juga merupakan indikasi seseorang tidak membersihkan penisnya dengan baik. Jika terus menerus dibiarkan, smegma dapat menyebabkan peradangan hingga infeksi pada penis.

Cara mencegah munculnya smegma

Sebenarnya, secara alami tubuh menghasilkan smegma lewat lubang kecil di kelenjar sebasea atau kelenjar minyak penis. Fungsinya adalah sebagai lubrikasi atau pelumas.

Cara mencegah munculnya smegma adalah dengan selalu menjaga kebersihan penis. Dengan demikian, tidak akan ada celah untuk bakteri atau kuman menempel pada smegma dan mengakibatkan infeksi tertentu.

Pada laki-laki yang belum disunat, bersihkan menyeluruh lipatan di ujung penis hingga ke bawahnya untuk menghindari adanya penumpukan smegma.

Selain itu, bukan berarti mencegah munculnya smegma harus diatasi dengan menggunakan sabun tertentu. Justru, sebaiknya hindari penggunaan sabun yang bisa memicu iritasi, seperti halnya dengan sabun pembersih kewanitaan yang bisa merusak keseimbangan pH alami vulva.

Hindari pula penggunaan pembersih dengan pewangi atau bedak yang justru rentan menimbulkan iritasi pada penis. Sesudah membersihkan penis, keringkan dengan kain lembut sebelum kembali mengenakan pakaian dalam atau celana.

Bagi orangtua yang memiliki anak laki-laki, basuh penis dengan air hangat setiap harinya untuk mencegah munculnya smegma. Namun pada bayi laki-laki, sebaiknya jangan menarik lipatan penis berlebihan karena masih melekat pada sebuah membran.

Usia aman untuk mulai menarik lipatan penis anak adalah ketika mereka mulai menginjak usia 5 tahun. Pada tahap ini, umumnya anak sudah bisa menarik lipatan penisnya sendiri. Bahkan, meski baru bisa melakukannya saat sudah remaja sekalipun, hal ini masih wajar.

Apakah smegma berbahaya?

Smegma adalah substansi yang tidak berbahaya. Bahkan, penelitian yang menyebut ada hubungan antara smegma dan kanker dinyatakan tidak tepat.

Sangat jarang smegma menimbulkan komplikasi serius. Hanya saja, jika akumulasi smegma tidak dibersihkan, ada kemungkinan menjadi keras. Akibatnya, rasa nyeri akan muncul karena bagian lipatan penis lengket dan tidak bisa dibersihkan.

Selain itu, smegma yang tidak segera dibersihkan juga rentan mengakibatkan munculnya bau tidak sedap pada penis. Akumulasi smegma juga dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, hingga peradangan pada penis. Jika sudah parah, bisa terjadi balanitis.

Apabila penumpukan smegma tidak bisa dibersihkan sendiri, jangan ragu segera berkonsultasi dengan dokter. Bisa jadi, apa yang terlihat seperti smegma adalah gejala infeksi atau masalah lainnya.

Smegma tak hanya pada laki-laki

Tak hanya pada laki-laki, perempuan juga bisa memiliki akumulasi smegma. Biasanya, smegma pada perempuan terdapat pada lipatan antara vulva dan juga di sekitar klitoris.

Sama seperti laki-laki, cara mencegah sekaligus cara mengatasi smegma adalah dengan membersihkan perlahan organ reproduksi.
Selain itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan seperti:

  • Gunakan pakaian dalam dengan bahan menyerap keringat seperti katun
  • Tidak pakai celana dalam saat tidur untuk memberi ruang kulit bernapas
  • Hindari penggunaan sabun kewanitaan
  • Hindari penggunaan vaginal douche atau cairan pembersih vagina dengan semprotan

Menjaga kebersihan organ intim adalah kunci mencegah adanya penumpukan smegma. Mengingat smegma adalah substansi yang secara alami diproduksi oleh tubuh, maka cara untuk mencegah akumulasinya adalah dengan selalu memastikan kebersihannya terjaga.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320514#takeaway
Diakses 15 Maret 2020

WebMD. https://www.webmd.com/sex/what-is-smegma
Diakses 15 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/smegma#outlook
Diakses 15 Maret 2020

Artikel Terkait